Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Lawan Hoaks dan Cyberbullying, Diskominfo Gaungkan Gerakan Smart Netizen di UNSIL

4 Mei 2026

Mitos Pokémon Go dan PHK Kurir

3 Mei 2026

May Day 2026, Prabowo Sebut Buruh Jadi Kekuatan Kemenangannya

1 Mei 2026
1 2 3 … 812 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Penyetan 234 Hadir di Tasikmalaya

    12 Apr 2026

    Tips Sehat Saat Bekerja dengan Komputer

    11 Apr 2026

    Beda Warna Ubi, Beda Manfaat untuk Tubuh Sehat

    9 Apr 2026

    Pola Pikir Kaya dan Biasa: Cara Pandang Menentukan Arah Hidup

    9 Apr 2026

    Si Merah Penjaga Jantung Sehat Alami

    8 Apr 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

DPRD Kaltim Desak Strategi PAD, Fiskal 2026 Diprediksi Merosot

Penurunan proyeksi fiskal jadi alarm serius, DPRD minta pemprov Kaltim perkuat sumber pendapatan asli daerah.
DPRD Kaltim AisyahAisyah14 Jun 2025731
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
DPRD Kaltim Desak Strategi PAD, Fiskal 2026 Diprediksi Merosot
Ketua Panitia Khusus (Pansus) RPJMD, Syarifatul Sya’diah (dok/vimora).
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Ketergantungan fiskal Provinsi Kalimantan Timur terhadap dana transfer pusat disorot tajam oleh DPRD, menyusul prediksi penurunan fiskal tahun 2026 yang hanya akan mencapai Rp18,78 triliun. Jumlah ini merosot dari kisaran Rp20 hingga Rp21 triliun pada tahun anggaran 2025, menandakan sinyal waspada terhadap stabilitas keuangan daerah.

Proyeksi ini mencuat dalam pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 di DPRD Kaltim. Syarifatul Sya’diah, Ketua Panitia Khusus (Pansus) RPJMD sekaligus anggota Komisi III DPRD Kaltim, menyebutkan bahwa menurunnya pendapatan harus segera ditanggapi dengan upaya serius untuk meningkatkan kemandirian fiskal.

“Kami mendorong pemerintah provinsi untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah. Jangan terus bergantung pada dana transfer. Ini menjadi salah satu usulan Fraksi Golkar,” tegas Syarifatul usai Rapat Paripurna ke-18, Kamis 12 Juni 2025.

Ia mengungkapkan bahwa sektor-sektor potensial seperti pertambangan batu bara, perkebunan kelapa sawit, jasa, hingga industri kreatif belum dimaksimalkan secara optimal. Padahal, kata dia, jika dikelola dengan baik melalui BUMD dan perangkat kebijakan daerah, potensi itu mampu menjadi tulang punggung pendapatan daerah.

“Kalau belanja kita terus tinggi, tapi pendapatan tidak digenjot, ya akan selalu defisit. Kita ingin Kaltim bisa meniru daerah yang sudah mandiri secara fiskal seperti Surabaya atau Jakarta,” ujarnya.

Menurut Syarifatul, kemandirian fiskal bukan semata soal angka, tapi juga soal kedaulatan dalam menyusun arah pembangunan. Ketika daerah punya kekuatan finansial sendiri, maka kebijakan pun bisa dirancang lebih fleksibel tanpa intervensi pusat.

“Kita ini kaya. Tinggal bagaimana caranya pemerintah berani dan serius menarik peluang usaha dan menjadikan BUMD sebagai lumbung PAD yang konkret,” katanya menambahkan.

DPRD juga mendorong adanya reformasi dalam tata kelola fiskal, termasuk perbaikan manajemen BUMD, perluasan basis pajak daerah, hingga menciptakan iklim investasi yang sehat. Hal ini dinilai penting dalam menghadapi tantangan pembiayaan pembangunan lima tahun mendatang.

“Reformasi fiskal ini tidak bisa ditunda lagi. Kalau tidak dimulai sekarang, kita akan kesulitan menutup kebutuhan anggaran untuk pembangunan jangka menengah,” tuturnya.

Penurunan fiskal 2026 menurut DPRD menjadi momentum reflektif bahwa selama ini ketergantungan terhadap dana pusat terlalu dominan. Dengan tantangan ke depan yang semakin kompleks, daerah dituntut kreatif mencari ruang-ruang fiskal baru.

Dalam pembahasan RPJMD 2025–2029, DPRD menekankan bahwa aspek kemandirian fiskal harus menjadi prioritas utama. Perencanaan pembangunan harus berorientasi pada penguatan potensi lokal yang berkelanjutan.

“Kemandirian itu bukan pilihan, tapi keniscayaan. Kalau tidak sekarang, kapan lagi?” pungkas Syarifatul.

Silakan Bekomentar
Berita Kaltim DPRD Kaltim Pendapatan Asli Daerah RPJMD 2025–2029 Syarifatul Sya’diah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Forum Pelatih dan Atlet Kaltim Dorong Sosok Visioner Pimpin KONI Hadapi Tantangan PON

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Sosper ke-9 Damayanti Hidupkan Kembali Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Berita Terkini

Lawan Hoaks dan Cyberbullying, Diskominfo Gaungkan Gerakan Smart Netizen di UNSIL

AisyahAisyah4 Mei 2026 Pendidikan

May Day 2026, Prabowo Sebut Buruh Jadi Kekuatan Kemenangannya

1 Mei 2026

PKS Tasikmalaya Mulai Konsolidasi Dini, Siapkan Mesin Politik hingga Tingkat RW

19 Apr 2026

Santri Cipasung Raih Doktor Muda di Usia 26 Tahun

17 Apr 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Mitos Pokémon Go dan PHK Kurir

3 Mei 2026

Di Balik Kesenyapanya, Sriyanti Nurfadhillah: Pendidik Muda Multiperan

23 Apr 2026

Profil Richard Mundzir: Aktif di Media, Lolos Riset Mahasiswa 2026

21 Apr 2026

Penyetan 234 Hadir di Tasikmalaya

12 Apr 2026

Tips Sehat Saat Bekerja dengan Komputer

11 Apr 2026

Beda Warna Ubi, Beda Manfaat untuk Tubuh Sehat

9 Apr 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.