Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Pramuka Khalifa Curi Start Jalankan Regulasi Baru, Struktur Gugus Depan Langsung Ditata

6 Agu 2026

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026
1 2 3 … 837 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

    29 Jul 2026

    Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

    28 Jul 2026

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026

    Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

    23 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Ketimpangan Pendidikan Mengkhawatirkan, PKB Minta Perubahan Menyeluruh

Fraksi PKB minta pembaruan regulasi pendidikan di Kaltim karena tak lagi relevan dengan dinamika sosial dan kebutuhan zaman.
DPRD Kaltim AisyahAisyah21 Jul 2025591
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ketimpangan Pendidikan Mengkhawatirkan, PKB Minta Perubahan Menyeluruh
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Timur Sulasih mewakili Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) (dok/vimora)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Ketimpangan pendidikan masih menghantui Kalimantan Timur. Dalam Rapat Paripurna ke-25 DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara tegas menyoroti urgensi pembenahan regulasi pendidikan. Sulasih, anggota Komisi II DPRD Kaltim, menyampaikan bahwa Perda Nomor 1 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pendidikan sudah tidak lagi mampu mengakomodasi perubahan sosial dan kebijakan nasional yang kian kompleks.

“Pendidikan adalah hak dasar dan investasi jangka panjang bangsa. Namun hingga kini, kita masih dihadapkan pada kesenjangan nyata, baik dalam kualitas maupun akses. Ditambah lagi persoalan kesenjangan teknologi dan kurangnya tenaga pendidik yang merata,” ucap Sulasih dalam rapat yang digelar di Gedung B DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Senin (21/7/2025).

Ia menegaskan, Kaltim sebagai daerah dengan kekayaan sumber daya alam dan budaya, membutuhkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tapi juga kuat akhlaknya, mandiri, dan peduli lingkungan. Maka dari itu, Fraksi PKB menyampaikan tujuh poin sikap strategis sebagai tanggapan terhadap pendapat gubernur sekaligus sebagai dukungan terhadap pembentukan Ranperda baru yang lebih kontekstual.

Pertama, mereka mengapresiasi komitmen Pemprov Kaltim yang mendukung penyusunan regulasi pendidikan baru. PKB berharap langkah ini dapat memperkuat visi pembangunan daerah dalam menyongsong Indonesia Emas. Kedua, Fraksi PKB mendukung inovasi daerah dalam menciptakan model pendidikan kreatif yang memberi ruang luas bagi pemerintah daerah untuk menyesuaikan kebijakan dengan kondisi lokal masing-masing.

Ketiga, mereka mendorong agar dalam Ranperda yang baru termuat secara eksplisit kebijakan pendidikan gratis.

“Ini sejalan dengan visi gubernur untuk membangun generasi terdidik tanpa beban biaya,” tambahnya.

Fraksi PKB juga menyoroti pentingnya pendidikan inklusif. Mereka mengapresiasi perhatian Pemprov terhadap penyandang disabilitas dan meminta agar seluruh satuan pendidikan di Kaltim menjadi ramah disabilitas, termasuk di dalamnya pendidikan kejuruan dan fasilitas pendukung lainnya.

Pada poin kelima, PKB menekankan pentingnya kolaborasi antara DPRD dan gubernur dalam menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan kreatif. Keenam, mereka menyuarakan kesadaran bersama bahwa generasi masa depan harus cerdas secara akademik, memiliki akhlak yang baik, dan berdaya saing, serta memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup.

Terakhir, Fraksi PKB dengan tegas mendorong pembentukan Panitia Khusus (Pansus) agar pembahasan Ranperda dapat berjalan secara mendalam, fokus, dan menghasilkan aturan yang tidak hanya formal tetapi juga aplikatif dan mampu menjawab kebutuhan riil pendidikan di Kaltim.

“Fraksi PKB berkomitmen mendorong pendidikan Kaltim menjadi sistem yang kuat, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan menyentuh kebutuhan nyata masyarakat. Pendidikan adalah tiket menuju masa depan, sesuatu yang tidak bisa dicuri oleh siapa pun,” pungkas.

Silakan Bekomentar
Berita Kaltim DPRD Kaltim Pansus Pendidikan Pendidikan Gratis
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Forum Pelatih dan Atlet Kaltim Dorong Sosok Visioner Pimpin KONI Hadapi Tantangan PON

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Sosper ke-9 Damayanti Hidupkan Kembali Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Berita Terkini

Pramuka Khalifa Curi Start Jalankan Regulasi Baru, Struktur Gugus Depan Langsung Ditata

AisyahAisyah6 Agu 2026 Pendidikan

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

25 Jul 2026

10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mengurangi Stres Sehari-hari

25 Jul 2026

Universitas Republik Indonesia: Harapan Baru atau Tantangan Baru Pendidikan?

23 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026

Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

23 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.