Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Tips Traveling Nyaman agar Liburan Makin Berkesan

21 Jun 2026

Segudang Manfaat Kunyit untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

20 Jun 2026

Permainan Tradisional yang Mulai Terlupakan oleh Zaman

19 Jun 2026
1 2 3 … 821 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Tips Traveling Nyaman agar Liburan Makin Berkesan

    21 Jun 2026

    Segudang Manfaat Kunyit untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

    20 Jun 2026

    Belajar Mandiri di Universitas Terbuka: Tantangan dan Solusi Praktis

    18 Jun 2026

    Pentingnya Disiplin Diri bagi Mahasiswa Universitas Terbuka

    18 Jun 2026

    Beragam Manfaat Jahe untuk Menjaga Tubuh Tetap Prima

    18 Jun 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Ketimpangan Pendidikan di Kaltim, Ekti: Ini Soal Keadilan!

Ketimpangan fasilitas pendidikan di pedalaman Kalimantan Timur kembali disorot menjelang tahun ajaran baru.
DPRD Kaltim AisyahAisyah10 Jun 2025590
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ketimpangan Pendidikan di Kaltim, Ekti: Ini Soal Keadilan!
Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel (dok/vimora)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Ketimpangan akses pendidikan di Kalimantan Timur kembali menjadi sorotan dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi IV DPRD Kaltim dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur yang digelar di Gedung E DPRD Kaltim, Selasa (10/6/2025).

Dalam rapat yang secara khusus membahas kesiapan dan evaluasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 ini, Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, menegaskan perlunya pemerataan fasilitas pendidikan di seluruh wilayah provinsi, termasuk daerah-daerah terpencil.

Menurut Ekti, permasalahan klasik berupa keterbatasan daya tampung sekolah yang tidak sebanding dengan jumlah peserta didik terus berulang setiap tahun ajaran baru. Ia mencontohkan situasi di Balikpapan yang mencerminkan ketimpangan serius karena tingginya angka pendaftar yang tak tertampung oleh sekolah negeri.

“Setiap tahun kita hadapi masalah yang sama. Ini bukan hanya soal teknis pendaftaran, tapi soal keadilan. Anak-anak di Kaltim harus punya hak yang sama atas pendidikan,” ujar Ekti.

Politikus Partai Gerindra dari daerah pemilihan Mahakam Ulu dan Kutai Barat ini menilai, pemerintah provinsi perlu segera membangun sekolah-sekolah baru guna menjawab kebutuhan tersebut. Ia menekankan bahwa penyediaan infrastruktur pendidikan baru bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

“Kita berharap ada penambahan sekolah baru,” tegasnya, menyoroti perlunya solusi jangka panjang untuk pemerataan pendidikan.

Lebih jauh, Ekti juga menyoroti kondisi pendidikan di wilayah pedalaman seperti Mahulu. Ia menilai pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di kawasan tersebut sudah sangat mendesak dan tak bisa lagi ditunda.

“Kita sedang berproses,” katanya singkat mengenai upaya pengadaan lahan sebagai tahap awal pembangunan SMK di Mahulu.

Menurut Ekti, lokasi paling potensial untuk pembangunan SMK adalah Ujo Bilang, karena letaknya yang strategis dan mudah dijangkau oleh peserta didik dari berbagai kampung. Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa satu-satunya SMA di wilayah tersebut kini telah menampung lebih dari 400 siswa, angka yang dianggap telah melampaui batas ideal kapasitas sekolah.

Sebagai Wakil Ketua Badan Anggaran DPRD Kaltim, Ekti menilai bahwa investasi dalam pembangunan sekolah di daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T) harus menjadi prioritas dalam kebijakan anggaran provinsi.

“Ini bukan hanya tentang bangunan fisik, tapi tentang keadilan sosial dan jaminan masa depan anak-anak Kaltim,” ungkapnya.

Ia mendesak agar pemerintah tidak hanya fokus membenahi sistem penerimaan peserta didik di perkotaan, tetapi juga memastikan bahwa setiap anak di pedalaman mendapatkan fasilitas pendidikan yang memadai.

Dalam konteks itu, Ekti juga berharap Dinas Pendidikan Kaltim mengambil langkah konkret untuk memastikan pembangunan SMK di Mahulu dapat segera terealisasi, termasuk mempercepat proses pengadaan lahan dan alokasi anggaran.

Kritik dan harapan yang disampaikan Ekti mencerminkan kekhawatiran mendalam terhadap ketimpangan yang masih terjadi dalam dunia pendidikan di Kaltim, terutama menyangkut wilayah dengan akses terbatas.

Dengan mendekati dimulainya tahun ajaran baru, berbagai pemangku kebijakan diharap lebih sigap dalam menjawab tantangan pendidikan agar seluruh wilayah Kalimantan Timur mendapat kesempatan yang adil dan merata.

Silakan Bekomentar
Berita Kaltim DPRD Kaltim Ekti Imanuel SPMB 2025
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Forum Pelatih dan Atlet Kaltim Dorong Sosok Visioner Pimpin KONI Hadapi Tantangan PON

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Sosper ke-9 Damayanti Hidupkan Kembali Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Berita Terkini

Permainan Tradisional yang Mulai Terlupakan oleh Zaman

AisyahAisyah19 Jun 2026 Kebudayaan

Nezar Patria Dorong Etika AI Diterapkan Sejak Awal

17 Jun 2026

Menag Dorong Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah

25 Mei 2026

BPJPH Perluas Jejaring Halal ke Eropa dan Asia

21 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Tips Traveling Nyaman agar Liburan Makin Berkesan

21 Jun 2026

Segudang Manfaat Kunyit untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

20 Jun 2026

Belajar Mandiri di Universitas Terbuka: Tantangan dan Solusi Praktis

18 Jun 2026

Pentingnya Disiplin Diri bagi Mahasiswa Universitas Terbuka

18 Jun 2026

Beragam Manfaat Jahe untuk Menjaga Tubuh Tetap Prima

18 Jun 2026

Deretan Makanan Khas Tasikmalaya yang Menggugah Selera

17 Jun 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.