Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

3 Feb 2026

Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

2 Feb 2026

Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

2 Feb 2026
1 2 3 … 799 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

    3 Feb 2026

    Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

    2 Feb 2026

    Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

    2 Feb 2026

    Biar Nggak Ketinggalan Zaman, Kuasai 5 Skill Ini

    31 Jan 2026

    Uniknya Singkatan Jajanan Indonesia, Bikin Laper dan Ngakak!

    30 Jan 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Pelestarian Budaya Kukar Jadi Pilar Identitas dan Ekonomi Daerah

Pelestarian budaya lokal dinilai bukan hanya soal seremonial, tapi landasan moral pembangunan berkelanjutan.
DPRD Kaltim AisyahAisyah20 Jul 2025692
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Pelestarian Budaya Kukar Jadi Pilar Identitas dan Ekonomi Daerah
Anggota DPRD Kalimantan Timur, Firnadi Ikhsan (dok/vimora)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Tenggarong – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Firnadi Ikhsan, menyoroti pentingnya pelestarian budaya dalam konteks pembangunan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Pernyataan itu ia sampaikan, Jumat 18 Juli 2025, bertepatan dengan pelaksanaan Festival Kukar Budaya Nusantara (FKBN) 2025. Firnadi, legislator dari daerah pemilihan Kukar, menyebut pelestarian budaya sebagai cerminan dari budi pekerti masyarakat yang tumbuh atas dasar penghargaan terhadap jati diri, sejarah, serta interaksi sosial yang membentuk komunitas berbudaya.

Menurut Firnadi, event FKBN menjadi contoh konkret bagaimana budaya tidak hanya dirayakan, tetapi juga dijadikan dasar moral dan arah pembangunan. Ia menilai bahwa penyelenggaraan festival seperti FKBN mampu memperkuat citra Kukar sebagai daerah terbuka, ramah, serta kaya akan warisan budaya yang patut dilestarikan dan dibanggakan.

“Seperti citra pribadi masyarakat yang ramah menerima tamu, berinteraksi kepada masyarakat kita yang memiliki budaya,” ujar Firnadi dalam wawancara usai menyaksikan rangkaian kegiatan FKBN 2025.

Firnadi menegaskan bahwa pelestarian budaya semacam ini tidak boleh dipandang sebagai kegiatan seremonial semata. Lebih dari itu, ia melihatnya sebagai bentuk konkret dari pemeliharaan identitas kolektif masyarakat Kukar. Identitas itu, menurutnya, sarat dengan keteladanan dan bisa menjadi fondasi dalam kehidupan sosial hingga kebijakan pembangunan.

“Kita bisa melihat bagaimana budaya mengantarkan kita dari satu capaian ke capaian berikutnya,” ucapnya, memberi penekanan bahwa budaya bersifat dinamis dan relevan dalam konteks kemajuan zaman.

Sebagai daerah yang memiliki kedudukan historis kuat, Firnadi menyebut Kukar tak bisa lepas dari nilai-nilai budaya yang telah diwariskan sejak masa Kesultanan Kutai. Dalam kerangka itu, pelaksanaan FKBN dianggap sangat strategis sebagai medium pembumian nilai lokal, sekaligus memperkuat komitmen publik dalam menjaga kekayaan budaya tersebut.

“FKBN ini bukan sekadar festival seni. Ini adalah wahana edukasi masyarakat tentang betapa berharganya warisan leluhur,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa dari aspek sosial hingga ekonomi, pelestarian budaya juga berdampak luas, termasuk mendorong pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata daerah.

Politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga melihat FKBN sebagai bentuk strategi kolektif untuk membangun kesadaran baru di tengah masyarakat. Ia meyakini bahwa budaya adalah elemen esensial dalam pembangunan karakter, bahkan bisa menjadi pondasi kuat dalam merancang masa depan Kukar yang berkelanjutan.

“Jika kita menjaga budaya, kita sedang menjaga arah pembangunan. Nilai-nilai lokal adalah navigasi yang membentuk masyarakat kita, dari generasi ke generasi,” pungkas Firnadi.

Silakan Bekomentar
Berita Kaltim Budaya Kukar DPRD Kaltim Festival Kukar Budaya Nusantara Firnandi Ikhsan Pelestarian Budaya
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Forum Pelatih dan Atlet Kaltim Dorong Sosok Visioner Pimpin KONI Hadapi Tantangan PON

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Sosper ke-9 Damayanti Hidupkan Kembali Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Berita Terkini

Jalan Kaki 30 Menit: Sehat, Murah, dan Banyak Manfaatnya

AisyahAisyah29 Jan 2026 Kesehatan

Susu Dingin vs Susu Hangat, Mana yang Lebih Baik

27 Jan 2026

Nutrisi Tersembunyi di Kulit Buah

20 Jan 2026

Kelapa Muda vs Kelapa Tua

19 Jan 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

3 Feb 2026

Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

2 Feb 2026

Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

2 Feb 2026

Permainan Tradisional, Warisan Ceria Penuh Makna

31 Jan 2026

Biar Nggak Ketinggalan Zaman, Kuasai 5 Skill Ini

31 Jan 2026

Uniknya Singkatan Jajanan Indonesia, Bikin Laper dan Ngakak!

30 Jan 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.