Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Lawan Hoaks dan Cyberbullying, Diskominfo Gaungkan Gerakan Smart Netizen di UNSIL

4 Mei 2026

Mitos Pokémon Go dan PHK Kurir

3 Mei 2026

May Day 2026, Prabowo Sebut Buruh Jadi Kekuatan Kemenangannya

1 Mei 2026
1 2 3 … 812 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Penyetan 234 Hadir di Tasikmalaya

    12 Apr 2026

    Tips Sehat Saat Bekerja dengan Komputer

    11 Apr 2026

    Beda Warna Ubi, Beda Manfaat untuk Tubuh Sehat

    9 Apr 2026

    Pola Pikir Kaya dan Biasa: Cara Pandang Menentukan Arah Hidup

    9 Apr 2026

    Si Merah Penjaga Jantung Sehat Alami

    8 Apr 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Dosa Kolonialisme dan Propaganda Inggris di Indonesia

Indonesia juga pernah dijajah dalam waktu singkat, yakni pada 1811-1816. Meski demikian, Indonesia tak termasuk dalam daftar resmi negara koloni Inggris
Global MundzirMundzir7 Mei 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
penobatan raja charles iii
Penobatan Raja Charles III (EMMANUEL DUNAND/AFP via Getty Images)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Westminster Abbey – Pada Sabtu (6/5/2023) lalu, Inggris melaksanakan upacara pengangkatan Raja Charles III sebagai kepala monarki dengan meriah. Acara tersebut menjadi yang terbesar dalam tujuh dekade terakhir di Inggris.

Namun demikian, Raja Charles III terbebani oleh kesalahan masa lalu Kerajaan Inggris yang terlibat dalam praktik kolonialisme dan imperialisme yang melegitimasi perbudakan. Fakta sejarah ini patut diperhatikan.

Di era kejayaannya tahun 1921, Kerajaan Inggris mengklaim sekitar seperempat wilayah Bumi. Dari 194 negara, hanya 22 di antaranya yang bukan termasuk jajahan Inggris.

Indonesia juga pernah dijajah dalam waktu singkat, yakni pada 1811-1816. Meski demikian, Indonesia tak termasuk dalam daftar resmi negara koloni Inggris.

Dosa Inggris di Indonesia

Terlepas dari fakta tersebut, Inggris memiliki peran penting dalam tragedi 1965 yang memakan banyak korban. Hal ini tertuang dalam dokumen yang sudah dideklasifikasi pada 2021 lalu.

Dilansir dari The Guardian, Minggu (7/5/2023), dokumen tersebut memuat upaya propaganda Inggris untuk menggulingkan Soekarno yang kala itu menjabat Presiden RI.

Pemicunya adalah penolakan Soekarno atas pendirian Federasi Malaysia. Soekarno kala itu curiga bahwa upaya ini hanya memuaskan kepentingan kolonialisme Inggris.

Tak terima, Inggris pun melancarkan aksi provokasi dan propaganda yang dipimpin pejabat Kantor Luar Negeri Inggris, Ed Waynne. Tim kecilnya menyebar ribuan pamflet ke Indonesia melalui Hong Kong, Jepang, dan Manila.

Tujuannya agar para anti-komunis bersatu melawan PKI yang saat itu mendukung penuh kepemimpinan Soekarno. Isinya juga merujuk ke ajakan membunuh Menteri Luar Negeri Subandrio, serta menebar kebencian ke masyarakat etnis China di Indonesia.

Selebaran itu ditujukan pula ke masyarakat Muslim anti-komunis. Inggris memanas-manasi mereka dengan menyebut bahwa komunis China akan menguasai Indonesia.

Upaya kudeta ke Soekarno sempat gagal. Namun, kekisruhan nasional bermuara ke penculikan dan pembunuhan 6 jenderal RI. Militer menyalahkan PKI dan terjadi pertumpahan darah yang lebih besar.

Dalam salah satu pamflet rahasia Inggris, tertulis soal penyesalan negara tersebut atas kisruh yang tak terkendali pada etnis China di Indonesia. Akan tetapi, dalam pamflet tertulis, “kami menyadari itu salah mereka sendiri”.

Pada tahun 1966, dalam laporannya, Wynne mengatakan operasi propaganda di Indonesia cukup berhasil. Kepentingan politik Inggris terkabulkan. Antara lain penggulingan Soekarno, berakhirnya konfrontasi Indonesia-Malaysia, dan jatuhnya Subandrio.

Silakan Bekomentar
propaganda Raja Charles III Soekarno
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Prabowo Soroti Kerugian Judi Online, Capai Rp134 Triliun

PBB Kecam Dunia Bungkam atas Kekejaman terhadap Perempuan Gaza

Indonesia Tampil di PBB, Zulhas: Siap Jadi Solusi Pangan Dunia

Berita Terkini

Lawan Hoaks dan Cyberbullying, Diskominfo Gaungkan Gerakan Smart Netizen di UNSIL

AisyahAisyah4 Mei 2026 Pendidikan

May Day 2026, Prabowo Sebut Buruh Jadi Kekuatan Kemenangannya

1 Mei 2026

PKS Tasikmalaya Mulai Konsolidasi Dini, Siapkan Mesin Politik hingga Tingkat RW

19 Apr 2026

Santri Cipasung Raih Doktor Muda di Usia 26 Tahun

17 Apr 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Mitos Pokémon Go dan PHK Kurir

3 Mei 2026

Di Balik Kesenyapanya, Sriyanti Nurfadhillah: Pendidik Muda Multiperan

23 Apr 2026

Profil Richard Mundzir: Aktif di Media, Lolos Riset Mahasiswa 2026

21 Apr 2026

Penyetan 234 Hadir di Tasikmalaya

12 Apr 2026

Tips Sehat Saat Bekerja dengan Komputer

11 Apr 2026

Beda Warna Ubi, Beda Manfaat untuk Tubuh Sehat

9 Apr 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.