Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026
1 2 3 … 837 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

    29 Jul 2026

    Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

    28 Jul 2026

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026

    Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

    23 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

DPRD Desak Kebijakan Konkret untuk Pemuda, Agusriansyah: Pemuda Kaltim Butuh Perlindungan Bukan Sekadar Motivasi

Anggota DPRD Kaltim ini soroti pentingnya data dan pendanaan sistematis untuk menjawab tantangan bonus demografi 2030.
DPRD Kaltim AisyahAisyah12 Jun 2025609
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
DPRD Desak Kebijakan Konkret untuk Pemuda, Agusriansyah: Pemuda Kaltim Butuh Perlindungan Bukan Sekadar Motivasi
Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Agusriansyah Ridwan (dok/vimora)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Agusriansyah Ridwan, mendesak pemerintah agar mengambil langkah sistematis untuk menjamin keterlibatan generasi muda dalam pembangunan melalui kebijakan perlindungan dan pendanaan konkret.

Pernyataan ini disampaikan Agusriansyah, Kamis (12/6/2025) di Gedung E Sekretariat DPRD Kaltim usai menerima rombongan PKPMD (Pemimpin Kader Pemuda Muda Daerah), sebuah program yang digagas Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim.

Dalam pertemuan itu, ia menekankan bahwa pemuda Benua Etam harus mendapat perlindungan riil, tidak hanya motivasi kosong.

“Kita ingin anak muda terjamin aktivitas dan inovasinya, baik lewat legislasi maupun peraturan. Mereka butuh perlindungan, bukan sekadar motivasi,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa tanpa perlindungan nyata, potensi pemuda hanya akan menjadi statistik tanpa makna dalam pembangunan.

Agusriansyah juga menyoroti pentingnya dukungan pada komunitas pemuda yang telah terbentuk agar bisa berkembang optimal. Tanpa dana dan pendampingan, menurutnya, energi dan kreativitas anak muda akan stagnan.

“Kalau mereka ingin jadi petani modern atau bergerak di industri kreatif, itu perlu biaya. Pemerintah harus hadir di situ,” tambahnya.

Ia menekankan peran pemerintah dalam memfasilitasi mimpi generasi muda, bukan hanya memberi ruang, tetapi juga memberi alat untuk berkembang.

Lebih lanjut, ia mengusulkan adanya basis data pemuda Kaltim yang terintegrasi dan mencakup potensi setiap daerah. Data ini, menurutnya, adalah fondasi penting dalam merancang kebijakan yang relevan dan tidak bersifat generik.

“Dengan data, kita bisa membuat kebijakan yang relevan. Bukan asal program, tapi benar-benar menjawab kebutuhan tiap daerah,” ungkapnya.

Agusriansyah juga menyebutkan peran strategis Dispora, KNPI, serta organisasi kepemudaan lain yang perlu dilibatkan secara sistematis dalam menyusun kebijakan. Ia mengingatkan bahwa waktu menuju puncak bonus demografi tinggal lima tahun lagi, dan potensi tersebut harus dipersiapkan dengan serius sejak sekarang.

“Kalau tidak disiapkan dari sekarang, kita hanya akan punya angka tanpa kualitas. Bonus demografi itu harus jadi energi, bukan beban,” tegasnya lagi.

Bagi Agusriansyah, pemuda adalah investasi masa depan yang tidak boleh dibiarkan berkembang tanpa arah.

Di akhir pertemuan, ia mengajak pemuda untuk belajar dari sejarah dan menjadikannya cermin dalam merumuskan masa depan. Ia menegaskan pentingnya pendidikan politik dan sosial bagi anak muda agar tidak mengulang kesalahan masa lalu.

Dengan seluruh pesan tersebut, Agusriansyah tidak hanya menyampaikan aspirasi, tetapi juga menawarkan arah dan solusi: pembiayaan terstruktur, data terintegrasi, dan kebijakan berbasis kebutuhan daerah. Sebuah langkah yang ia yakini penting untuk menciptakan pemuda yang tidak hanya banyak jumlahnya, tapi juga kuat kontribusinya.

Silakan Bekomentar
Agusriansyah Berita Kaltim DPRD Kaltim Pemuda Kaltim
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Forum Pelatih dan Atlet Kaltim Dorong Sosok Visioner Pimpin KONI Hadapi Tantangan PON

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Sosper ke-9 Damayanti Hidupkan Kembali Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Berita Terkini

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

AisyahAisyah25 Jul 2026 Daerah

10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mengurangi Stres Sehari-hari

25 Jul 2026

Universitas Republik Indonesia: Harapan Baru atau Tantangan Baru Pendidikan?

23 Jul 2026

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Simak Konsep Kampus Baru Pemerintah

23 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026

Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

23 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.