Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026
1 2 3 … 837 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

    29 Jul 2026

    Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

    28 Jul 2026

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026

    Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

    23 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Dokter Spesialis Minim di PPU dan Paser, DPRD Minta Solusi Nyata

Minimnya dokter spesialis di wilayah 3T Kalimantan Timur dinilai sebagai krisis yang belum tertangani serius.
DPRD Kaltim AisyahAisyah6 Jul 2025643
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Dokter Spesialis Minim di PPU dan Paser, DPRD Minta Solusi Nyata
Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Hartono Basuki (dok/vimora).
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Kekurangan dokter spesialis di wilayah Penajam Paser Utara (PPU) dan Paser kembali disorot. Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Hartono Basuki, menyebut situasi ini sudah berlangsung lama namun tak kunjung mendapat penyelesaian yang konkret dari pemerintah provinsi.

Hartono menyampaikan keresahannya terhadap ketimpangan distribusi tenaga kesehatan. Menurutnya, kondisi ini berdampak langsung pada mutu layanan medis yang diterima masyarakat di kawasan 3T (tertinggal, terdepan, terluar) tersebut.

“Kita masih kekurangan dokter spesialis di PPU dan Paser. Ini sudah lama terjadi dan belum ada penyelesaian yang konkret,” ujarnya belum lama ini.

Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya pemerintah daerah sempat mengirim beberapa dokter umum untuk menempuh pendidikan spesialis, namun sebagian besar tidak kembali ke daerah asal setelah lulus. Daerah seperti PPU dan Paser dianggap kurang menarik karena akses yang terbatas dan fasilitas pendukung yang minim.

“Waktu dulu saya di PPU, kita sekolahkan dokter untuk ambil spesialis, tapi nyatanya banyak yang tidak mau balik,” katanya.

Akibat dari kekosongan tenaga spesialis ini, warga yang menderita penyakit berat harus dirujuk ke rumah sakit besar di Balikpapan atau Samarinda. Proses rujukan ini tidak hanya memakan waktu, tapi juga menambah beban biaya bagi keluarga pasien.

Hartono menekankan pentingnya langkah strategis dari Pemprov Kaltim untuk mengatasi persoalan ini secara berkelanjutan. Ia mengusulkan adanya pemberian insentif serta jaminan karier bagi dokter yang bersedia mengabdi di daerah.

“Kalau tidak ada insentif atau jaminan yang memadai, mereka tidak akan mau tinggal dan bekerja di daerah. Ini tantangan kita bersama, terutama provinsi harus ambil bagian besar,” tegas Hartono.

Ia juga berharap pemerintah daerah, rumah sakit pendidikan, dan lembaga pusat dapat membentuk pola kerja sama baru untuk mengatasi ketimpangan distribusi tenaga medis, agar pelayanan kesehatan bisa dinikmati secara adil oleh seluruh masyarakat Kalimantan Timur.

Minimnya dokter spesialis menjadi sorotan utama dalam upaya memperkuat sistem kesehatan di wilayah pinggiran. DPRD Kaltim menuntut adanya komitmen nyata agar permasalahan ini tidak terus berlarut.

Silakan Bekomentar
Berita Kaltim Dokter Spesialis DPRD Kaltim Hartono Basuki Kesehatan Kalimantan Timur
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Forum Pelatih dan Atlet Kaltim Dorong Sosok Visioner Pimpin KONI Hadapi Tantangan PON

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Sosper ke-9 Damayanti Hidupkan Kembali Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Berita Terkini

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

AisyahAisyah25 Jul 2026 Daerah

10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mengurangi Stres Sehari-hari

25 Jul 2026

Universitas Republik Indonesia: Harapan Baru atau Tantangan Baru Pendidikan?

23 Jul 2026

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Simak Konsep Kampus Baru Pemerintah

23 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026

Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

23 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.