Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

25 Jul 2026

10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mengurangi Stres Sehari-hari

25 Jul 2026
1 2 3 … 836 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026

    Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

    23 Jul 2026

    Cara Menghilangkan Bau Amis pada Ikan dan Ayam dengan Bahan Sederhana

    22 Jul 2026

    Pentingnya Membiasakan Membaca Buku untuk Menambah Wawasan

    21 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Sri Mulyani Ingatkan Freeport: Smelter Mendesak!

Melalui kolaborasi yang baik, diharapkan sektor pariwisata Kota Samarinda dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah
Daerah Intan WardahIntan Wardah25 Jul 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Smelter
Ilustrasi. Freeport Smelter Indonesia (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Askolani, mengusulkan percepatan pembangunan smelter tembaga, termasuk smelter milik PT Freeport Indonesia, untuk memanfaatkan potensi sumber daya alam Indonesia.

Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 71 Tahun 2023, yang baru saja diterbitkan, menjadi landasan untuk menentukan tarif bea keluar (BK) konsentrat tembaga berdasarkan kemajuan fisik pembangunan smelter. (24/07/2023).

Percepatan Pembangunan

Askolani menegaskan bahwa pemerintah berharap penyelesaian smelter yang tertunda dapat diatasi dengan mempercepat proyek tersebut. Melalui PMK tersebut, Askolani berharap pembangunan ini dapat selesai pada akhir tahun 2023. Namun, jika penyelesaian tertunda hingga tahun 2024, April-Mei, tarif BK akan dikenakan dengan tingkat yang lebih tinggi dari tahun 2023.

PMK 71/2023 menetapkan tarif bea keluar dari produk hasil pengolahan mineral logam berdasarkan tingkat kemajuan fisik pembangunan smelter. Dibagi menjadi tiga tahap, tarif BK ditentukan oleh tingkat kemajuan fisik pembangunan.

Tahap I mencakup tingkat kemajuan fisik kurang dari 50% hingga kurang dari 70% dari total pembangunan. Tahap II mencakup tingkat kemajuan fisik kurang dari 70% hingga kurang dari 90%, sedangkan Tahap III mencakup tingkat kemajuan fisik lebih dari 90% hingga 100%.

Perubahan Tarif Bea Keluar Tembaga

PMK ini merupakan perubahan dari aturan sebelumnya, di mana pembebasan tarif BK hanya diberlakukan jika pembangunan smelter mencapai lebih dari 50%. Dengan PMK 71/2023, besaran tarif bea keluar dihitung berdasarkan konsentrat dari hasil tambang, dan tarifnya naik secara bertahap.

Askolani juga menjelaskan bahwa PMK ini telah mengakomodir usulan dari PT Freeport Indonesia untuk perpanjangan izin ekspor konsentrat tembaga hingga Mei 2024. Namun, sebagai konsekuensinya, tarif BK akan dikenakan dengan tingkat yang lebih tinggi.

Kolaborasi Mendorong Pembangunan Smelter

Dalam rangka mencapai tujuan untuk memanfaatkan potensi sumber daya alam Indonesia melalui pembangunan smelter tembaga, kerjasama antara berbagai pihak, termasuk pemerintah, swasta, dan masyarakat, menjadi sangat penting.

Melalui kolaborasi yang baik, diharapkan sektor pariwisata Kota Samarinda dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah. Dukungan penuh dari berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat penyelesaian pembangunan smelter tembaga untuk mencapai tujuan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Silakan Bekomentar
Askolani Freeport Smelter Sri Mulyani
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

PKS Tasikmalaya Mulai Konsolidasi Dini, Siapkan Mesin Politik hingga Tingkat RW

Program MBG di Tasikmalaya Diperkuat, Bupati Tekankan Kepatuhan dan Efektivitas

Berita Terkini

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

AisyahAisyah25 Jul 2026 Daerah

10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mengurangi Stres Sehari-hari

25 Jul 2026

Universitas Republik Indonesia: Harapan Baru atau Tantangan Baru Pendidikan?

23 Jul 2026

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Simak Konsep Kampus Baru Pemerintah

23 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026

Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

23 Jul 2026

Cara Menghilangkan Bau Amis pada Ikan dan Ayam dengan Bahan Sederhana

22 Jul 2026

Pentingnya Membiasakan Membaca Buku untuk Menambah Wawasan

21 Jul 2026

Lidah Buaya dan Beragam Kegunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari

20 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.