Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

3 Feb 2026

Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

2 Feb 2026

Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

2 Feb 2026
1 2 3 … 799 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

    3 Feb 2026

    Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

    2 Feb 2026

    Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

    2 Feb 2026

    Biar Nggak Ketinggalan Zaman, Kuasai 5 Skill Ini

    31 Jan 2026

    Uniknya Singkatan Jajanan Indonesia, Bikin Laper dan Ngakak!

    30 Jan 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

IMF Tak Ingin Indonesia Jadi Negara Maju!

Dalam konferensi pers pada 21 Juli 2023, Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa pemerintah tetap konsisten dalam melaksanakan kebijakan hilirisasi
Ekonomi Intan WardahIntan Wardah21 Jul 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
IMF
Dalam konferensi pers pada 21 Juli 2023, Bahlil Lahadalia (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Pemerintah Indonesia menerima rekomendasi dari Dana Moneter Internasional (IMF) terkait kebijakan hilirisasi nikel yang perlu ditinjau ulang. IMF juga menyatakan bahwa rencana untuk memperluas kebijakan tersebut ke komoditas lain harus dihapus. Namun, Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menanggapi rekomendasi tersebut dengan skeptis.(21/07/2023).

Ia menyatakan bahwa lembaga internasional tersebut tidak ingin melihat Indonesia menjadi negara maju, sehingga mengadopsi pendekatan yang berbeda.

Perbedaan Pendapat Mengenai Hilirisasi Nikel

Dalam konferensi pers pada 21 Juli 2023, Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa pemerintah tetap konsisten dalam melaksanakan kebijakan hilirisasi. Meskipun ada protes dari berbagai pihak terhadap kebijakan ini, pemerintah berkomitmen untuk mendorong insentif yang lebih baik lagi demi kemajuan industri dalam negeri.

Namun, IMF tiba-tiba mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa Indonesia sebaiknya mempertimbangkan penghapusan secara bertahap larangan ekspor nikel dan tidak memperluasnya untuk komoditas lain. IMF juga menyarankan agar program hilirisasi di Indonesia dievaluasi ulang, terutama dalam hal analisis biaya dan manfaat.

Rekomendasi Evaluasi Kebijakan Hilirisasi

Lembaga internasional ini berpendapat bahwa kebijakan hilirisasi sejauh ini merugikan Indonesia.Pendekatan kebijakan industri juga menjadi perhatian IMF, yang menginginkan agar kebijakan tersebut didesain tanpa menghalangi persaingan dan inovasi. IMF juga menekankan pentingnya meminimalkan efek negatif dari lintas batas dalam upaya meningkatkan nilai tambah produksi.

Untuk itu, IMF merekomendasikan adanya analisis rutin mengenai biaya dan manfaat hilirisasi. Analisis tersebut harus secara berkala disajikan dengan fokus pada keberhasilan hilirisasi dan apakah perluasan kebijakan ini diperlukan untuk komoditas mineral lain.

Hilirisasi untuk Pertumbuhan Ekonomi

Pemerintah diharapkan mempertimbangkan kebijakan hilirisasi yang lebih tepat untuk mencapai tujuan meningkatkan nilai tambah produksi. IMF berharap bahwa dengan pendekatan yang sesuai, Indonesia dapat memanfaatkan potensi sumber daya alamnya secara optimal, menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan ekspor, dan mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

Namun, tentu saja, rekomendasi IMF ini tetap menjadi bahan diskusi dan evaluasi lebih lanjut bagi pemerintah Indonesia. Kebijakan ekonomi adalah suatu hal yang kompleks dan harus dipertimbangkan dengan cermat untuk memastikan manfaat jangka panjang bagi rakyat dan perekonomian secara keseluruhan.

Silakan Bekomentar
Bahlil Lahadalia IMF Indonesia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Pemerintah Pantau Dampak Krisis Venezuela terhadap Minyak Dunia

Prabowo Gunakan Dana Korupsi dan Efisiensi untuk Bayar Whoosh

Menaker Wanti-wanti Program Magang Nasional Tak Jadi Ajang Eksploitasi

Berita Terkini

Jalan Kaki 30 Menit: Sehat, Murah, dan Banyak Manfaatnya

AisyahAisyah29 Jan 2026 Kesehatan

Susu Dingin vs Susu Hangat, Mana yang Lebih Baik

27 Jan 2026

Nutrisi Tersembunyi di Kulit Buah

20 Jan 2026

Kelapa Muda vs Kelapa Tua

19 Jan 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

3 Feb 2026

Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

2 Feb 2026

Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

2 Feb 2026

Permainan Tradisional, Warisan Ceria Penuh Makna

31 Jan 2026

Biar Nggak Ketinggalan Zaman, Kuasai 5 Skill Ini

31 Jan 2026

Uniknya Singkatan Jajanan Indonesia, Bikin Laper dan Ngakak!

30 Jan 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.