Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Pramuka Khalifa Curi Start Jalankan Regulasi Baru, Struktur Gugus Depan Langsung Ditata

6 Agu 2026

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026
1 2 3 … 837 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

    29 Jul 2026

    Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

    28 Jul 2026

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026

    Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

    23 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Fraksi Demokrat Dorong Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Daerah di Kutai Timur

DPRD Kutim Lutfi RahmaLutfi Rahma19 Jun 2024714
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Fraksi Demokrat Dorong Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Daerah di Kutai Timur
Anggota Fraksi Demokrat DPRD Kutai Timur, Muhammad Amin.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kutim – Anggota Fraksi Demokrat DPRD Kutai Timur, Muhammad Amin, menyampaikan pandangan umum fraksinya terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023. Dalam sidang paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Kutim, Amin memberikan sejumlah catatan dan saran untuk peningkatan pengelolaan anggaran di masa depan.

Dalam paparannya, Muhammad Amin menggarisbawahi pentingnya meningkatkan realisasi PAD yang pada tahun 2023 mencapai Rp352,46 miliar atau 44,76% dari target Rp787,53 miliar. Ia menilai angka ini masih belum optimal mengingat banyak kebutuhan dasar masyarakat yang belum terpenuhi.

“Realisasi pendapatan daerah tersebut perlu diapresiasi, namun masyarakat perlu tahu apakah peningkatan PAD ini didominasi oleh kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau faktor lainnya,” kata Amin, Kamis (13/6/2024).

Amin mempertanyakan apakah BUMD dan Perusda di Kutai Timur telah beroperasi secara optimal untuk meningkatkan PAD. “Kita tidak boleh bergantung pada satu sektor saja,” tambahnya.

Fraksi Demokrat memuji peningkatan pendapatan daerah dan berharap realisasi belanja daerah dapat meningkat lebih besar lagi. Tahun 2023 mencatat realisasi belanja sebesar Rp7,54 triliun atau 84,18% dari anggaran Rp8,96 triliun.

“Dengan meningkatnya realisasi pendapatan dan belanja daerah, pelayanan pemerintah harus menjadi lebih efektif dan efisien, terutama dalam program yang terkait dengan kesejahteraan masyarakat dan percepatan pembangunan,” ujar Amin.

Amin juga mengapresiasi persentase realisasi belanja transfer yang mencapai Rp811,45 miliar atau 98,36% dari anggaran Rp824,94 miliar.

“Ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam mempercepat pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di desa,” ujarnya.

Fraksi Demokrat mencatat bahwa nilai aset daerah hingga 31 Desember 2023 mencapai Rp18 triliun. Amin menyoroti pentingnya investasi pada BUMD untuk meningkatkan PAD dan pemanfaatan maksimal aset lancar dan tetap.

“Investasi pada BUMD harus memberikan keuntungan yang signifikan,” katanya.

Fraksi Demokrat juga menekankan pentingnya menyelesaikan kewajiban keuangan yang mencapai Rp189,66 miliar. Amin menekankan bahwa kewajiban ini harus diselesaikan 100% di tahun 2024 agar tidak ada utang di tahun berikutnya.

“Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan sangat penting. Informasi harus dibuka secara jelas dan mudah diakses oleh masyarakat,” tegasnya.

Menutup pandangannya, Amin menekankan bahwa Fraksi Demokrat berharap program pemerintah Kutai Timur ke depan lebih fokus, efisien, dan memperhatikan kebutuhan mendasar masyarakat.

“Terutama dalam hal infrastruktur seperti akses jalan darat, pelabuhan laut dan udara, serta jaringan internet hingga ke pelosok desa,” ujarnya.

Sidang paripurna ini menjadi momentum bagi Fraksi Demokrat untuk mendorong optimalisasi pengelolaan keuangan daerah dan memastikan bahwa setiap anggaran yang dikeluarkan benar-benar bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Kutai Timur.

Dengan berbagai masukan dan saran yang disampaikan, diharapkan pengelolaan APBD tahun-tahun mendatang dapat lebih baik, transparan, dan akuntabel.

Silakan Bekomentar
DPRD Kutim Kabat Kutim Muhammad Amin Ranperda
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Baharuddin Desak DPRD Kaltim Tuntaskan Konflik Bendungan Marang Kayu

DPRD Kutim Siap Perkuat Anggaran untuk Pengembangan UMKM Lokal

Perjuangkan Keadilan Guru, DPRD Kutim Usul Perda Khusus Pendidikan

Berita Terkini

Pramuka Khalifa Curi Start Jalankan Regulasi Baru, Struktur Gugus Depan Langsung Ditata

AisyahAisyah6 Agu 2026 Pendidikan

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

25 Jul 2026

10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mengurangi Stres Sehari-hari

25 Jul 2026

Universitas Republik Indonesia: Harapan Baru atau Tantangan Baru Pendidikan?

23 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026

Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

23 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.