Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (BSI) kembali membuka akses harapan melalui program BSI Scholarship yang tahun ini menyasar 5.250 mahasiswa dan pelajar dari keluarga kurang mampu namun memiliki capaian akademik serta potensi kepemimpinan yang menjanjikan.

Program beasiswa tersebut diumumkan pada Kamis (15 Mei 2026) di Jakarta. BSI melalui skema BSI Scholarship menargetkan penyaluran bantuan pendidikan kepada 3.750 mahasiswa dan 1.500 pelajar di berbagai wilayah Indonesia. Sasaran program ini adalah generasi muda berprestasi yang mengalami keterbatasan ekonomi agar tetap dapat melanjutkan pendidikan dan memiliki peluang menggapai masa depan yang lebih baik. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari penguatan peran sosial perbankan syariah melalui pemanfaatan zakat korporasi.

“Tidak boleh ada anak cerdas yang kehilangan masa depan hanya karena persoalan biaya. BSI ingin memastikan talenta-talenta terbaik bangsa tetap bisa kuliah, berkembang, dan menjadi pemimpin masa depan. Inilah makna keberadaan bank syariah, bahwa pertumbuhan bisnis harus menghadirkan dampak nyata bagi umat,” ujar Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo.

Menurut Anggoro, keberlanjutan program beasiswa tersebut menjadi pembeda industri perbankan syariah karena pertumbuhan bisnis perusahaan diharapkan berjalan seiring dengan manfaat sosial yang diterima masyarakat melalui zakat perusahaan.

“Semakin kuat kinerja BSI, semakin besar pula kontribusi yang bisa kami berikan kepada masyarakat. Karena itu, zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi instrumen pemberdayaan umat yang mampu memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan,” tambahnya.

Sejak pertama kali dijalankan pada 2021, BSI Scholarship berkembang menjadi salah satu program beasiswa berbasis zakat korporasi terbesar di Indonesia. Hingga kini, lebih dari 10 ribu penerima manfaat telah dijangkau, terdiri atas ribuan mahasiswa dan pelajar dari berbagai daerah. Bahkan, sebagian penerima program sebelumnya telah menyelesaikan pendidikan dan mulai berkarier di perusahaan nasional maupun melanjutkan studi di sejumlah perguruan tinggi negeri ternama.

BSI Scholarship memiliki tujuh kategori yang disesuaikan dengan kebutuhan penerima manfaat, mulai dari kategori pelajar hingga afirmasi dan talenta berbasis KIP-K. Tidak hanya mencakup biaya pendidikan dan bantuan uang saku, penerima beasiswa juga memperoleh penguatan kapasitas melalui pelatihan kepemimpinan, pengembangan karakter, literasi ekonomi syariah, hingga pembinaan sosial kemasyarakatan. Mahasiswa tingkat akhir juga dibekali persiapan memasuki dunia kerja agar lebih kompetitif.

Selain itu, BSI turut membuka peluang rekrutmen bagi para penerima beasiswa berdasarkan kompetensi yang dimiliki. Langkah tersebut diharapkan dapat melahirkan sumber daya manusia unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga adaptif serta memiliki kepedulian sosial tinggi.

Pada saat yang sama, BSI memperkuat kontribusi sosialnya melalui penyaluran zakat perusahaan. Sepanjang 2025, perusahaan tercatat menyalurkan zakat korporasi hingga ratusan miliar rupiah untuk mendukung sektor pendidikan, kemanusiaan, kesehatan, ekonomi umat, dan dakwah. Program ini menjadi salah satu upaya memperluas akses pendidikan sekaligus mempersempit kesenjangan sosial melalui pemberdayaan generasi muda Indonesia.

Dengan dibukanya kembali pendaftaran BSI Scholarship tahun ini, ribuan pelajar dan mahasiswa dari keluarga prasejahtera diharapkan memperoleh kesempatan lebih luas untuk melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita mereka tanpa terbebani persoalan biaya.

Silakan Bekomentar
Share.
Exit mobile version