Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

3 Feb 2026

Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

2 Feb 2026

Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

2 Feb 2026
1 2 3 … 799 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

    3 Feb 2026

    Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

    2 Feb 2026

    Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

    2 Feb 2026

    Biar Nggak Ketinggalan Zaman, Kuasai 5 Skill Ini

    31 Jan 2026

    Uniknya Singkatan Jajanan Indonesia, Bikin Laper dan Ngakak!

    30 Jan 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Gelombang Panas Membara: Krisis Iklim di Seluruh Dunia

Gelombang panas ini dinamai "Cerberus" oleh Badan Meteorologi Italia, yang memperlihatkan betapa mengerikannya situasi cuaca saat ini
Global Intan WardahIntan Wardah16 Jul 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Iklim
Ilustrasi. Gelombang Panas Membara: Krisis Iklim di Seluruh Dunia (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Cuaca ekstrem dan gelombang panas yang melanda Eropa telah mencapai tingkat krisis iklim. Italia menjadi salah satu negara yang terparah terkena dampaknya, dengan 16 kota, termasuk Roma dan Florence, mengeluarkan risiko kesehatan ekstrim (16/07/2023).

Suhu rekor melampaui batas normal, dan ilmuwan iklim dari Badan Antariksa Eropa (European Space Agency/ESA) bahkan memperingatkan bahwa pulau Sisilia dan Sardinia berpotensi mencatat suhu ekstrem hingga 48 derajat Celcius – yang bisa menjadi rekor tertinggi dalam sejarah Eropa. Di Roma, suhu dapat mencapai 44 derajat Celcius.

Peringatan Panas Menyeluruh di Eropa

Italia mengeluarkan peringatan panas tertinggi kedua, dan Kementerian Kesehatan menyarankan masyarakat untuk mengambil tindakan pencegahan, seperti tetap terhidrasi, mengonsumsi makanan ringan, dan menghindari sinar matahari langsung di jam-jam terpanas.

Namun, bahaya gelombang panas tidak hanya terbatas pada Italia, melainkan menyebar ke negara-negara lain seperti Spanyol, Prancis, Jerman, dan Polandia.

Gelombang Panas Melanda Eropa

Gelombang panas juga melanda Yunani, menyebabkan penutupan Akropolis Athena selama dua hari karena suhu yang ganas. Spanyol mengalami suhu ekstrem tidak hanya di wilayah selatan, tetapi juga di wilayah utara yang biasanya lebih dingin dari wilayah selatan.

Di kota Seville, Cordoba, dan Granada, suhu mencapai 40 derajat Celcius, sementara wilayah utara seperti Navarra juga mengalami panas mencapai 40 derajat Celcius – sebuah fenomena luar biasa.

Gelombang panas ini dinamai “Cerberus” oleh Badan Meteorologi Italia, yang memperlihatkan betapa mengerikannya situasi cuaca saat ini. Hal ini menjadi perhatian besar bagi kesehatan masyarakat, terutama karena bertepatan dengan periode ramai kunjungan turis selama musim panas di Eropa.

Krisis Iklim dan Gelombang Panas

Bukan hanya Eropa yang mengalami cuaca ekstrem, tetapi juga beberapa bagian barat Amerika Serikat. Lebih dari 90 juta orang di bawah peringatan panas karena gelombang panas yang berbahaya berlangsung selama berminggu-minggu. Bahkan, Australia juga merasakan dampaknya, dengan Sydney mengalami cuaca hangat yang di luar musim selama bulan musim dingin.

Krisis iklim semakin nyata dan mempengaruhi banyak aspek kehidupan. Gelombang panas ekstrem ini menjadi peringatan bagi semua orang tentang pentingnya mengambil langkah-langkah untuk mengatasi perubahan iklim dan melindungi bumi kita. Saatnya bersatu dalam usaha bersama untuk melawan krisis iklim yang semakin mengancam keseimbangan alam dan kehidupan kita.

Silakan Bekomentar
Badan Antariksa Eropa Krisis Iklim
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Prabowo Soroti Kerugian Judi Online, Capai Rp134 Triliun

PBB Kecam Dunia Bungkam atas Kekejaman terhadap Perempuan Gaza

Indonesia Tampil di PBB, Zulhas: Siap Jadi Solusi Pangan Dunia

Berita Terkini

Jalan Kaki 30 Menit: Sehat, Murah, dan Banyak Manfaatnya

AisyahAisyah29 Jan 2026 Kesehatan

Susu Dingin vs Susu Hangat, Mana yang Lebih Baik

27 Jan 2026

Nutrisi Tersembunyi di Kulit Buah

20 Jan 2026

Kelapa Muda vs Kelapa Tua

19 Jan 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

3 Feb 2026

Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

2 Feb 2026

Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

2 Feb 2026

Permainan Tradisional, Warisan Ceria Penuh Makna

31 Jan 2026

Biar Nggak Ketinggalan Zaman, Kuasai 5 Skill Ini

31 Jan 2026

Uniknya Singkatan Jajanan Indonesia, Bikin Laper dan Ngakak!

30 Jan 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.