Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026
1 2 3 … 837 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

    29 Jul 2026

    Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

    28 Jul 2026

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026

    Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

    23 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Penyadaran Kultural Lebih Efektif dari Sanksi Hukum dalam Pelayanan Publik

Hukum AisyahAisyah10 Des 2024
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ombudsman RI
Penyampaian Hasil Pengawasan Ombudsman RI Tahun Anggaran (TA) 2024 di Hotel Harris Samarinda, Selasa (10/12/2024).
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Agenda hukum yang berujung pidana tidak selalu menjadi solusi dalam menyelesaikan persoalan pelayanan publik, termasuk kasus penyelewengan seperti money politics.

Pendapat ini disampaikan oleh akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman, Jumansyah, dalam acara Penyampaian Hasil Pengawasan Ombudsman RI Tahun Anggaran 2024 di Hotel Harris Samarinda, Selasa (10/12/2024).

“Sama seperti pelayanan publik. Ombudsman tak serta merta orang salah dihukum, Ombudsman lebih mengedepankan penyadaran kultural,” ujar Jumansyah.

Menurutnya, pelayanan publik adalah bentuk nyata kehadiran negara. Tanpa layanan publik yang baik, keberadaan negara menjadi semu. Namun, Jumansyah menyadari bahwa pelayan publik, meskipun terpilih melalui proses seleksi yang ketat, tetaplah manusia yang rentan terhadap kesalahan dan kelalaian.

“Manusia diselimuti kehausan dan pelupa. Meskipun kita tahu birokrasi direkrut melalui proses yang ketat, selalu ada problem karena manusia itu pelupa dan makhluk yang paling berkuasa. Maka, pengawasan itu penting dilakukan,” tegasnya.

Ia menilai bahwa banyak birokrat belum sepenuhnya memahami dan menghargai tanggung jawab yang melekat pada pekerjaan mereka, sehingga penyelewengan kerap terjadi.

“Kami mengingatkan seluruh pelayan publik, Anda bekerja ya dihargai pekerjaannya. Jangan bekerja tapi mau juga berkebun,” sindir Jumansyah.

Untuk memberantas penyelewengan, Jumansyah menegaskan bahwa sekadar sosialisasi aturan tidaklah cukup. Diperlukan pendekatan yang lebih mendalam, masuk ke wilayah filosofis pekerjaan birokrasi.

“Tak semua hukum bisa menyelesaikan persoalan. Pendekatan pelayanan publik tidak semua harus dikonsekuensikan dengan hukum. Ini bukan soal salah atau benar, tapi tepat atau tidak,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya pemahaman mendalam tentang komitmen filosofis pekerjaan birokrasi. “Pelayan publik harus mengerti fungsinya dan bertanggung jawab atas tugasnya,” tutupnya.

Melalui pendekatan kultural dan filosofis ini, ia berharap kualitas pelayanan publik di Indonesia dapat terus meningkat, menjadikan birokrasi lebih transparan dan akuntabel tanpa harus bergantung sepenuhnya pada sanksi hukum.

Silakan Bekomentar
Akademisi Fisif Unmul Berita Kaltim Ombudsman RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

Jejak Perusak Hutan Sumut Terkuak, Bareskrim Siap Umumkan Tersangka

PKB Soroti Kayu Hanyut di Banjir Sumut, Indikasi Perambahan Hutan

Berita Terkini

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

AisyahAisyah25 Jul 2026 Daerah

10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mengurangi Stres Sehari-hari

25 Jul 2026

Universitas Republik Indonesia: Harapan Baru atau Tantangan Baru Pendidikan?

23 Jul 2026

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Simak Konsep Kampus Baru Pemerintah

23 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026

Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

23 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.