Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026
1 2 3 … 837 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

    29 Jul 2026

    Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

    28 Jul 2026

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026

    Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

    23 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Dasco Desak BGN dan APH Tuntaskan Kasus Keracunan MBG

Desakan Wakil Ketua DPR agar Badan Gizi Nasional dan aparat penegak hukum bergerak cepat mengurai sebab keracunan berulang di program Makan Bergizi Gratis.
Politik AisyahAisyah25 Sep 2025
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Dasco Desak BGN dan APH Tuntaskan Kasus Keracunan MBG
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. (.ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat. Di tengah tujuan mulia memberi asupan sehat, insiden yang menimpa ratusan warga justru menjadi cermin buram pelaksanaan di lapangan. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad pun mendorong langkah tegas: investigasi menyeluruh, penegakan hukum, dan evaluasi total agar program kembali ke relnya.

Dasco menyatakan prihatin atas berulangnya kejadian keracunan MBG di sejumlah daerah, termasuk insiden terbaru di Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Ia menegaskan DPR mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) segera mengambil langkah serius, sambil meminta aparat penegak hukum (APH) turun ke lapangan untuk mengurai faktor penyebab, apakah murni keracunan, kelalaian, atau ada unsur kesengajaan. Dorongan ini, kata dia, penting demi memastikan keselamatan penerima manfaat dan akuntabilitas penyelenggara.

“Kami turut prihatin terhadap soal kejadian-kejadian makan MBG yang saat ini terjadi di beberapa tempat. Nah tentunya kita meminta kepada BGN untuk menyikapi hal ini dengan serius,” kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Kamis (25/9/2025).

“Dan lalu kemudian kita juga meminta kepada APH untuk juga ikut melakukan investigasi lapangan. Untuk kemudian membedakan mana yang benar-benar keracunan, kelalaian, mana yang kemudian ada hal-hal yang mungkin ya sengaja gitu kan,” tuturnya.

Politikus Partai Gerindra itu menambahkan, DPR memberi ruang kepada BGN untuk melakukan evaluasi menyeluruh agar program MBG kembali berjalan sesuai tujuan awal. Menurut Dasco, perbaikan tata kelola dari hulu pengadaan bahan, pengawasan dapur, hingga distribusi merupakan kunci mencegah insiden serupa.

“Nah, untuk itu kita kasih kesempatan kepada BGN untuk mengadakan evaluasi. Evaluasi yang dianggap perlu sehingga program yang seharusnya dapat berjalan dengan baik ini kembali menjadi baik,” jelasnya.

Di sisi lain, BGN mengonfirmasi skala insiden terbaru di Bandung Barat. Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menyebut jumlah korban mencapai ratusan orang.

“Jumlah korban 687, yang rawat inap dan rawat jalan 59,” ujar Nanik saat dikonfirmasi, Kamis (25/9/2025).

Menindaklanjuti temuan tersebut, BGN langsung menutup dua dapur penyedia makanan (SPPG) di lokasi dan menonaktifkan kepala SPPG terkait.

“Ya ada dua dapur SPPG di situ dan kami langsung tutup, kepala SPPG-nya dinonaktifkan,” tegas Nanik, seraya memastikan penanganan terhadap para korban ditangani dinas kesehatan setempat.

Ia menambahkan, BGN akan melakukan “evaluasi total” untuk memperbaiki rantai produksi dan distribusi menu MBG agar memenuhi standar keamanan pangan.

Insiden di Bandung Barat menjadi alarm keras bagi program yang dirancang untuk meningkatkan status gizi, terutama bagi pelajar dan kelompok rentan. Pengamat kebijakan publik menilai, tiga aspek harus dibenahi serentak: pengawasan higienitas dapur dan logistik, sertifikasi kru dapur dan pemasak, serta pelaporan cepat jika ada gejala keracunan untuk memutus rantai penyebaran. Tanpa pengawasan ketat dan akuntabilitas, manfaat program berisiko tergerus oleh krisis kepercayaan publik.

Pada akhirnya, desakan DPR dan respons cepat BGN diharapkan menjadi momentum pembenahan. Penegakan standar, investigasi transparan, dan evaluasi menyeluruh adalah tiga kunci agar program MBG kembali berada di rel keselamatan dan kepercayaan masyarakat. Jika itu dilakukan konsisten, target gizi baik tidak lagi diganggu kabar keracunan, melainkan dirayakan sebagai keberhasilan layanan publik.

Silakan Bekomentar
Badan Gizi Nasional DPR Keamanan Pangan Politik Nasional Program MBG
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

Berita Terkini

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

AisyahAisyah25 Jul 2026 Daerah

10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mengurangi Stres Sehari-hari

25 Jul 2026

Universitas Republik Indonesia: Harapan Baru atau Tantangan Baru Pendidikan?

23 Jul 2026

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Simak Konsep Kampus Baru Pemerintah

23 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026

Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

23 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.