Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026
1 2 3 … 837 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

    29 Jul 2026

    Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

    28 Jul 2026

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026

    Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

    23 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Guntur Dukung Festival Jembayan Jadi Wadah Pelestarian Budaya

Festival tahunan di Desa Jembayan dinilai penting dalam menjaga nilai sejarah, adat, dan semangat gotong royong masyarakat.
DPRD Kaltim AisyahAisyah18 Jul 2025656
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Guntur Dukung Festival Jembayan Jadi Wadah Pelestarian Budaya
Anggota DPRD Kalimantan Timur, Guntur (dok/vimora)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Guntur, menyebut Festival Jembayan Kampung Tuha (FJKT) sebagai ruang penting untuk menyulam kembali kesadaran masyarakat akan sejarah dan warisan leluhur.

Meskipun tak hadir dalam pembukaan, Guntur tetap mengikuti salah satu prosesi paling sakral dalam festival, yakni ziarah ke makam Aji Pangeran Sinom Panji Mendapa. Ia hadir bersama tokoh adat, panitia, dan undangan lainnya sebagai bentuk penghormatan terhadap pendiri Desa Jembayan yang menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas masyarakat setempat.

Menurut politisi PDI Perjuangan dari Dapil Kutai Kartanegara itu, FJKT memiliki peran strategis sebagai pengikat memori kolektif yang mulai pudar seiring perubahan zaman. Festival ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, melainkan wahana pelestarian budaya dan pemersatu sosial yang harus terus dijaga dan diperkuat.

“Saya ikut senang dalam kegiatan ini. Kita mengangkat budaya, berarti kita ingat dengan sejarah. Otomatis ke depannya kita lebih baik lagi,” ujar Guntur saat diwawancara, belum lama ini.

Ia menambahkan, merawat sejarah adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas tokoh adat atau pemerintah desa. Momentum seperti FJKT harus dimanfaatkan sebagai pengingat kolektif tentang siapa kita dan dari mana kita berasal.

Guntur juga mengapresiasi konsistensi penyelenggara yang telah enam tahun menghidupkan festival ini, dan menilai ziarah ke makam leluhur semestinya menjadi elemen wajib dalam peringatan hari jadi desa.

“Jadi pada saat ulang tahun Desa Jembayan itu minimal kita harus ziarah dulu ke makam tersebut. Saya juga baru tahu itu,” ungkapnya.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya membangun kembali semangat gotong royong yang menjadi kekuatan masyarakat Jembayan di masa lampau. Ia menilai nilai itu mulai luntur di tengah modernitas, padahal gotong royong adalah filosofi hidup yang mengakar kuat dalam budaya lokal.

“Karena orang-orang pada zaman dahulu itu yang ditingkatkan juga bagaimana kegotongroyongannya, ini yang diutamakan,” kata Guntur.

Ia berharap Festival Jembayan Kampung Tuha tak sekadar menjadi rutinitas tahunan, tapi terus berkembang dalam muatan adat dan budaya yang bermakna. Menurutnya, esensi festival harus dipahami, bukan hanya dirayakan.

“Jangan sampai di zaman sekarang ini kita sering lupa akan gotong royong. Saya berharap kegiatan seperti ini ke depannya itu lebih ditingkatkan lagi, jadi setiap tahun harus diadakan, minimal bagaimana kita menyatukan masyarakat,” pungkasnya.

Silakan Bekomentar
Berita Kaltim DPRD Kaltim Festival Jembayan Guntur Identitas Budaya Kukar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Forum Pelatih dan Atlet Kaltim Dorong Sosok Visioner Pimpin KONI Hadapi Tantangan PON

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Sosper ke-9 Damayanti Hidupkan Kembali Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Berita Terkini

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

AisyahAisyah25 Jul 2026 Daerah

10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mengurangi Stres Sehari-hari

25 Jul 2026

Universitas Republik Indonesia: Harapan Baru atau Tantangan Baru Pendidikan?

23 Jul 2026

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Simak Konsep Kampus Baru Pemerintah

23 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026

Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

23 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.