Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026
1 2 3 … 837 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

    29 Jul 2026

    Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

    28 Jul 2026

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026

    Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

    23 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Mahyunadi Bertemu Relawan Sangkutu’ Banne, Galang Dukungan Lintas Budaya untuk Kutim

Politik AisyahAisyah11 Okt 2024
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Mahyunadi
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kutim – Mahyunadi, calon Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) dari pasangan calon nomor urut 2, menggelar pertemuan dengan relawan Sangkutu’ Banne di Gang Melon, Kampung Tator, Singa Gembara, Jumat sore (11/10/2024).

Silaturahmi ini memperkuat solidaritas lintas suku dan agama yang menjadi ciri khas relawan dalam mendukung pasangan Ardiansyah-Mahyunadi (Army) menuju Pilkada Kutim 2024.

Relawan Sangkutu’ Banne dikenal sebagai kelompok yang merepresentasikan keragaman budaya dan agama di Kutim, namun dengan satu tujuan—memenangkan pasangan Army.

“Kami adalah satu kesatuan yang solid. Beragam suku, agama, dan budaya, tapi kami memiliki misi yang sama: memperjuangkan kemenangan Army di Pilkada Kutim,” ujar Petrus Sombo Layu, tuan rumah yang juga koordinator relawan.

Solidaritas yang Mewakili Keberagaman Kutim

Sangkutu’ Banne, yang dalam bahasa setempat berarti “Ikatan Utuh”, merefleksikan kekuatan solidaritas kelompok relawan ini. Keberagaman yang mereka miliki justru menjadi kekuatan, terutama dalam upaya mendukung Mahyunadi dan Ardiansyah.

“Kami akan terus bergerak, menggalang dukungan dari rumah ke rumah, kampung ke kampung, memastikan Army menang,” tegas Petrus.

Mahyunadi pun menyambut antusias dukungan ini. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas semangat para relawan dan menekankan pentingnya menjaga persatuan demi kemajuan Kutim.

“Saya sangat bersyukur bisa berada di sini dan melihat langsung semangat teman-teman relawan Sangkutu’ Banne. Ini menjadi bukti bahwa kita semua sepakat, pasangan Army adalah pilihan terbaik untuk Kutim,” ucap Mahyunadi.

Fokus pada Kesejahteraan dan Kemitraan

Dalam sambutannya, Mahyunadi juga menjelaskan visi pasangan Army untuk memajukan Kutim, khususnya dalam hal pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, anggaran daerah akan digunakan seefektif mungkin untuk kepentingan publik, bukan untuk kepentingan pribadi.

“Kami pastikan program-program kami bertujuan membawa kesejahteraan untuk semua lapisan masyarakat Kutim, tanpa terkecuali. Anggaran harus digunakan sebaik-baiknya untuk rakyat,” tegas Mahyunadi.

Ia juga menyoroti pentingnya kemitraan antara Bupati dan Wakil Bupati dalam menjalankan pemerintahan. “Dalam Undang-Undang No. 23 Tahun 2014, jelas tidak ada dikotomi antara tugas Bupati dan Wakil Bupati.

“Kami adalah satu tim yang bekerja sama, bukan untuk bersaing, melainkan untuk menjalankan amanah masyarakat Kutim,” tambahnya.

Dukungan dari Tokoh Politik

Pertemuan di Gang Melon ini juga dihadiri sejumlah tokoh politik dari berbagai partai yang mendukung pasangan Army. Tokoh-tokoh dari Partai Gerindra, Perindo, hingga Hanura turut memberikan dukungan mereka. Kehadiran politisi ini menandakan semakin solidnya dukungan yang diberikan kepada pasangan calon nomor urut 2 tersebut.

“Bersama-sama, kami yakin Kutim bisa lebih maju. Dukungan dari relawan seperti Sangkutu’ Banne ini adalah kekuatan besar bagi kami untuk mewujudkan visi tersebut,” tutup Mahyunadi.

Dengan pertemuan ini, Sangkutu’ Banne tidak hanya menjadi sekadar kelompok relawan, tetapi juga simbol solidaritas lintas budaya di Kutim. Relawan ini berhasil menggalang dukungan dari berbagai komunitas, memperlihatkan bagaimana persatuan mampu membawa perubahan signifikan di wilayah Kutim.

Dukungan lintas suku, agama, dan budaya ini diharapkan menjadi pondasi yang kuat dalam mendorong pasangan Army untuk membawa Kutim ke arah yang lebih sejahtera.

Silakan Bekomentar
Kabar Kutim Mahyunadi Sangkutu'Banne
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

Berita Terkini

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

AisyahAisyah25 Jul 2026 Daerah

10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mengurangi Stres Sehari-hari

25 Jul 2026

Universitas Republik Indonesia: Harapan Baru atau Tantangan Baru Pendidikan?

23 Jul 2026

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Simak Konsep Kampus Baru Pemerintah

23 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026

Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

23 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.