Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Pramuka Khalifa Curi Start Jalankan Regulasi Baru, Struktur Gugus Depan Langsung Ditata

6 Agu 2026

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026
1 2 3 … 837 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

    29 Jul 2026

    Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

    28 Jul 2026

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026

    Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

    23 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Indonesia-Bangladesh Perkuat Jalur Dagang Halal

Kerja sama bilateral halal menjadi langkah strategis memperluas pengakuan sertifikasi lintas negara.
Ekonomi AisyahAisyah11 Mei 2026
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Indonesia-Bangladesh Perkuat Jalur Dagang Halal
Kepala BPJPH Ahmad Haikal menerima kunjungan kerja Duta Besar Bangladesh. (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Pemerintah Indonesia kini menggandeng Bangladesh sebagai mitra strategis baru untuk memperluas jaringan perdagangan halal global sekaligus memperkuat sistem jaminan produk halal lintas negara.

Penguatan kerja sama tersebut ditandai melalui pertemuan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan dengan Duta Besar Bangladesh untuk Indonesia, Tarikul Islam, di Jakarta pada Jumat (10/5/2026). Agenda utama pembahasan mencakup penguatan sistem jaminan produk halal dan koordinasi pembentukan Lembaga Halal Luar Negeri (LHLN) di Bangladesh. Langkah itu dipandang penting sebagai bagian dari strategi besar memperluas konektivitas perdagangan halal internasional menjelang penerapan kebijakan wajib halal di Indonesia pada Oktober 2026.

“Kolaborasi dengan berbagai negara sahabat menjadi langkah strategis untuk menghadirkan sistem penyelenggaraan jaminan produk halal yang kredibel, akuntabel dan saling terhubung, sekaligus membawa keuntungan bagi semua pihak,” ujar Ahmad Haikal Hasan dalam keterangannya, Senin (11/5/2026).

Menurut Haikal, kemitraan internasional menjadi fondasi penting agar standar halal Indonesia memperoleh pengakuan lebih luas di pasar global. Di tengah meningkatnya permintaan produk halal dunia, harmonisasi sertifikasi dinilai menjadi kebutuhan mendesak untuk menjamin kelancaran arus barang sekaligus memberikan kepastian hukum bagi konsumen Muslim.

“Implementasi wajib halal Oktober 2026 bukan semata perintah regulasi, tetapi juga momentum penguatan tata kelola halal global,” tambah Haikal.

Pemerintah Indonesia menilai pembentukan lembaga halal di luar negeri memiliki peran strategis dalam mempercepat proses sertifikasi dan pengakuan produk impor yang masuk ke pasar domestik. Keberadaan LHLN di Bangladesh nantinya diharapkan dapat mempermudah verifikasi produk halal negara tersebut agar selaras dengan standar Indonesia. Hal ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi kebijakan wajib halal yang mulai berlaku pada Oktober 2026.

Di sisi lain, Bangladesh menunjukkan keseriusan untuk mendukung inisiatif tersebut. Duta Besar Bangladesh untuk Indonesia, Tarikul Islam, menyampaikan komitmen negaranya dalam pembentukan lembaga halal nasional yang kompatibel dengan regulasi Indonesia. Upaya itu diyakini dapat memperlancar proses sertifikasi produk asal Bangladesh sekaligus memperkuat akses pasar ke Indonesia yang memiliki jumlah konsumen Muslim terbesar di dunia.

Kerja sama dua negara ini juga membuka peluang ekspor lebih luas bagi produk halal Indonesia menuju Bangladesh yang pasar konsumennya terus berkembang. Dengan adanya sistem pengakuan timbal balik sertifikasi halal, kedua negara diperkirakan dapat memperkuat posisi dalam rantai pasok industri halal global yang nilainya terus meningkat setiap tahun.

Lebih dari sekadar hubungan dagang, sinergi Indonesia dan Bangladesh mencerminkan arah baru diplomasi ekonomi berbasis halal. Transparansi standar, penguatan regulasi, dan integrasi sistem sertifikasi menjadi modal penting untuk membangun kepercayaan internasional. Jika berjalan optimal, model kerja sama ini berpotensi direplikasi dengan negara lain sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu pusat industri halal dunia.

Silakan Bekomentar
BPJPH Indonesia Bangladesh Produk Halal Sertifikasi Halal Wajib Halal 2026
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Menag Dorong Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah

BPJPH Perluas Jejaring Halal ke Eropa dan Asia

Halal Kini Jadi Pilar Baru Ekonomi Dunia

Berita Terkini

Pramuka Khalifa Curi Start Jalankan Regulasi Baru, Struktur Gugus Depan Langsung Ditata

AisyahAisyah6 Agu 2026 Pendidikan

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

25 Jul 2026

10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mengurangi Stres Sehari-hari

25 Jul 2026

Universitas Republik Indonesia: Harapan Baru atau Tantangan Baru Pendidikan?

23 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026

Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

23 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.