Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Lawan Hoaks dan Cyberbullying, Diskominfo Gaungkan Gerakan Smart Netizen di UNSIL

4 Mei 2026

Mitos Pokémon Go dan PHK Kurir

3 Mei 2026

May Day 2026, Prabowo Sebut Buruh Jadi Kekuatan Kemenangannya

1 Mei 2026
1 2 3 … 812 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Penyetan 234 Hadir di Tasikmalaya

    12 Apr 2026

    Tips Sehat Saat Bekerja dengan Komputer

    11 Apr 2026

    Beda Warna Ubi, Beda Manfaat untuk Tubuh Sehat

    9 Apr 2026

    Pola Pikir Kaya dan Biasa: Cara Pandang Menentukan Arah Hidup

    9 Apr 2026

    Si Merah Penjaga Jantung Sehat Alami

    8 Apr 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Tidak Tersedia, Mobil Dilarang Beli Pertalite di Dua SPBU Ini

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Menerapkan Kebijakan Pembelian Pertalite untuk Motor Saja
Daerah Jaen RohmanJaen Rohman1 Des 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Pertalite di SPBU
SPBU Sepinggan kini hanya menjual pertalite untuk motor (.Inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Balikpapan – Dua SPBU di Balikpapan sekarang tidak menyediakan bahan bakar minyak (BBM) subsidi pertalite untuk kendaraan roda empat. SPBU 64.761.07 di Staalkuda dan SPBU 61.761.02 Sepinggan saat ini hanya menyediakan pertalite untuk kendaraan roda dua atau motor.

“Sebab bila mobil diizinkan ikut beli pertalite di situ, akan terjadi antrean panjang, yang pasti akan mengganggu lalu lintas,” kata Humas Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Arya Yusa Dwicandra di Balikpapan, Kamis (30/11/2023).

Arya segera menambahkah, keputusan tidak menyediakan lagi pertalite untuk mobil di kedua SPBU tersebut adalah hasil keputusan dari para pemegang kebijakan Kota Balikpapan berkenaan dengan lalu lintas.

Kawasan Staalkuda tempat SPBU 64 berada adalah tempat kendaraan melambat untuk putar balik kembali ke arah kota atau ke mal Balikpapan Super Block, atau sebaliknya, kembali ke arah Sepinggan. Tanpa ada apa-apa pun, sudah terbentuk antrean kendaraan untuk berputar arah tersebut.

Maka itu, bila antrean mobil untuk membeli pertalite sampai memanjang keluar dari SPBU di sisi jalan yang ke arah Sepinggan, kemacetan total pun tidak terhindarkan.

Mengarahkan antrean ke Jalan Pupuk yang muaranya ada di dekat SPBU itu juga tidak menolong karena muara jalan itu pun dekat dengan putaran untuk kembali ke arah kota.

“Jadi solusi cepat untuk mengatasi macet ini, SPBU 64 tidak melayani mobil yang beli pertalite. Hanya motor,” tegas Arya.

Hal demikian juga terjadi pada SPBU 61 di Sepinggan. Antrean yang mengular dari SPBU menutup sejumlah muara jalan ke kawasan perumahan dan menutup akses ke kantor instansi pemerintah dan swastas di Jalan Marsma Iswahjudi tersebut.

Di sisi lain, Arya menjelaskan, penyebab lain antrean pertalite bertambah adalah karena perbedaan harga yang cukup signifikan antara pertalite dengan pertamax.

Pertamax (RON 92) yang BBM non subsidi kini dijual Rp14 ribu per liter sementara pertalite (RON 90) Rp10 ribu per liter. Hal ini ditambah lagi dengan jumlah SPBU di Balikpapan yang hanya 14 buah, artinya tidak memberi pilihan yang banyak bagi warga kota, dan halaman SPBU sendiri yang tidak luas sehingga diantre beberap mobil saja, antrean sudah sampai ke jalan raya.

“Sebagai pembanding, Kota Samarinda yang jatah BBM hariannya lebih kurang sama dengan Balikpapan, menjualnya lewat SPBU yang jumlahnya hampir dua kali lipat,” kata Arya.

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mencatat penyaluran harian BBM jenis Pertalite di Kota Balikpapan rata-rata sebanyak 300-350 Kiloliter per hari.

“Kami memahami bahwa akibat disparitas harga yang cukup tinggi pasti akan ada peralihan konsumen Pertamax ke Pertalite. Namun kami berharap dan menghimbau kepada pengguna Pertamax atau BBM nonsubsidi tetap menggunakan jenis BBM nonsubsidi tersebut karena dipastikan kualitas yang lebih baik dalam menjaga performa kendaraan serta ramah lingkungan,” demikian Arya.

Silakan Bekomentar
BBM Berita Kaltim PT Pertamina
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

PKS Tasikmalaya Mulai Konsolidasi Dini, Siapkan Mesin Politik hingga Tingkat RW

Program MBG di Tasikmalaya Diperkuat, Bupati Tekankan Kepatuhan dan Efektivitas

Penyetan 234 Hadir di Tasikmalaya

Berita Terkini

Lawan Hoaks dan Cyberbullying, Diskominfo Gaungkan Gerakan Smart Netizen di UNSIL

AisyahAisyah4 Mei 2026 Pendidikan

May Day 2026, Prabowo Sebut Buruh Jadi Kekuatan Kemenangannya

1 Mei 2026

PKS Tasikmalaya Mulai Konsolidasi Dini, Siapkan Mesin Politik hingga Tingkat RW

19 Apr 2026

Santri Cipasung Raih Doktor Muda di Usia 26 Tahun

17 Apr 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Mitos Pokémon Go dan PHK Kurir

3 Mei 2026

Di Balik Kesenyapanya, Sriyanti Nurfadhillah: Pendidik Muda Multiperan

23 Apr 2026

Profil Richard Mundzir: Aktif di Media, Lolos Riset Mahasiswa 2026

21 Apr 2026

Penyetan 234 Hadir di Tasikmalaya

12 Apr 2026

Tips Sehat Saat Bekerja dengan Komputer

11 Apr 2026

Beda Warna Ubi, Beda Manfaat untuk Tubuh Sehat

9 Apr 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.