Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Lawan Hoaks dan Cyberbullying, Diskominfo Gaungkan Gerakan Smart Netizen di UNSIL

4 Mei 2026

Mitos Pokémon Go dan PHK Kurir

3 Mei 2026

May Day 2026, Prabowo Sebut Buruh Jadi Kekuatan Kemenangannya

1 Mei 2026
1 2 3 … 812 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Penyetan 234 Hadir di Tasikmalaya

    12 Apr 2026

    Tips Sehat Saat Bekerja dengan Komputer

    11 Apr 2026

    Beda Warna Ubi, Beda Manfaat untuk Tubuh Sehat

    9 Apr 2026

    Pola Pikir Kaya dan Biasa: Cara Pandang Menentukan Arah Hidup

    9 Apr 2026

    Si Merah Penjaga Jantung Sehat Alami

    8 Apr 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Oknum Guru Lakukan Asusila pada Anak di Bontang, Ini Pesan Adrofdita

DPRD Bontang Alwi AhmadAlwi Ahmad21 Sep 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Adrofdita, Anggota DPRD Kota Bontang
Adrofdita, Anggota DPRD Kota Bontang
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Bontang – Kasus tindakan asusila terhadap seorang anak di bawah umur menggemparkan Kota Bontang. Pelaku kejahatan tersebut ternyata adalah seorang oknum guru yang bekerja di salah satu sekolah swasta di Kota Taman ini.

 

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bontang, Sukmawati, mengungkapkan peristiwa tragis ini di Auditorum 3 Dimensi, Bontang, pada Rabu (20/9/2023).

 

Menurut Sukmawati, korban adalah seorang siswa berusia 12 tahun di salah satu sekolah swasta di Kota Bontang. Kasus ini telah menjadi perhatian serius pihak kepolisian, dan korban mendapat pendampingan psikologis yang diperlukan.

 

“Pelaku adalah seorang guru, dan saat ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian,” ungkapnya Seperti dikutip dari tribun Kaltim.

 

Sukmawati melanjutkan dengan menjelaskan bahwa korban telah menerima pendampingan psikologis dua kali untuk membantu pemulihan dari traumatisasi yang dialaminya.

 

“Saat ini, kondisinya sudah membaik dan ia telah kembali bersekolah,” tambahnya.

 

Untuk mencegah kasus serupa terulang di masa depan, pihak berwenang berencana untuk meningkatkan sosialisasi di setiap sekolah. Tujuannya adalah agar seluruh lingkungan sekolah lebih sadar akan pentingnya melindungi anak-anak.

 

“Iya, kami sudah melakukan sosialisasi, namun kami akan meningkatkannya,” tutup Sukmawati.

 

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Kota Bontang, Adrofdita, menekankan peran krusial orang tua dalam menjaga perlindungan anak-anak.

Sebagai pendidik dan anggota keluarga, Adrofdita menganggap bahwa peluang terjadinya kejahatan semacam ini harus dihilangkan.

“Orang tua dan pendidik harus menghilangkan peluang terjadinya kejadian seperti ini,” kata politisi PKS ini, Kamis (21/9/2023).

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Bontang harus mengintensifkan sosialisasi di sekolah-sekolah dan mendorong orang tua untuk lebih aktif dalam mengawasi keamanan anak-anak mereka.

“Kami merasa prihatin dengan insiden ini yang terjadi di Kota Bontang. Kami juga meminta pemerintah kota Bontang rajin melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah,” ungkapnya.

Ia juga menekankan orang tua mendampingi  anaknya mengikuti bimbel. Hal ini untuk memastikan peran aktif agar orang tua agar anak-anak terjaga dari kejadian seperti ini.

“Orang tua harus memastikan keamanan anak-anak mereka. Mereka harus memastikan tidak ada peluang terjadinya pelecehan seksual pada anaknya, dengan cara ya harus didampingi. Hindari one on one, misal anak perempuan dijari guru laki atau sebaliknya,” tandas Adrofdita.

Silakan Bekomentar
Adrofdita Komisi I DPRD Kota Bontang PKS Bontang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

DPRD Bontang Desak Pemkot Cari Solusi Cepat Atasi Kenaikan Harga Beras

Muslimin Minta Pemkot Bangun Lapangan Futsal di Bontang Barat

Dugaan Tindak Asusila Ponpes, DPRD Bontang Desak Kemenag Bersikap Tegas

Berita Terkini

Lawan Hoaks dan Cyberbullying, Diskominfo Gaungkan Gerakan Smart Netizen di UNSIL

AisyahAisyah4 Mei 2026 Pendidikan

May Day 2026, Prabowo Sebut Buruh Jadi Kekuatan Kemenangannya

1 Mei 2026

PKS Tasikmalaya Mulai Konsolidasi Dini, Siapkan Mesin Politik hingga Tingkat RW

19 Apr 2026

Santri Cipasung Raih Doktor Muda di Usia 26 Tahun

17 Apr 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Mitos Pokémon Go dan PHK Kurir

3 Mei 2026

Di Balik Kesenyapanya, Sriyanti Nurfadhillah: Pendidik Muda Multiperan

23 Apr 2026

Profil Richard Mundzir: Aktif di Media, Lolos Riset Mahasiswa 2026

21 Apr 2026

Penyetan 234 Hadir di Tasikmalaya

12 Apr 2026

Tips Sehat Saat Bekerja dengan Komputer

11 Apr 2026

Beda Warna Ubi, Beda Manfaat untuk Tubuh Sehat

9 Apr 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.