Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) akan menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) pada Selasa, 12 Mei 2026 di Jakarta. Forum ini menjadi titik krusial dalam menyatukan visi dan mengevaluasi kesiapan seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PJS se-Indonesia dalam upaya mendaftar sebagai konstituen Dewan Pers.

Rapimnas tersebut akan dihadiri oleh jajaran pengurus pusat dan pimpinan daerah dari berbagai provinsi. Agenda utama mencakup evaluasi kesiapan administratif, penguatan struktur organisasi, hingga strategi menghadapi proses verifikasi Dewan Pers. Kegiatan ini juga dirancang sebagai langkah konsolidasi menyeluruh menjelang Musyawarah Nasional (Munas) ke-3 yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026.

“Rapimnas ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi momentum penting untuk memastikan kesiapan kita menuju pendaftaran sebagai konstituen Dewan Pers. Semua harus berjalan terukur dan sesuai target,” ujar Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (07/04/2026).

Ia menegaskan bahwa seluruh DPD akan diminta memaparkan capaian pengumpulan data anggota serta kendala yang dihadapi di daerah masing-masing. Hal ini penting untuk merumuskan solusi kolektif agar proses persiapan berjalan efektif dan merata di seluruh wilayah.

Selain evaluasi, Rapimnas juga akan membahas pematangan pelaksanaan Munas ke-3, termasuk aspek teknis dan administratif. Munas tersebut dinilai sebagai momentum strategis karena akan beriringan dengan proses pendaftaran PJS ke Dewan Pers.

Agenda lainnya yang tak kalah penting adalah penentuan daerah prioritas untuk verifikasi Dewan Pers. Penunjukan wilayah ini akan mempertimbangkan kesiapan kantor, kelengkapan administrasi, serta dukungan infrastruktur organisasi di tingkat daerah.

“Verifikasi faktual menjadi tahapan penentu. Karena itu, daerah yang ditunjuk harus benar-benar siap dari segala aspek,” tegas Mahmud.

Di sela kegiatan, DPP PJS juga akan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 organisasi. Perayaan ini menjadi refleksi perjalanan PJS selama empat tahun terakhir sekaligus penegasan komitmen memasuki tahun kelima dengan semangat baru. Tema yang diusung tahun ini adalah “Meneguhkan Integritas dan Kompetensi Wartawan untuk PJS yang Lebih Mandiri, Profesional dan Diakui.”

Tak hanya itu, Rapimnas juga akan menjadi panggung penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan dua lembaga strategis, yakni Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW). Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan anggota sekaligus memperkuat kompetensi melalui program uji kompetensi wartawan.

Mahmud juga menyerukan kepada seluruh pimpinan DPD agar hadir langsung dalam forum tersebut. Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif dalam menentukan arah masa depan organisasi. Bagi yang berhalangan, diwajibkan memberikan mandat resmi kepada perwakilan.

Target besar PJS pada 2026 adalah memperoleh pengakuan sebagai konstituen Dewan Pers. Jika tercapai, PJS berpotensi mencatat sejarah sebagai organisasi pers berbasis media online yang berhasil masuk dalam struktur resmi tersebut.

Dengan semangat kolektif dan konsolidasi nasional, Rapimnas ini diharapkan menjadi batu loncatan penting dalam perjalanan PJS menuju pengakuan formal dan penguatan peran di dunia jurnalistik Indonesia.

Silakan Bekomentar
Share.
Exit mobile version