Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Decluttering Jadi Kebiasaan Baru untuk Rumah Lebih Nyaman

23 Jun 2026

Jangan Takut Tertinggal: Setiap Orang Memiliki Suksesnya Sendiri

22 Jun 2026

Tips Merapikan Tempat Tidur agar Kamar Terlihat Lebih Nyaman

22 Jun 2026
1 2 3 … 822 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Decluttering Jadi Kebiasaan Baru untuk Rumah Lebih Nyaman

    23 Jun 2026

    Jangan Takut Tertinggal: Setiap Orang Memiliki Suksesnya Sendiri

    22 Jun 2026

    Tips Merapikan Tempat Tidur agar Kamar Terlihat Lebih Nyaman

    22 Jun 2026

    Tips Traveling Nyaman agar Liburan Makin Berkesan

    21 Jun 2026

    Segudang Manfaat Kunyit untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

    20 Jun 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

DPRD Kaltim Dorong Pendapatan Alternatif Akibat Turunnya DBH

Pemangkasan anggaran dan turunnya Dana Bagi Hasil sektor tambang memaksa Kaltim mencari sumber pendapatan baru.
DPRD Kaltim AisyahAisyah7 Jun 2025775
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
DPRD Kaltim Dorong Pendapatan Alternatif Akibat Turunnya DBH
Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono (dok/ist).
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor tambang dan kebijakan efisiensi anggaran yang diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 menekan fiskal daerah Kalimantan Timur. DPRD Kaltim kini mendorong upaya pencarian sumber pendapatan alternatif demi menjaga keberlanjutan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono, menyatakan bahwa eksplorasi potensi pendapatan dari sektor-sektor lain kini menjadi urgensi di tengah perlambatan ekonomi. Ia menilai perlambatan ini berdampak langsung terhadap kemampuan serapan dan daya beli daerah dalam APBD 2025 maupun proyeksi 2026.

“Kita ingin mencoba potensi-potensi pendapatan dari sektor lain. Artinya memang ada APBD kita mengalami perlambatan, yang diakibatkan oleh Perpres No.1 Tahun 2025 itu,” ujar Sapto.

Sapto menjelaskan bahwa penurunan harga batu bara dan kebijakan efisiensi pemerintah pusat memperparah kondisi fiskal daerah. Sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) pun ikut menurun. Akibatnya, pendapatan dari DBH sektor tambang turun signifikan, termasuk dari sektor Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) sebesar 1,5 persen.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya telah menanyakan kepada Biro Ekonomi terkait kepastian penerimaan personal income (PI) sebesar 10%, namun belum memperoleh kejelasan.

“Yang jelas tadi dari BPKAD dan Bapenda menjelaskan berapa dana transfer kita, mana yang bisa terpakai, mana yang sudah terealisasi, nanti persisnya akan disampaikan di rapat anggaran,” tambahnya.

DPRD Kaltim kini juga melakukan cross-check terhadap penyebab penurunan pendapatan dari sektor tambang, termasuk kemungkinan penurunan produksi atau anjloknya harga komoditas.

Selain itu, DPRD mendorong optimalisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor Penggunaan Kawasan Hutan (PKH) dan Pajak Kehutanan Tambang (PKT).

“Selama ini, kerusakan hutan terjadi di sini, tapi pemasukan tidak datang ke daerah kita. Itu yang akan kita perjuangkan,” tegas Sapto.

Ia mengatakan DPRD telah meminta Menteri ESDM untuk hadir dan menjelaskan hal ini kepada Gubernur serta menyurati pemerintah pusat agar Kaltim mendapat pemasukan tambahan dari sektor PKH dan PKT.

Akibat penurunan DBH, proyeksi APBD Kaltim tahun 2026 diperkirakan hanya mencapai Rp18 triliun, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp20 triliun.

Situasi ini mendorong Pemprov Kaltim melakukan efisiensi di berbagai sektor. Salah satunya, Musrenbang yang biasa digelar di luar kota, kini dilaksanakan lebih hemat di Lamin Etam, Samarinda.

Dengan tantangan fiskal yang tidak ringan, DPRD Kaltim berkomitmen untuk terus mencari solusi atas pelemahan pendapatan daerah. Sapto memastikan bahwa lembaganya akan tetap memperjuangkan sumber pemasukan yang adil bagi daerah yang selama ini turut menyumbang kekayaan nasional, khususnya dari sektor pertambangan dan kehutanan.

Silakan Bekomentar
Berita Kaltim BH Tambang DPRD Kaltim DSapto Setyo Pramono Pendapatan Alternatif PKH dan PKT
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Forum Pelatih dan Atlet Kaltim Dorong Sosok Visioner Pimpin KONI Hadapi Tantangan PON

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Sosper ke-9 Damayanti Hidupkan Kembali Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Berita Terkini

Permainan Tradisional yang Mulai Terlupakan oleh Zaman

AisyahAisyah19 Jun 2026 Kebudayaan

Nezar Patria Dorong Etika AI Diterapkan Sejak Awal

17 Jun 2026

Menag Dorong Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah

25 Mei 2026

BPJPH Perluas Jejaring Halal ke Eropa dan Asia

21 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Decluttering Jadi Kebiasaan Baru untuk Rumah Lebih Nyaman

23 Jun 2026

Jangan Takut Tertinggal: Setiap Orang Memiliki Suksesnya Sendiri

22 Jun 2026

Tips Merapikan Tempat Tidur agar Kamar Terlihat Lebih Nyaman

22 Jun 2026

Tips Traveling Nyaman agar Liburan Makin Berkesan

21 Jun 2026

Segudang Manfaat Kunyit untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

20 Jun 2026

Belajar Mandiri di Universitas Terbuka: Tantangan dan Solusi Praktis

18 Jun 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.