Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026

Universitas Republik Indonesia: Harapan Baru atau Tantangan Baru Pendidikan?

23 Jul 2026

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Simak Konsep Kampus Baru Pemerintah

23 Jul 2026
1 2 3 … 835 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026

    Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

    23 Jul 2026

    Cara Menghilangkan Bau Amis pada Ikan dan Ayam dengan Bahan Sederhana

    22 Jul 2026

    Pentingnya Membiasakan Membaca Buku untuk Menambah Wawasan

    21 Jul 2026

    Lidah Buaya dan Beragam Kegunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari

    20 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Workshop GTK SMAN 1 Tasikmalaya Perkuat Karakter

Pendidikan Ericka DaniaEricka Dania15 Apr 2026
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Workshop GTK SMAN 1 Tasikmalaya Perkuat Karakter
keterangan: SMAN 1 Tasikmalaya (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Tasikmalaya – Ibarat menempa keris di dapur pandai besi, karakter tak lahir dari kata-kata semata, melainkan dari proses panjang yang penuh keteladanan. Semangat itu terasa dalam workshop yang digelar SMAN 1 Tasikmalaya untuk memperkuat peran guru sebagai pembentuk karakter generasi muda.

Kegiatan bertajuk Transformasi GTK Istimewa ini dilaksanakan selama dua hari, Selasa hingga Rabu (14-15/04/2026), dengan melibatkan seluruh guru dan tenaga kependidikan. Workshop ini dirancang untuk menjawab tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang, sekaligus memperkuat kapasitas pendidik agar tidak hanya berfungsi sebagai penyampai materi, tetapi juga pembina karakter siswa secara menyeluruh.

Sejumlah narasumber dihadirkan dalam kegiatan tersebut, di antaranya Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia Prof Dr Uman Suherman pada hari pertama. Kemudian pada hari kedua, materi disampaikan oleh Kabid GTK Dinas Pendidikan Jawa Barat Dr Firman Oktora bersama pemateri eksternal lainnya.

“Karena sekolah ini adalah rumah kedua. Jadi setiap awal tahun ajaran baru terutama kelas 10 mereka dianggap bayi yang baru lahir. Sehingga ada akad dengan orang tuanya disimpan dititipan ke sekolah. Dan maka kami menjadi orang tua kedua bagi anak tersebut,” ujar Kepala SMAN 1 Tasikmalaya, Dr H Yonandi SSi MT.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pendekatan pendidikan di sekolah ini menitikberatkan pada hubungan emosional antara guru dan siswa. Lingkungan sekolah diharapkan mampu menghadirkan rasa aman dan nyaman, layaknya keluarga, sehingga proses pembelajaran berjalan lebih efektif.

Yonandi juga menekankan bahwa pembentukan karakter tidak cukup hanya melalui instruksi verbal.

“Guru tidak hanya menyuruh untuk ‘nak harus berbuat baik, nak harus begini begitu’, tidak. Tidak cukup begitu. Tapi guru pun harus memberikan keteladanan. Contoh,” katanya.

Selama workshop, peserta mendapatkan berbagai materi strategis, mulai dari manajemen kelas, pendampingan potensi siswa, penguatan psikologis guru, hingga adaptasi terhadap perkembangan teknologi pendidikan. Seluruh materi diarahkan untuk menyamakan visi para pendidik dalam memberikan layanan pendidikan yang komprehensif.

“Nah, ini apa yang kita lakukan workshop ini semata-mata adalah memang yang pertama adalah meningkatkan kompetensi atau kapasitas. Tapi ada hal lain juga apa? Membuat guru terus berkolaborasi, bersinergi. Dengan diberikan nutrisi, mereka menjadi satu pemahaman, satu tindakan. Jadi, guru dengan anak akan selalu apa ada bonding attachment,” tutur Yonandi.

Pada hari kedua, Dr Firman Oktora menekankan pentingnya profesionalisme guru dalam menjalankan tugas, termasuk menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta terus meningkatkan kualitas diri.

“Maka tadi Pak Kabid menyampaikan materi bahwa Bapak Ibu guru harus bekerja sesuai aturan. Bapak Ibu guru jangan jangan hanya menuntut hak tapi kewajiban dibiarkan. Bapak Ibu guru terus karirnya ditingkatkan dengan segenap potensi Bapak Ibu. Bapak Ibu guru terus hadir untuk anak,” ucapnya.

Workshop ini menjadi bagian dari komitmen SMAN 1 Tasikmalaya dalam mengimplementasikan nilai Pancawaluya, yakni membentuk pribadi yang cageur, bageur, bener, pinter, dan singer. Nilai tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam menciptakan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat.

Pada akhirnya, seperti filosofi pendidikan Nusantara, guru bukan sekadar pengajar, melainkan penuntun arah kehidupan. Melalui penguatan etos dan keteladanan, sekolah berupaya menanam benih karakter yang kelak tumbuh menjadi pohon kehidupan yang bagi masa depan bangsa.

Silakan Bekomentar
GTK Jawa Barat Pancawaluya Pendidikan Karakter SMAN 1 Tasikmalaya Workshop Guru
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Universitas Republik Indonesia: Harapan Baru atau Tantangan Baru Pendidikan?

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Simak Konsep Kampus Baru Pemerintah

BSI Siapkan Beasiswa bagi 5.250 Pelajar dan Mahasiswa, Ada Bantuan Kuliah hingga Pelatihan Karier

Berita Terkini

Universitas Republik Indonesia: Harapan Baru atau Tantangan Baru Pendidikan?

AisyahAisyah23 Jul 2026 Pendidikan

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Simak Konsep Kampus Baru Pemerintah

23 Jul 2026

Pentingnya Me Time untuk Menjaga Kesehatan Mental

13 Jul 2026

Rachmat Gobel Wafat, Indonesia Kehilangan Tokoh Industri Nasional

10 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026

Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

23 Jul 2026

Cara Menghilangkan Bau Amis pada Ikan dan Ayam dengan Bahan Sederhana

22 Jul 2026

Pentingnya Membiasakan Membaca Buku untuk Menambah Wawasan

21 Jul 2026

Lidah Buaya dan Beragam Kegunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari

20 Jul 2026

Sambal Menjadi Pelengkap Hidangan yang Sulit Dipisahkan dari Kuliner Indonesia

19 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.