Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

25 Jul 2026

10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mengurangi Stres Sehari-hari

25 Jul 2026
1 2 3 … 836 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026

    Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

    23 Jul 2026

    Cara Menghilangkan Bau Amis pada Ikan dan Ayam dengan Bahan Sederhana

    22 Jul 2026

    Pentingnya Membiasakan Membaca Buku untuk Menambah Wawasan

    21 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Seleksi Jamnas 2026 Dipertanyakan, Cisayong Diduga Tak Transparan

Proses seleksi peserta Jamnas 2026 di Cisayong menuai kritik akibat dugaan minimnya transparansi dan distribusi informasi.
Pendidikan AisyahAisyah9 Apr 2026
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Seleksi Jamnas 2026 Dipertanyakan, Cisayong Diduga Tak Transparan
Ilustrasi Gambar by AI
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Tasikmalaya – Proses seleksi peserta Jambore Nasional (Jamnas) 2026 di wilayah Cisayong memunculkan tanda tanya di kalangan pembina Pramuka. Semangat membina generasi muda yang seharusnya terang, kini dibayangi isu ketidakterbukaan informasi dan ketidaksinkronan proses seleksi.

Seleksi Jamnas 2026 merupakan agenda nasional yang akan berlangsung pada 13 Agustus 2026 hingga 20 Agustus 2026 di Buperta Cibubur, Jakarta Timur.

Di tingkat Kabupaten Tasikmalaya, tahapan seleksi dilaksanakan pada Minggu (15/3/2026) dengan batas akhir penetapan peserta pada Selasa (31/3/2026). Bahkan, sebagian peserta yang dinyatakan lolos telah mengikuti Training Center (TC) tahap awal pada Minggu (29/3/2026). Namun di wilayah Cisayong, sejumlah pembina mengaku tidak menerima informasi resmi terkait seleksi tersebut, sehingga calon peserta dari beberapa gugus depan tidak dapat mengikuti tahapan seleksi.

“Informasi seleksi sudah disampaikan kepada Kwartir Ranting,” ujar Hatomi, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda Kwarcab Kabupaten Tasikmalaya.

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa distribusi informasi dari tingkat kabupaten telah dilakukan. Namun, dugaan terhentinya alur komunikasi di tingkat Kwarran Cisayong kini menjadi sorotan. Beberapa sekolah, termasuk SMP di wilayah tersebut, menyebut tidak pernah menerima pemberitahuan resmi mengenai seleksi, padahal mereka telah mempersiapkan peserta sejak Selasa, 1 November 2025.

Situasi ini semakin kompleks karena jadwal pengumuman resmi hasil seleksi disebut baru akan dilakukan pada 18 April 2026. Di sisi lain, fakta di lapangan menunjukkan bahwa sejumlah peserta telah lebih dulu dinyatakan lolos bahkan mengikuti pembinaan lanjutan. Ketidaksesuaian ini memicu pertanyaan serius terkait transparansi dan akuntabilitas proses seleksi.

Bagi para pembina, persoalan ini bukan sekadar kesalahan teknis, melainkan menyangkut prinsip keadilan dalam pembinaan peserta didik. Banyak calon peserta yang telah berlatih berbulan-bulan harus kehilangan kesempatan bukan karena kurang kompeten, tetapi karena tidak memperoleh akses informasi yang semestinya.

Jamnas sendiri merupakan kegiatan lima tahunan yang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda melalui kegiatan edukatif, kepemimpinan, serta wawasan kebangsaan. Oleh karena itu, proses seleksi yang adil dan terbuka menjadi fondasi penting untuk memastikan kualitas peserta yang terpilih.

Minimnya klarifikasi dari pihak Kwarran Cisayong hingga saat ini turut memperkeruh situasi. Upaya konfirmasi yang dilakukan berbagai pihak belum mendapatkan respons resmi, sehingga polemik terus berkembang di tengah masyarakat dan kalangan pembina.

Kondisi ini menjadi alarm bagi seluruh pemangku kepentingan untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh, khususnya dalam hal distribusi informasi dan mekanisme seleksi. Transparansi dan keterbukaan dinilai sebagai kunci utama agar proses serupa di masa mendatang dapat berjalan lebih baik dan merata.

Jika tidak segera dibenahi, persoalan ini berpotensi menurunkan kepercayaan terhadap sistem pembinaan Pramuka di tingkat daerah. Diharapkan langkah evaluatif dapat segera dilakukan guna mengembalikan keadilan serta semangat positif dalam menyongsong Jamnas 2026.

Silakan Bekomentar
Jamnas 2026 Pendidikan Pramuka Indonesia Seleksi Peserta Tasikmalaya
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Universitas Republik Indonesia: Harapan Baru atau Tantangan Baru Pendidikan?

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Simak Konsep Kampus Baru Pemerintah

Pentingnya Membiasakan Membaca Buku untuk Menambah Wawasan

Berita Terkini

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

AisyahAisyah25 Jul 2026 Daerah

10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mengurangi Stres Sehari-hari

25 Jul 2026

Universitas Republik Indonesia: Harapan Baru atau Tantangan Baru Pendidikan?

23 Jul 2026

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Simak Konsep Kampus Baru Pemerintah

23 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026

Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

23 Jul 2026

Cara Menghilangkan Bau Amis pada Ikan dan Ayam dengan Bahan Sederhana

22 Jul 2026

Pentingnya Membiasakan Membaca Buku untuk Menambah Wawasan

21 Jul 2026

Lidah Buaya dan Beragam Kegunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari

20 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.