Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Pramuka Khalifa Curi Start Jalankan Regulasi Baru, Struktur Gugus Depan Langsung Ditata

6 Agu 2026

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026
1 2 3 … 837 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

    29 Jul 2026

    Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

    28 Jul 2026

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026

    Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

    23 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

UMKM Mencapai 11.157 Unit, Produksi Shuttlecock terus Berkembang

Pemerintah pusat memuji UMKM Kota Solo yang adaptif terhadap berbagai perubahan salah satunya percepatan sektor digital
Daerah AminahAminah28 Sep 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
shuttlecock
Ilustrasi Produksi Shuttlecock di Kota Surakarta (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Surakarta – Perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Solo telah mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, dengan dukungan kuat dari pemerintah.

Data terbaru dari Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Surakarta mengungkapkan tahun 2022, jumlah UMKM di wilayah tersebut melonjak drastis menjadi 11.157 unit, sebelumnya hanya 3.635 UMKM tahun 2021.

Sedangkan UMKM di Jawa Tengah berjumlah 17.821 dengan total omzet mencapai Rp68,484 triliun. Angka itu menjadikan Jawa Tengah dengan produktivitas UMKM lokal terbanyak.

Ratusan Kepala Keluarga menggantungkan hidupnya dengan membuat kerajinan berbahan baku bulu ayam, terkenal dengan sebutan shuttlecock (kok).

“Jumlah pengrajin shuttlecock kini mencapai 150 dari sebelumnya hanya puluhan,” ungkap yaya pelaku UMKM pengrajin shuttlecock di Kota Surakarta.

Produksi ‘shuttlecock’ terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan pasar. Menurut yaya, industri shuttlecock di daerah tersebut sudah menjadi turun temurun. Pihaknya mampu memproduksi kok antara 200-300 slop per hari. Harga jual antara Rp40 ribu hingga Rp65 ribu per slop tergantung kualitasnya.

Pemerintah Kota Surakarta telah berperan aktif dalam memberikan dukungan bagi perkembangan UMKM di wilayah ini. Mereka telah mengadakan berbagai agenda dan program untuk membantu para pelaku UMKM.

Pemerintah pusat memuji UMKM Kota Solo yang adaptif terhadap berbagai perubahan salah satunya percepatan sektor digital.

“UMKM Solo telah terbukti mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan dan menghadirkan inovasi yang kreatif dalam produk dan layanan mereka,” kata Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) RI Teten Masduki pada Puncak Perayaan Hari UMKM Nasional di Solo.

Lebih lanjut, yaya memaparkan proses produksi kok berawal dari bulu ayam yang dipotong dibentuk kemudian dicuci, serta dijemur. Bulu dipilih sesuai kualitasnya kemudian diluruskan dengan cara dipanasi.

Lalu, bulu yang sudah lurus dipasang ke bogem, distel dan kemudian ditali. Kok setelah ditali berikan lem atau perekat, diberikan merek dan penyelesaian masuk ke pengepakan.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk terus mendukung, memberikan pelatihan dan mendampingi pelaku UMKM. Dengan harapan, produk-produk lokal karya anak bangsa dapat bersaing di luar negeri.

Silakan Bekomentar
Cketz Shuttlecock Teten Masduki UMKM
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

PKS Tasikmalaya Mulai Konsolidasi Dini, Siapkan Mesin Politik hingga Tingkat RW

Program MBG di Tasikmalaya Diperkuat, Bupati Tekankan Kepatuhan dan Efektivitas

Berita Terkini

Pramuka Khalifa Curi Start Jalankan Regulasi Baru, Struktur Gugus Depan Langsung Ditata

AisyahAisyah6 Agu 2026 Pendidikan

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

25 Jul 2026

10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mengurangi Stres Sehari-hari

25 Jul 2026

Universitas Republik Indonesia: Harapan Baru atau Tantangan Baru Pendidikan?

23 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026

Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

23 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.