Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Tiket Tak Sesuai, Tarif Masuk Pantai Sindangkerta Disorot

15 Feb 2026

BAB di Siang Hari, Apakah Membatalkan Puasa?

7 Feb 2026

Lezatnya Jajanan Pasar Tradisional Indonesia

7 Feb 2026
1 2 3 … 802 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    BAB di Siang Hari, Apakah Membatalkan Puasa?

    7 Feb 2026

    Lezatnya Jajanan Pasar Tradisional Indonesia

    7 Feb 2026

    Pre-Order dalam Islam, Halal atau Bermasalah?

    6 Feb 2026

    Unik dan Lezat: Makanan Nusantara Berirama Ganda

    6 Feb 2026

    Salad Tradisional Nusantara yang Kaya Rasa dan Gizi

    5 Feb 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

UMKM Mencapai 11.157 Unit, Produksi Shuttlecock terus Berkembang

Pemerintah pusat memuji UMKM Kota Solo yang adaptif terhadap berbagai perubahan salah satunya percepatan sektor digital
Daerah AminahAminah28 Sep 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
shuttlecock
Ilustrasi Produksi Shuttlecock di Kota Surakarta (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Surakarta – Perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Solo telah mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, dengan dukungan kuat dari pemerintah.

Data terbaru dari Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Surakarta mengungkapkan tahun 2022, jumlah UMKM di wilayah tersebut melonjak drastis menjadi 11.157 unit, sebelumnya hanya 3.635 UMKM tahun 2021.

Sedangkan UMKM di Jawa Tengah berjumlah 17.821 dengan total omzet mencapai Rp68,484 triliun. Angka itu menjadikan Jawa Tengah dengan produktivitas UMKM lokal terbanyak.

Ratusan Kepala Keluarga menggantungkan hidupnya dengan membuat kerajinan berbahan baku bulu ayam, terkenal dengan sebutan shuttlecock (kok).

“Jumlah pengrajin shuttlecock kini mencapai 150 dari sebelumnya hanya puluhan,” ungkap yaya pelaku UMKM pengrajin shuttlecock di Kota Surakarta.

Produksi ‘shuttlecock’ terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan pasar. Menurut yaya, industri shuttlecock di daerah tersebut sudah menjadi turun temurun. Pihaknya mampu memproduksi kok antara 200-300 slop per hari. Harga jual antara Rp40 ribu hingga Rp65 ribu per slop tergantung kualitasnya.

Pemerintah Kota Surakarta telah berperan aktif dalam memberikan dukungan bagi perkembangan UMKM di wilayah ini. Mereka telah mengadakan berbagai agenda dan program untuk membantu para pelaku UMKM.

Pemerintah pusat memuji UMKM Kota Solo yang adaptif terhadap berbagai perubahan salah satunya percepatan sektor digital.

“UMKM Solo telah terbukti mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan dan menghadirkan inovasi yang kreatif dalam produk dan layanan mereka,” kata Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) RI Teten Masduki pada Puncak Perayaan Hari UMKM Nasional di Solo.

Lebih lanjut, yaya memaparkan proses produksi kok berawal dari bulu ayam yang dipotong dibentuk kemudian dicuci, serta dijemur. Bulu dipilih sesuai kualitasnya kemudian diluruskan dengan cara dipanasi.

Lalu, bulu yang sudah lurus dipasang ke bogem, distel dan kemudian ditali. Kok setelah ditali berikan lem atau perekat, diberikan merek dan penyelesaian masuk ke pengepakan.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk terus mendukung, memberikan pelatihan dan mendampingi pelaku UMKM. Dengan harapan, produk-produk lokal karya anak bangsa dapat bersaing di luar negeri.

Silakan Bekomentar
Cketz Shuttlecock Teten Masduki UMKM
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Tiket Tak Sesuai, Tarif Masuk Pantai Sindangkerta Disorot

Semangat Baru Olahraga Tasikmalaya, PB IGOCIS Siap Cetak Atlet Muda

Rembug KTNA 2025 Kukar Bahas Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terkini

Tiket Tak Sesuai, Tarif Masuk Pantai Sindangkerta Disorot

AisyahAisyah15 Feb 2026 Daerah

Jalan Kaki 30 Menit: Sehat, Murah, dan Banyak Manfaatnya

29 Jan 2026

Susu Dingin vs Susu Hangat, Mana yang Lebih Baik

27 Jan 2026

Nutrisi Tersembunyi di Kulit Buah

20 Jan 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

BAB di Siang Hari, Apakah Membatalkan Puasa?

7 Feb 2026

Lezatnya Jajanan Pasar Tradisional Indonesia

7 Feb 2026

Pre-Order dalam Islam, Halal atau Bermasalah?

6 Feb 2026

Unik dan Lezat: Makanan Nusantara Berirama Ganda

6 Feb 2026

7 Makanan Pengganti Nasi yang Lebih Sehat

5 Feb 2026

Salad Tradisional Nusantara yang Kaya Rasa dan Gizi

5 Feb 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.