Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Tips Traveling Nyaman agar Liburan Makin Berkesan

21 Jun 2026

Segudang Manfaat Kunyit untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

20 Jun 2026

Permainan Tradisional yang Mulai Terlupakan oleh Zaman

19 Jun 2026
1 2 3 … 821 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Tips Traveling Nyaman agar Liburan Makin Berkesan

    21 Jun 2026

    Segudang Manfaat Kunyit untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

    20 Jun 2026

    Belajar Mandiri di Universitas Terbuka: Tantangan dan Solusi Praktis

    18 Jun 2026

    Pentingnya Disiplin Diri bagi Mahasiswa Universitas Terbuka

    18 Jun 2026

    Beragam Manfaat Jahe untuk Menjaga Tubuh Tetap Prima

    18 Jun 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Indonesia Negosiasi Tarif Nol Persen untuk Sawit dan Karet ke AS

Langkah diplomatik Indonesia ke Amerika Serikat berupaya menyamai keistimewaan tarif yang lebih dulu dinikmati Malaysia.
Ekonomi AisyahAisyah31 Okt 2025
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Indonesia Negosiasi Tarif Nol Persen untuk Sawit dan Karet ke AS
Presiden Indonesia Prabowo Subianto. (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Dalam dinamika perdagangan global yang makin kompetitif, Indonesia tengah mengupayakan negosiasi strategis dengan Amerika Serikat demi menekan tarif impor untuk komoditas unggulan seperti sawit, kakao, dan karet menjadi nol persen.

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa proses dialog masih berlangsung di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2025 di Gyeongju, Korea Selatan, Jumat 31 Oktober 2025.

Negosiasi ini dilakukan untuk menciptakan keseimbangan daya saing dengan Malaysia, yang telah menikmati fasilitas tarif bebas bea dari Negeri Paman Sam untuk beberapa produknya. Pemerintah Indonesia berharap dengan fasilitas serupa, ekspor sawit dan karet nasional bisa menembus pasar AS dengan lebih kompetitif dan berkelanjutan.

“Iya, masih terus negosiasi,” kata Presiden Prabowo singkat kepada wartawan usai agenda bilateral dengan PM Selandia Baru.

Pernyataan tersebut menguatkan komitmen pemerintah memperluas kerja sama perdagangan, khususnya terhadap produk yang menjadi tulang punggung ekspor Indonesia.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa pembahasan lebih mendalam akan dilakukan pasca KTT. Ia mengungkapkan, proposal Indonesia mencakup produk yang tak diproduksi secara masif di AS, seperti karet dan kakao, mengikuti skema yang dimanfaatkan Malaysia.

“Critical mineral pembahasan sendiri, terkait dengan supply chain dan dalam joint statement kita sebut sebagai industrial communities,” ujarnya menanggapi soal negosiasi terpisah terkait mineral strategis.

Malaysia sebelumnya telah berhasil menurunkan tarif impor sawit dari 25 persen menjadi 19 persen, bahkan hingga bebas bea untuk beberapa produk seperti karet dan farmasi. Indonesia berharap dapat meraih perlakuan serupa agar tidak kalah dalam persaingan di pasar AS yang bernilai tinggi.

Pelaksana tugas Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika, juga menyatakan harapan agar pembicaraan tersebut membuahkan hasil yang setara dengan Malaysia.

β€œIni (negosiasi tarif sawit) masih dalam proses. Mudah-mudahan dalam diskusi-diskusi, paling tidak kita bisa sama dengan Malaysia,” ungkapnya.

Kesepakatan ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas ekspor Indonesia di tengah ketidakpastian global serta meningkatkan daya saing industri berbasis komoditas alam yang masih menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

Dengan dukungan diplomatik tinggi dari Presiden dan jajarannya, Indonesia optimis menembus hambatan tarif yang selama ini menjadi ganjalan utama ekspansi produk agribisnis nasional di pasar Amerika.

Silakan Bekomentar
Ekspor Sawit Indonesia Karet dan Kakao Kebijakan Perdagangan Prabowo Negosiasi Tarif Impor
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Menag Dorong Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah

BPJPH Perluas Jejaring Halal ke Eropa dan Asia

Indonesia-Bangladesh Perkuat Jalur Dagang Halal

Berita Terkini

Permainan Tradisional yang Mulai Terlupakan oleh Zaman

AisyahAisyah19 Jun 2026 Kebudayaan

Nezar Patria Dorong Etika AI Diterapkan Sejak Awal

17 Jun 2026

Menag Dorong Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah

25 Mei 2026

BPJPH Perluas Jejaring Halal ke Eropa dan Asia

21 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Tips Traveling Nyaman agar Liburan Makin Berkesan

21 Jun 2026

Segudang Manfaat Kunyit untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

20 Jun 2026

Belajar Mandiri di Universitas Terbuka: Tantangan dan Solusi Praktis

18 Jun 2026

Pentingnya Disiplin Diri bagi Mahasiswa Universitas Terbuka

18 Jun 2026

Beragam Manfaat Jahe untuk Menjaga Tubuh Tetap Prima

18 Jun 2026

Deretan Makanan Khas Tasikmalaya yang Menggugah Selera

17 Jun 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.