Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

10 Rempah Nusantara yang Membuat Masakan Lebih Lezat

17 Jul 2026

Mengapa Rumah yang Rapi Bisa Membuat Pikiran Lebih Tenang?

16 Jul 2026

Kebiasaan Kecil yang Diam-Diam Menguras Energi Mental

15 Jul 2026
1 2 3 … 832 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    10 Rempah Nusantara yang Membuat Masakan Lebih Lezat

    17 Jul 2026

    Mengapa Rumah yang Rapi Bisa Membuat Pikiran Lebih Tenang?

    16 Jul 2026

    Kebiasaan Kecil yang Diam-Diam Menguras Energi Mental

    15 Jul 2026

    Singkong Tetap Menjadi Bahan Favorit dalam Beragam Jajanan Tradisional

    14 Jul 2026

    Morning Routine vs Night Routine, Mana yang Lebih Penting?

    12 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

PKE UKM, Indonesia Eximbank Membuka Peluang Ekspor bagi Usaha Kecil Menengah

LPEI Dukung Pengembangan Pasar Ekspor dengan Pinjaman Hingga Rp 15 Miliar dan Suku Bunga 6%
Ekonomi Jaen RohmanJaen Rohman20 Des 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Indonesia Eximbank
Mitra LPEI di Yogyakarta (.Inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Yogyakarta – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), yang juga dikenal sebagai Indonesia Eximbank, telah bersumpah untuk mendukung Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam mengakses pasar ekspor. Melalui program Penugasan Khusus Ekspor (PKE) untuk Usaha Kecil Menengah (PKE UKM), lembaga ini, yang berada di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), saat ini memberikan pinjaman hingga Rp 15 miliar dengan suku bunga 6%.

“Ini kelanjutan KUR (Kredit Usaha Rakyat), skemanya sama persis,” kata Kepala Divisi Penugasan Khusus LPEI Wahyu Bagus Yuliantok kepada wartawan dikutip Rabu (20/12/2023).

“Pricing-nya 6%. Diberikan kelonggaran collateral (agunan fisik) 30% dari total limit (kredit). Yang membedakan, limit pelaku usahanya. Kalau KUR 500 juta, sementara PKE UKM ini bisa sampai 15 miliar tapi orientasinya harus ekspor,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan awalnya pemerintah melihat dominasi usaha besar dan korporasi terhadap total eksportir RI. Dikatakannya, ada total 12.000 eksportir namun pelaku UKM belum terlalu banyak.

“Negara mencoba hadir membantu pelaku usaha (kecil) yang orientasinya ekspor, yang orientasinya itu bisa meningkatkan devisa negara melalui LPEI,” ujarnya.

Meski begitu ada sejumlah kriteria penerima pinjaman PKE UKM. Salah satunya minimal sudah melakukan ekspor selama dua tahun dengan catatan bankable.

“Karena kita ketahui nggak semua UKM itu survive. Program ini mendorong yang survive itu menjadi lebih baik lagi,” tambahnya.

Limit pun, lanjut Wahyu, akan dilihat dari kapasitas UKM itu sendiri. Sejauh ini, PKE UKM sudah disalurkan ke 200 pelaku dengan rata-rata pembiayaan yang diberikan Rp 5-6 miliar, mengingat kebanyakan memiliki omzet di bawah Rp 50 miliar.

“Kita juga lihat prospek usaha ke depan, evaluasi, skoring… laporan keuangannya seperti apa,” ujar Wahyu lagi.

“Kita juga melihat kontrak-kontrak yang mereka jalankan. Dari situlah kita lihat kebutuhannya,” tambahnya.

Usaha LPEI dalam Menjangkau Seluruh Tempat

Untuk menjangkau LPEI, saat ini lembaga itu memiliki delapan kantor yang tersebar di Jakarta ,Medan, Batam, Solo, Balikpapan, Surabaya, Denpasar dan Makasar. Meski begitu LPEI berkolaborasi dengan organ Kementerian Keuangan lain, termasuk Pojok SMV (Special Mission Vehicle, dengan pemerintah daerah, kementerian lain serta Bank Pembangunan Daerah (BPD).

“Selebihnya saat ini kita juga sedang siapkan bagaimana nanti UKM ini juga bisa mengakses program ini dan diproses secara digital,” ujarnya.

Perlu diketahui sumber dana PKE adalah Penyertaan Modal Negera (PMN). Total dana yang dikelola PKE sejak 2016-2023 adalah Rp 8,7 triliun.

Dana ini sudah dialokasi ke tujuh program. Bukan cuma PKE UKM, tapi juga PKE Kawasan Afrika, Timur Tengah dan Asia Selatan, PKE Trade Finance, PKE Alat Transportasi, PKE Industri Farmasi dan Alat Kesehatan, PKE Pariwisata KEK Mandalika dan PKE Destinasi Pariwisaa Superioritas.

Hingga 30 November 2023, total akumulasi disbursement PKE telah mencapai Rp 12,96 triliun. Ini untuk mendukung 80 produk ekspor ke 100 negara tujuan.

Silakan Bekomentar
Indonesia Eximbank LPEI PKE UKM
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Menag Dorong Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah

BPJPH Perluas Jejaring Halal ke Eropa dan Asia

Indonesia-Bangladesh Perkuat Jalur Dagang Halal

Berita Terkini

Pentingnya Me Time untuk Menjaga Kesehatan Mental

AisyahAisyah13 Jul 2026 Kesehatan

Rachmat Gobel Wafat, Indonesia Kehilangan Tokoh Industri Nasional

10 Jul 2026

Mengapa Jalan Kaki 30 Menit Sehari Baik untuk Kesehatan?

2 Jul 2026

Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

30 Jun 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

10 Rempah Nusantara yang Membuat Masakan Lebih Lezat

17 Jul 2026

Mengapa Rumah yang Rapi Bisa Membuat Pikiran Lebih Tenang?

16 Jul 2026

Kebiasaan Kecil yang Diam-Diam Menguras Energi Mental

15 Jul 2026

Singkong Tetap Menjadi Bahan Favorit dalam Beragam Jajanan Tradisional

14 Jul 2026

Morning Routine vs Night Routine, Mana yang Lebih Penting?

12 Jul 2026

Gaya Hidup Frugal: Hemat Bukan Berarti Pelit

11 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.