Tasikmalaya – Di tengah riuh langkah siswa yang silih berganti mengunjungi booth kampus, Universitas Terbuka (UT) hadir membawa pesan sederhana namun kuat: kuliah tidak harus terikat jarak dan waktu. Melalui Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Tasikmalaya, UT ambil bagian dalam Expo Kampus MAN 1 Kota Tasikmalaya Tahun 2026 sebagai upaya mendekatkan layanan pendidikan tinggi kepada generasi muda.

Keikutsertaan Universitas Terbuka dalam expo ini berlangsung pada Selasa (13/1/2026), seiring rangkaian hari pertama kegiatan Expo Kampus. Booth SALUT Tasikmalaya tampak ramai dikunjungi siswa yang ingin mengetahui alternatif pendidikan tinggi di luar sistem perkuliahan konvensional. Para petugas aktif memberikan penjelasan mengenai sistem pembelajaran jarak jauh, pilihan program studi, hingga proses pendaftaran mahasiswa baru.
“Kami datang untuk memberi pemahaman bahwa Universitas Terbuka adalah solusi bagi siapa pun yang ingin kuliah dengan sistem fleksibel,” ujar salah satu petugas SALUT Tasikmalaya saat melayani siswa.
Ia menjelaskan bahwa UT memungkinkan mahasiswa mengatur waktu belajar secara mandiri tanpa harus meninggalkan aktivitas lain, termasuk bekerja atau berwirausaha.
Menurut pihak SALUT, Expo Kampus menjadi momentum strategis untuk mengenalkan UT kepada siswa madrasah aliyah yang tengah berada di persimpangan menentukan masa depan. Banyak siswa yang selama ini masih memandang kuliah harus selalu tatap muka penuh dan terikat jadwal ketat. Melalui interaksi langsung di booth, UT berupaya meluruskan persepsi tersebut dengan menunjukkan model pembelajaran berbasis modul, tutorial daring, dan ujian terstandar nasional.
Antusiasme siswa terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, mulai dari akreditasi program studi, prospek lulusan, hingga biaya pendidikan. Beberapa siswa bahkan menyatakan ketertarikan karena sistem UT dinilai lebih realistis dan adaptif dengan kondisi ekonomi keluarga.
Bagi Universitas Terbuka, kehadiran di Expo Kampus MAN 1 Kota Tasikmalaya bukan sekadar ajang promosi, melainkan bentuk pengabdian untuk memperluas akses pendidikan tinggi. SALUT Tasikmalaya berperan sebagai ujung tombak layanan UT di daerah, memastikan calon mahasiswa mendapatkan pendampingan mulai dari pendaftaran hingga proses perkuliahan.
Selain membuka layanan informasi, UT juga memanfaatkan expo ini untuk membangun jejaring dengan pihak sekolah. Kolaborasi semacam ini dinilai penting agar siswa memperoleh referensi pendidikan yang beragam dan sesuai dengan kebutuhan masa depan.
Melalui partisipasi aktif dalam Expo Kampus 2026, Universitas Terbuka berharap semakin banyak siswa memahami bahwa keterbatasan ekonomi, jarak, dan waktu bukan lagi penghalang untuk meraih gelar pendidikan tinggi. Dari Tasikmalaya, UT menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai kampus inklusif yang membuka peluang belajar bagi semua.