Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026
1 2 3 … 837 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

    29 Jul 2026

    Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

    28 Jul 2026

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026

    Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

    23 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Bullying Siswi SD Viral, DPRD Kaltim: Ini Alarm Sosial

Viralnya video perundungan di Samarinda menjadi sorotan DPRD Kaltim, yang mendesak solusi sistemik lintas sektor.
DPRD Kaltim AisyahAisyah13 Mei 2025707
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Bullying Siswi SD Viral, DPRD Kaltim: Ini Alarm Sosial
Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis (dok/vimora)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, menanggapi kasus bullying yang melibatkan sembilan pelajar SMP terhadap seorang siswi SD di Samarinda. Peristiwa yang terjadi Jumat 2 Mei 2025 itu memantik kecaman luas setelah video berdurasi 40 detik tersebar di media sosial.

Korban, siswi kelas 6 SD, menderita luka di kepala, perut, dan leher, serta mengalami trauma berat. Insiden terjadi di kawasan Folder Haji Saleh, Kecamatan Loa Janan Ilir. Saat ini, tiga pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian, sementara proses hukum masih berlangsung.

Ananda mengaku prihatin dan menekankan bahwa insiden semacam ini tidak boleh dianggap biasa. Menurutnya, perundungan merupakan gejala dari masalah sosial yang lebih dalam, yang membutuhkan penanganan dari berbagai sektor, mulai dari keluarga, sekolah, hingga pemerintah.

“Saya merasa sedih mendengar maraknya kasus bullying di antara anak sekolah. Ini harus menjadi perhatian serius karena menyangkut mental dan psikis generasi yang akan datang,” ujar Ananda dalam pernyataannya baru-baru ini.

Ia menyebut kurangnya empati dan pengaruh lingkungan sosial sebagai pemicu utama. Dalam pandangannya, edukasi kepada pelaku juga penting agar mereka memahami dampak jangka panjang yang mereka timbulkan pada korban.

“Pembully perlu diberikan pemahaman mengenai dampak psikologis yang mereka timbulkan pada korban,” tegasnya.

Menurutnya, pencegahan harus dimulai dari rumah. Ia menyebut keluarga sebagai fondasi utama pembentukan karakter dan nilai-nilai positif sejak dini. Komunikasi terbuka dan pembinaan emosional menjadi kunci penting dalam menangkal perilaku menyimpang anak.

“Ini kembali lagi kepada keluarga. Mereka adalah benteng pertama dalam membentuk karakter dan nilai-nilai positif pada anak,” tambah Ananda.

Di samping itu, ia mengimbau agar sekolah memperkuat peran konselor dan program pendidikan karakter. Lingkungan belajar yang aman dan mendukung dinilai sangat penting bagi tumbuh kembang anak secara utuh.

Ananda juga mendorong kolaborasi lintas sektor dalam melakukan sosialisasi dan kampanye anti-bullying secara rutin. Ia menilai partisipasi aktif dari siswa, guru, orang tua, serta komunitas pendidikan dapat menjadi fondasi pencegahan yang kuat.

“Anak-anak kita harus merasa aman dan didukung, baik di rumah maupun di sekolah. Itu pondasi penting untuk menciptakan masa depan yang lebih baik,” tutupnya.

Silakan Bekomentar
Ananda Emira Moeis Berita Kaltim Bullying Samarinda DPRD Kaltim Kekerasan Anak
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Forum Pelatih dan Atlet Kaltim Dorong Sosok Visioner Pimpin KONI Hadapi Tantangan PON

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Sosper ke-9 Damayanti Hidupkan Kembali Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Berita Terkini

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

AisyahAisyah25 Jul 2026 Daerah

10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mengurangi Stres Sehari-hari

25 Jul 2026

Universitas Republik Indonesia: Harapan Baru atau Tantangan Baru Pendidikan?

23 Jul 2026

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Simak Konsep Kampus Baru Pemerintah

23 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026

Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

23 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.