Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Lawan Hoaks dan Cyberbullying, Diskominfo Gaungkan Gerakan Smart Netizen di UNSIL

4 Mei 2026

Mitos Pokémon Go dan PHK Kurir

3 Mei 2026

May Day 2026, Prabowo Sebut Buruh Jadi Kekuatan Kemenangannya

1 Mei 2026
1 2 3 … 812 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Penyetan 234 Hadir di Tasikmalaya

    12 Apr 2026

    Tips Sehat Saat Bekerja dengan Komputer

    11 Apr 2026

    Beda Warna Ubi, Beda Manfaat untuk Tubuh Sehat

    9 Apr 2026

    Pola Pikir Kaya dan Biasa: Cara Pandang Menentukan Arah Hidup

    9 Apr 2026

    Si Merah Penjaga Jantung Sehat Alami

    8 Apr 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Sepak Bola Purwakarta Meredup, Elite Daerah Dinilai Tak Peduli

Turun ke Liga 4, PERSIPO Disorot karena Minim Dukungan Daerah
Olahraga AminahAminah14 Mei 2025
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Sepak Bola Purwakarta Meredup, Elite Daerah Dinilai Tak Peduli
Sepak Bola Purwakarta Meredup, Elite Daerah Dinilai Tak Peduli
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Purwakarta – Turunnya tim sepak bola kebanggaan masyarakat Purwakarta, PERSIPO, ke Liga 4 Seri 2 Jawa Barat memantik diskusi publik soal minimnya dukungan pemerintah daerah dan DPRD terhadap olahraga paling populer di kabupaten tersebut.

Kekecewaan ini mengemuka dalam diskusi bertajuk Suara Rakyat yang digelar pada Selasa malam, 13 Mei 2025, melalui salah satu kanal media sosial. Sejumlah tokoh dan pemerhati sepak bola Purwakarta menyayangkan kondisi tersebut, mengaitkannya dengan absennya pembinaan dan anggaran dari pemerintah.

Salah satu suara datang dari Haji Yosep Hamdi, tokoh masyarakat sekaligus pengurus Askab PSSI Purwakarta. Ia menyoroti alasan efisiensi anggaran yang membuat Persipo batal mengikuti kompetisi resmi PSSI. Menurutnya, klub ini semestinya bisa tetap berjalan jika ada kemauan politik.

“Kalau alasannya efisiensi, bukan berarti tidak ada anggaran. Klubnya ada, posisinya di Liga 3 Nusantara. Tapi karena tidak mengikuti kompetisi, akhirnya terdegradasi. Ini bisa dilihat sebagai kurangnya perhatian pemerintah terhadap klub yang selama ini membanggakan masyarakat,” kata Yosep.

Pandangan serupa datang dari Akang Sia, pemerhati sepak bola lokal. Ia menilai perhatian terhadap Persipo seharusnya dimulai dari kalangan eksekutif dan legislatif. Namun, dukungan itu dirasa tidak tampak dalam beberapa tahun terakhir.

“Kalau elite di atasnya tidak punya semangat yang sama, maka sulit. Sepak bola ini perlu dorongan, baik dari eksekutif maupun DPRD,” ujarnya.

Akang Sia menambahkan, jika tidak ada langkah konkrit, Persipo berpotensi kehilangan masa depan, meski memiliki banyak talenta muda yang potensial. Ia berharap DPRD dan pemerintah daerah bisa duduk bersama menyusun anggaran atau strategi alternatif agar klub tetap eksis.

Sementara itu, Asep Yadi Sobana, mantan Ketua PWI Purwakarta, menawarkan pendekatan berbeda. Ia melihat peluang kolaborasi dengan perusahaan swasta yang beroperasi di wilayah Purwakarta.

“Banyak perusahaan besar di sini. Bisa diajak untuk ikut berkontribusi lewat skema CSR. Daerah lain juga banyak yang melakukannya. Ini bisa jadi solusi tanpa membebani APBD,” ucapnya.

Dalam lima tahun terakhir, Persipo sempat menorehkan sejumlah capaian, termasuk posisi runner-up di Jawa Barat tahun 2022, masuk Liga 3 Seri 1 tahun 2023, hingga ke Liga 3 Nasional pada 2024. Namun tahun ini, klub tersebut harus memulai kembali dari Liga 4 Seri 2.

Ronny Tulas, dari Pusat Kajian Kebijakan Masyarakat (PKKM) Purwakarta, melihat situasi ini sebagai pengingat bagi DPRD. Menurutnya, wakil rakyat perlu lebih peka terhadap aspirasi masyarakat, termasuk dalam bidang olahraga.

“Mereka yang duduk di DPRD adalah representasi publik. Kalau suara publik diabaikan, ya tentu saja kepercayaan akan terkikis,” kata Ronny.

Diskusi Suara Rakyat malam itu menjadi refleksi bersama tentang masa depan sepak bola Purwakarta. Berbagai pihak berharap agar momen ini bisa menjadi titik balik untuk menata ulang komitmen terhadap pembinaan olahraga di daerah.

Silakan Bekomentar
DPRD Purwakarta Kabar Purwakarta Pemkab Purwakarta PERSIPO Purwakarta
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Rizki Juniansyah Cetak Rekor Dunia, Menpora: Aset Bangsa yang Membanggakan

Indonesia Kirim 1.021 Atlet ke SEA Games Thailand

Gol Jarak Jauh Rizky Ridho Masuk Puskas Award FIFA 2025

Berita Terkini

Lawan Hoaks dan Cyberbullying, Diskominfo Gaungkan Gerakan Smart Netizen di UNSIL

AisyahAisyah4 Mei 2026 Pendidikan

May Day 2026, Prabowo Sebut Buruh Jadi Kekuatan Kemenangannya

1 Mei 2026

PKS Tasikmalaya Mulai Konsolidasi Dini, Siapkan Mesin Politik hingga Tingkat RW

19 Apr 2026

Santri Cipasung Raih Doktor Muda di Usia 26 Tahun

17 Apr 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Mitos Pokémon Go dan PHK Kurir

3 Mei 2026

Di Balik Kesenyapanya, Sriyanti Nurfadhillah: Pendidik Muda Multiperan

23 Apr 2026

Profil Richard Mundzir: Aktif di Media, Lolos Riset Mahasiswa 2026

21 Apr 2026

Penyetan 234 Hadir di Tasikmalaya

12 Apr 2026

Tips Sehat Saat Bekerja dengan Komputer

11 Apr 2026

Beda Warna Ubi, Beda Manfaat untuk Tubuh Sehat

9 Apr 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.