Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

3 Feb 2026

Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

2 Feb 2026

Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

2 Feb 2026
1 2 3 … 799 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

    3 Feb 2026

    Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

    2 Feb 2026

    Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

    2 Feb 2026

    Biar Nggak Ketinggalan Zaman, Kuasai 5 Skill Ini

    31 Jan 2026

    Uniknya Singkatan Jajanan Indonesia, Bikin Laper dan Ngakak!

    30 Jan 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Ketegangan Rusia-NATO: Skenario Penggunaan Senjata Nuklir dan Ancaman Balasan

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Mikhail Galuzin, mengungkapkan bahwa negara-negara anggota NATO non-nuklir terlibat dalam perencanaan militer terkait senjata nuklir dan menerima pelatihan dari Amerika Serikat.
Global Intan WardahIntan Wardah10 Agu 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Nato Ukraina
Pertemuan NATO di Vilnius, Lituania (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Rusia – Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO sedang merancang skenario penggunaan senjata nuklir sebagai tanggapan terhadap Rusia, setelah muncul ketegangan akibat serangan Moskow terhadap Ukraina. Menurut Wakil Menteri Luar Negeri, Mikhail Galuzin, skenario ini telah dipersiapkan dalam latihan oleh kelompok pimpinan Amerika Serikat (AS) dan mereka juga telah menyetujui tugas bersama terkait senjata nuklir.

Galuzin menyatakan bahwa negara-negara anggota aliansi yang sebelumnya non-nuklir juga terlibat dalam perencanaan militer terkait penggunaan senjata nuklir, dengan para ahli mereka menerima pelatihan mengenai pengelolaan amunisi nuklir dari AS. Wawancara dengan Galuzin disampaikan kepada TASS pada Kamis (10/8/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Galuzin mengatakan bahwa meskipun ada ancaman nyata, Washington tetap mempertahankan penyimpanan amunisi nuklirnya di wilayah negara-negara anggota NATO non-nuklir sejak era Perang Dingin. Beberapa diantaranya berada di Eropa, yang dekat dengan Rusia.

“Pihak Rusia telah berulang kali menekankan bahwa situasi ini berdampak negatif pada situasi di bidang keamanan internasional dan Eropa,” lanjut diplomat itu.

“Namun, pada KTT NATO di Vilnius pada bulan Juli, Barat membuat sejumlah keputusan, termasuk di bidang perencanaan militer, yang ditujukan untuk memperkuat kemampuan militer blok tersebut dan pengembangan infrastrukturnya di dekat perbatasan.”

Retorika perang nuklir antara NATO dan Rusia yang timbul pasca perang Rusia-Ukraina menguat. Selain dari Galuzin, ancaman terbaru penggunaan senjata mematikan itu disampaikan oleh Wakil Dewan Keamanan yang juga Mantan Presiden Rusia, Dmitry Medvedev.

Dalam sebuah pernyataan di akun media sosialnya, Medvedev menjelaskan bahwa Moskow harus menggunakan senjata nuklir jika serangan balasan Kyiv yang sedang berlangsung terhadap militernya berhasil. Menurutnya, hal ini diluncurkan karena Rusia tidak mempunyai pilihan lain.

“Bayangkan jika.. ofensif, yang didukung oleh NATO, berhasil dan mereka merobek sebagian tanah kami maka kami akan dipaksa untuk menggunakan senjata nuklir sesuai aturan keputusan dari presiden Rusia,” paparnya dikutip Reuters.

Medvedev sendiri telah berulang kali mengungkapkan rencana-rencana terkait penggunaan senjata nuklir Rusia. Ia seringkali menyebut langkah Barat untuk membantu persenjataan untuk Ukraina telah memicu meluasnya konfrontasi menjadi konflik nuklir.

“Tidak akan ada pilihan lain. Jadi musuh kita harus berdoa untuk (kesuksesan) prajurit kita. Mereka memastikan bahwa api nuklir global tidak tersulut.

Silakan Bekomentar
Nato Rusia Senjata Nuklir
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Prabowo Soroti Kerugian Judi Online, Capai Rp134 Triliun

PBB Kecam Dunia Bungkam atas Kekejaman terhadap Perempuan Gaza

Indonesia Tampil di PBB, Zulhas: Siap Jadi Solusi Pangan Dunia

Berita Terkini

Jalan Kaki 30 Menit: Sehat, Murah, dan Banyak Manfaatnya

AisyahAisyah29 Jan 2026 Kesehatan

Susu Dingin vs Susu Hangat, Mana yang Lebih Baik

27 Jan 2026

Nutrisi Tersembunyi di Kulit Buah

20 Jan 2026

Kelapa Muda vs Kelapa Tua

19 Jan 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

3 Feb 2026

Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

2 Feb 2026

Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

2 Feb 2026

Permainan Tradisional, Warisan Ceria Penuh Makna

31 Jan 2026

Biar Nggak Ketinggalan Zaman, Kuasai 5 Skill Ini

31 Jan 2026

Uniknya Singkatan Jajanan Indonesia, Bikin Laper dan Ngakak!

30 Jan 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.