Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

3 Feb 2026

Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

2 Feb 2026

Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

2 Feb 2026
1 2 3 … 799 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

    3 Feb 2026

    Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

    2 Feb 2026

    Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

    2 Feb 2026

    Biar Nggak Ketinggalan Zaman, Kuasai 5 Skill Ini

    31 Jan 2026

    Uniknya Singkatan Jajanan Indonesia, Bikin Laper dan Ngakak!

    30 Jan 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Indonesia Bisa Jadi Lumbung Pangan Dunia, Mendagri Ingatkan Kekayaan Alam Indonesia

Indonesia punya modal besar untuk menjadi lumbung pangan dunia, dari iklim tropis hingga kekayaan sungai dan gunung.
Nasional AisyahAisyah22 Sep 2025
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Indonesia Bisa Jadi Lumbung Pangan Dunia, Mendagri Ingatkan Kekayaan Alam Indonesia
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. (.ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan bahwa Indonesia memiliki modal alamiah luar biasa untuk memajukan sektor pertanian.

Dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Program Hilirisasi Komoditas Prioritas Perkebunan di Jakarta, Senin (22/9/2025), Tito menyebut iklim tropis, paparan sinar matahari sepanjang tahun, ribuan sungai, hingga ratusan gunung sebagai keunggulan yang tidak dimiliki banyak negara lain.

Ia menjelaskan, kondisi geografis Indonesia memungkinkan kegiatan pertanian berlangsung sepanjang 12 bulan penuh, berbeda dengan negara empat musim seperti Selandia Baru, Australia, atau Inggris yang hanya dapat bercocok tanam enam bulan dalam setahun. Hal ini diyakininya memberi keunggulan kompetitif dalam produksi pangan dan perkebunan.

“Kita kadang lupa bahwa negara ini dikaruniai sinar matahari sepanjang tahun. Itu modal besar bagi tanaman, peternakan, dan sektor pertanian secara keseluruhan,” ujar Tito.

Selain iklim, Tito menyoroti kekayaan sungai di Indonesia yang mencapai 70 ribu aliran dan lebih dari 40 ribu daerah aliran sungai (DAS). Ia membandingkan kondisi tersebut dengan jazirah Arab yang sama sekali tidak memiliki sungai. Menurutnya, kehadiran sungai, danau, serta waduk menjadi cadangan air vital sekaligus benteng ketahanan pangan nasional.

“Kalau kita bandingkan, negara-negara Arab tidak memiliki sungai. Maka ketika mereka datang ke Indonesia, melihat sungai saja sudah dianggap luar biasa,” tambah Tito.

Tidak hanya itu, lebih dari 5.000 danau dan waduk, serta 581 gunung aktif dan nonaktif di tanah air dinilai menyimpan potensi besar. Gunung-gunung tersebut, kata Tito, bukan sekadar bentang alam, melainkan sumber mineral penting bagi kesuburan lahan pertanian.

Ia juga mengingatkan para kepala daerah untuk mengoptimalkan sumber daya tersebut melalui hilirisasi dan industrialisasi produk pertanian, agar tidak hanya berhenti di produksi bahan mentah. Menurut Tito, langkah itu akan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi perekonomian masyarakat.

“Modal besar ini harus diiringi dengan peningkatan kapasitas petani, pemanfaatan teknologi modern, serta pembangunan infrastruktur yang mendukung. Dengan begitu, Indonesia bisa menjadi pemain dominan di sektor pangan global,” tegasnya.

Dengan bekal kekayaan alam dan strategi yang tepat, Mendagri optimistis Indonesia mampu memperkuat posisinya sebagai lumbung pangan dunia sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat dari sektor pertanian.

Silakan Bekomentar
Ekonomi Nasional Hilirisasi Pertanian Ketahanan Pangan Mendagri Tito Pertanian Indonesia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Pangan Lokal, Kunci Hidup Sehat

DPR Pertimbangkan Hadirkan Aurelie Bahas Isu Child Grooming

DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Atasi Bencana Sumatera

Berita Terkini

Jalan Kaki 30 Menit: Sehat, Murah, dan Banyak Manfaatnya

AisyahAisyah29 Jan 2026 Kesehatan

Susu Dingin vs Susu Hangat, Mana yang Lebih Baik

27 Jan 2026

Nutrisi Tersembunyi di Kulit Buah

20 Jan 2026

Kelapa Muda vs Kelapa Tua

19 Jan 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

3 Feb 2026

Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

2 Feb 2026

Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

2 Feb 2026

Permainan Tradisional, Warisan Ceria Penuh Makna

31 Jan 2026

Biar Nggak Ketinggalan Zaman, Kuasai 5 Skill Ini

31 Jan 2026

Uniknya Singkatan Jajanan Indonesia, Bikin Laper dan Ngakak!

30 Jan 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.