Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

BAB di Siang Hari, Apakah Membatalkan Puasa?

7 Feb 2026

Lezatnya Jajanan Pasar Tradisional Indonesia

7 Feb 2026

Pre-Order dalam Islam, Halal atau Bermasalah?

6 Feb 2026
1 2 3 … 802 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    BAB di Siang Hari, Apakah Membatalkan Puasa?

    7 Feb 2026

    Lezatnya Jajanan Pasar Tradisional Indonesia

    7 Feb 2026

    Pre-Order dalam Islam, Halal atau Bermasalah?

    6 Feb 2026

    Unik dan Lezat: Makanan Nusantara Berirama Ganda

    6 Feb 2026

    Salad Tradisional Nusantara yang Kaya Rasa dan Gizi

    5 Feb 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Bukan Hiasan! Ini Daun Penentu Cita Rasa Masakan

Rahasia kelezatan bukan hanya pada bumbu, tapi juga aroma yang menggoda dari alam.
Food AisyahAisyah4 Feb 2026
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Bukan Hiasan! Ini Daun Penentu Cita Rasa Masakan
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Bumbu rahasia dapur Indonesia bukan hanya cabai, bawang, atau rempah kering. Justru, kekuatan rasa yang memikat sering datang dari dedaunan hijau yang mungkin tampak sederhana, tapi menyimpan aroma luar biasa. Daun aromatik ini bukan hanya memperkaya rasa, tapi juga menambah kedalaman karakter masakan Nusantara yang kaya dan kompleks.

Serai, daun jeruk, kemangi, hingga pandan, semuanya memiliki peran penting dalam membentuk identitas kuliner Indonesia. Masing-masing memiliki aroma khas yang bisa mengubah masakan sederhana menjadi hidangan menggugah selera. Yang menarik, banyak dari daun ini tidak dikonsumsi secara langsung, tapi digunakan sebagai “pengharum alami” dalam masakan.

Berikut tujuh daun aromatik populer:

Serai

    Serai atau sereh dikenal luas sebagai bahan dasar masakan berkuah seperti soto, opor, dan gulai. Batangnya yang keras juga sering dijadikan tusuk sate lilit di Bali.

    Serai memberikan aroma segar, sedikit citrusy, dan memberikan rasa hangat dalam hidangan. Tidak hanya enak, serai juga mengandung sifat antibakteri dan antiinflamasi yang baik untuk kesehatan.

    Daun Bawang

      Daun bawang biasanya digunakan dalam bentuk irisan segar untuk topping atau dicampurkan dalam adonan gorengan dan bakso.

      Rasanya ringan namun aromanya kuat, cocok untuk sup, mie ayam, dan martabak telur. Daun bawang juga kaya vitamin A dan C yang bermanfaat untuk daya tahan tubuh.

      Daun Jeruk

        Daun jeruk purut memiliki aroma citrus yang tajam dan menyegarkan. Cocok digunakan dalam masakan seperti sambal pecel, balado, tomyum, hingga rendang.

        Daun ini biasanya disobek atau diiris tipis agar aromanya keluar maksimal. Aroma daun jeruk mampu menyeimbangkan rasa pedas dan santan, menjadikannya bahan wajib dalam banyak resep Nusantara.

        Daun Salam

          Daun salam adalah “penjaga rasa” yang selalu hadir di hampir semua tumisan, masakan bersantan, bahkan pepes.

          Aromanya lebih lembut dibanding daun jeruk, namun sangat efektif menghilangkan bau amis dari daging atau ikan. Daun ini biasanya digunakan dalam bentuk segar atau kering tanpa perlu dicincang.

          Daun Pandan

            Daun pandan terkenal sebagai pewangi alami dalam kue, bubur, nasi uduk, dan minuman. Aromanya manis dan lembut, sangat khas dan menenangkan.

            Selain memberi warna hijau alami, daun pandan juga dipercaya mengandung antioksidan yang baik untuk tubuh. Banyak digunakan dalam pembuatan kue tradisional seperti klepon dan lapis legit.

            Daun Kemangi

              Kemangi memiliki aroma segar, khas, dan sedikit pedas. Umumnya disajikan sebagai lalapan segar atau ditambahkan ke dalam pepes, ayam woku, dan ikan bakar.

              Daun ini juga bagus untuk pencernaan dan membantu mengurangi bau mulut. Dalam budaya makan Sunda, kemangi tak pernah absen dari piring lalapan.

              Daun Kari

                Daun kari banyak digunakan dalam masakan khas India, Sri Lanka, dan beberapa kuliner Sumatra, seperti gulai dan kari kambing.

                Saat dimasak, daun ini mengeluarkan aroma khas yang dalam dan kuat. Meski belum sepopuler daun salam atau daun jeruk, daun kari semakin sering digunakan di dapur-dapur modern Indonesia karena kemampuannya meningkatkan cita rasa.

                Mengenal, Memilih, dan Menggunakan dengan Benar

                Penggunaan daun aromatik bukan sekadar menambah aroma. Teknik memasaknya pun menentukan hasil akhir:

                Serai sebaiknya dimemarkan agar aroma keluar.

                Daun jeruk bisa disobek atau diiris halus.

                Daun salam ditambahkan sejak awal tumisan.

                Pandan biasanya direbus bersamaan dengan bahan utama.

                Kemangi dan daun bawang sebaiknya ditambahkan menjelang akhir agar tidak layu.

                Daun kari dimasak bersama bumbu tumis agar aromanya keluar sempurna.

                Dengan mengenal fungsinya masing-masing, kita bisa lebih kreatif dalam memasak sekaligus menjaga orisinalitas cita rasa khas Indonesia.

                Aroma yang Membentuk Identitas Masakan Nusantara

                Indonesia dikenal dengan keragaman kuliner yang luar biasa. Di balik kelezatan setiap masakan, aroma menjadi elemen penting yang membangkitkan selera dan kenangan.

                Daun aromatik seperti ini bukan hanya bumbu pelengkap, tapi juga warisan budaya yang mencerminkan hubungan erat manusia dengan alam. Penggunaan daun segar dalam masakan menciptakan harmoni antara kesehatan, rasa, dan tradisi.

                Maka tak heran, aroma tumisan daun salam dan serai di dapur bisa langsung membangkitkan kenangan akan rumah, ibu, dan makanan hangat yang menyatukan keluarga.

                Silakan Bekomentar
                Aroma Masakan Khas Bumbu Dapur Indonesia Dapur Nusantara Daun Aromatik Rempah Dapur
                Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

                Related Posts

                Lezatnya Jajanan Pasar Tradisional Indonesia

                Unik dan Lezat: Makanan Nusantara Berirama Ganda

                Salad Tradisional Nusantara yang Kaya Rasa dan Gizi

                Berita Terkini

                Jalan Kaki 30 Menit: Sehat, Murah, dan Banyak Manfaatnya

                AisyahAisyah29 Jan 2026 Kesehatan

                Susu Dingin vs Susu Hangat, Mana yang Lebih Baik

                27 Jan 2026

                Nutrisi Tersembunyi di Kulit Buah

                20 Jan 2026

                Kelapa Muda vs Kelapa Tua

                19 Jan 2026
                Stay In Touch
                • Facebook
                • Twitter
                • Instagram
                • YouTube
                • TikTok
                • WhatsApp
                Artikel Terkini

                BAB di Siang Hari, Apakah Membatalkan Puasa?

                7 Feb 2026

                Lezatnya Jajanan Pasar Tradisional Indonesia

                7 Feb 2026

                Pre-Order dalam Islam, Halal atau Bermasalah?

                6 Feb 2026

                Unik dan Lezat: Makanan Nusantara Berirama Ganda

                6 Feb 2026

                7 Makanan Pengganti Nasi yang Lebih Sehat

                5 Feb 2026

                Salad Tradisional Nusantara yang Kaya Rasa dan Gizi

                5 Feb 2026
                © 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
                PT Dexpert Visi Media
                • Redaksi
                • Kode Etik
                • Pedoman
                • Kontak

                Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.