Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026
1 2 3 … 837 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

    29 Jul 2026

    Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

    28 Jul 2026

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026

    Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

    23 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Agusriansyah Minta Validasi Ketat Program Beasiswa Ganda

Penegasan soal potensi tumpang tindih dua program beasiswa di Kalimantan Timur memicu sorotan terhadap koordinasi antarpemerintah.
DPRD Kaltim AisyahAisyah7 Jul 2025681
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Agusriansyah Minta Validasi Ketat Program Beasiswa Ganda
Anggota DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan (dok/vimora)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Kekhawatiran akan tumpang tindih program bantuan pendidikan kembali mencuat di Kalimantan Timur. Anggota DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, menyoroti perlunya validasi dan sinkronisasi yang ketat antara program beasiswa Gratispol milik Pemerintah Provinsi dan program Kutim Tuntas dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, demi mencegah siswa menerima dua bantuan sekaligus.

Menurut Agusriansyah, pemberian dua beasiswa pada satu penerima tidak hanya melanggar prinsip pemerataan, tetapi juga berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran. Ia menekankan pentingnya akurasi dalam pendataan agar bantuan pendidikan lebih tepat sasaran dan tidak terjadi ketimpangan distribusi.

“Harus ada salah satu yang dicoret dan tidak mungkin Gratispol yang dicoret,” ujarnya, Senin (7/7/2025).

Ia menjelaskan bahwa program Gratispol yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah memiliki sistem dan jangkauan yang luas, sehingga siswa yang telah terdaftar sebagai penerima Gratispol tidak boleh menerima bantuan dari program lain seperti Kutim Tuntas.

Namun, ia juga mengapresiasi kehadiran program Kutim Tuntas sebagai peluang bagi siswa yang belum terakomodasi dalam skema beasiswa provinsi. Ia menilai, pemanfaatan program daerah sebagai pelengkap bisa memperluas cakupan penerima tanpa menciptakan ketimpangan.

Lebih jauh, Agusriansyah menyoroti perlunya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan beasiswa Kutim Tuntas pada periode sebelumnya. Ia mempertanyakan keberlanjutan manfaat yang diterima siswa lama setelah program Gratispol mulai menjangkau wilayah-wilayah di Kutai Timur.

Dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Kaltim, Agusriansyah juga mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari jumlah program, tetapi juga dari kualitas tata kelola dan keadilannya. Ia mengimbau agar kebijakan pendidikan di tingkat provinsi maupun kabupaten tidak saling berbenturan, melainkan saling memperkuat.

“Jika tidak dikelola dengan sistematis, semangat kesetaraan justru bisa menimbulkan kecemburuan sosial,” tegasnya, seraya mendorong adanya komunikasi lintas pemerintahan guna menghindari ego sektoral.

Ia menegaskan bahwa dalam konteks Kalimantan Timur yang berkembang pesat sebagai pusat pertumbuhan nasional, pendidikan harus menjadi prioritas nyata bukan hanya slogan. Tanpa basis data terpadu dan kebijakan yang harmonis, menurutnya, keberpihakan terhadap siswa akan sulit terwujud.

Silakan Bekomentar
Agusriansyah Ridwan Beasiswa Gratispol Berita Kaltim DPRD Kaltim Kultim Tuntas
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Forum Pelatih dan Atlet Kaltim Dorong Sosok Visioner Pimpin KONI Hadapi Tantangan PON

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Sosper ke-9 Damayanti Hidupkan Kembali Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Berita Terkini

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

AisyahAisyah25 Jul 2026 Daerah

10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mengurangi Stres Sehari-hari

25 Jul 2026

Universitas Republik Indonesia: Harapan Baru atau Tantangan Baru Pendidikan?

23 Jul 2026

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Simak Konsep Kampus Baru Pemerintah

23 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026

Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

23 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.