Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

3 Feb 2026

Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

2 Feb 2026

Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

2 Feb 2026
1 2 3 … 799 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

    3 Feb 2026

    Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

    2 Feb 2026

    Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

    2 Feb 2026

    Biar Nggak Ketinggalan Zaman, Kuasai 5 Skill Ini

    31 Jan 2026

    Uniknya Singkatan Jajanan Indonesia, Bikin Laper dan Ngakak!

    30 Jan 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Fraksi PKS Kutim Usulkan Perluasan Basis Pajak untuk Tingkatkan PAD

DPRD Kutim Lutfi RahmaLutfi Rahma22 Nov 2024624
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Fraksi PKS Kutim Usulkan Perluasan Basis Pajak untuk Tingkatkan PAD
Fraksi PKS DPRD Kutim Syaiful Bakhri. (Ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kutai Timur – Dalam Rapat Paripurna Ke-XX Masa Persidangan Ke-I Tahun Sidang 2024/2025 pada Jumat (22/11/2024), Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kutai Timur menekankan pentingnya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pandangan ini disampaikan oleh Syaiful Bakhri saat membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Syaiful mengungkapkan bahwa proyeksi PAD tahun 2025 sebesar Rp358,388 miliar dapat ditingkatkan dengan memperluas basis pajak daerah dan optimalisasi retribusi. Menurutnya, langkah ini akan memperkuat kemandirian keuangan daerah dan mendorong pembangunan berkelanjutan.

“Target PAD yang ada sudah baik, tetapi potensi kita masih jauh lebih besar. Pemerintah harus memperluas basis pajak dengan mengidentifikasi objek baru dan memastikan kepatuhan wajib pajak,” ujar Syaiful.

Potensi PAD Masih Besar

Fraksi PKS mengapresiasi proyeksi pendapatan daerah tahun 2025 sebesar Rp11,151 triliun, yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer, dan lain-lain pendapatan yang sah. Meski demikian, mereka meyakini bahwa pemerintah perlu menggali potensi PAD secara maksimal.

“Basis pajak yang diperluas, termasuk pajak usaha kecil dan menengah (UKM) serta retribusi jasa layanan, dapat meningkatkan pendapatan daerah tanpa membebani masyarakat kecil,” tambah Syaiful.

Ia juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan pajak dan retribusi agar tidak ada kebocoran yang merugikan keuangan daerah.

Fokus pada Efisiensi dan Dampak Belanja

Selain PAD, Fraksi PKS menyoroti pentingnya efisiensi dalam belanja daerah. Syaiful menyatakan bahwa belanja modal harus mendapatkan porsi yang memadai untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang memberikan dampak jangka panjang.

“Belanja modal memberikan manfaat lebih dari satu tahun anggaran. Ini harus menjadi prioritas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.

Fraksi PKS juga mengingatkan bahwa belanja operasi senilai Rp5,603 triliun harus dimanfaatkan secara efisien untuk pelayanan publik, seperti pendidikan, kesehatan, dan pengembangan ekonomi kerakyatan.

Pengawasan dan Transparansi

Sebagai penutup, Syaiful menegaskan bahwa DPRD Kutim akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap realisasi anggaran daerah. Ia meminta pemerintah memastikan bahwa setiap rupiah yang dianggarkan benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa pengelolaan PAD dilakukan secara transparan dan akuntabel. Sinergi antara eksekutif dan legislatif sangat penting untuk menciptakan anggaran yang adil dan efektif,” tegasnya.

Fraksi PKS berharap upaya perluasan basis pajak dan optimalisasi PAD dapat mendorong kemandirian keuangan daerah, sekaligus menciptakan pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan di Kutai Timur.

Silakan Bekomentar
DPRD Kutim Kabar Kutim Syaiful Bakhri
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Baharuddin Desak DPRD Kaltim Tuntaskan Konflik Bendungan Marang Kayu

DPRD Soroti Ketimpangan Jalan, Tol Penting tapi Desa Juga Butuh Akses

DPRD Kutim Siap Perkuat Anggaran untuk Pengembangan UMKM Lokal

Berita Terkini

Jalan Kaki 30 Menit: Sehat, Murah, dan Banyak Manfaatnya

AisyahAisyah29 Jan 2026 Kesehatan

Susu Dingin vs Susu Hangat, Mana yang Lebih Baik

27 Jan 2026

Nutrisi Tersembunyi di Kulit Buah

20 Jan 2026

Kelapa Muda vs Kelapa Tua

19 Jan 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

3 Feb 2026

Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

2 Feb 2026

Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

2 Feb 2026

Permainan Tradisional, Warisan Ceria Penuh Makna

31 Jan 2026

Biar Nggak Ketinggalan Zaman, Kuasai 5 Skill Ini

31 Jan 2026

Uniknya Singkatan Jajanan Indonesia, Bikin Laper dan Ngakak!

30 Jan 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.