Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Pramuka Khalifa Curi Start Jalankan Regulasi Baru, Struktur Gugus Depan Langsung Ditata

6 Agu 2026

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026
1 2 3 … 837 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

    29 Jul 2026

    Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

    28 Jul 2026

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026

    Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

    23 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Potensi Zakat Rp 340 Triliun, Syarikat Islam Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Nasional AminahAminah13 Mar 2025
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Oplus_131072
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta– Syarikat Islam (SI) menyoroti besarnya potensi zakat di Indonesia yang mencapai Rp 340 triliun per tahun, namun baru sekitar Rp 3 triliun yang berhasil terhimpun melalui BAZNAS dan lembaga amil zakat lainnya.

Hal ini menjadi perhatian Ketua Umum Laznah Tanfiziyah Syarikat Islam (LTSI), Hamdan Zoelva, dalam acara Iftar Jama’i Kaum Syarikat Islam di Masjid At-Tin, Jakarta, Kamis, 13 Maret 2025.

Oplus_131072

“Jika potensi zakat ini dikelola dengan lebih baik, banyak persoalan sosial umat yang dapat terselesaikan. Kita memiliki sumber daya besar yang bisa dimanfaatkan untuk pendidikan, kesejahteraan, dan pemberdayaan ekonomi umat,” ujar Hamdan.

Zakat dan Wakaf, Pilar Ekonomi Umat

Hamdan menilai bahwa zakat dan wakaf adalah dua pilar utama ekonomi umat yang perlu dimaksimalkan pengelolaannya. Jika dikelola secara modern dan sistematis, zakat tidak hanya menjadi instrumen sosial, tetapi juga dapat memperkuat kesejahteraan umat Islam secara berkelanjutan.

“Saat ini, kita mulai merasakan manfaat dari zakat yang dikelola dengan baik. Banyak anak-anak yang bisa melanjutkan pendidikan, serta bantuan sosial yang lebih tepat sasaran. Ini harus terus dikembangkan agar dampaknya semakin luas,” jelasnya.

Menurutnya, salah satu tantangan utama dalam optimalisasi zakat adalah kurangnya kesadaran dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat. Oleh karena itu, SI mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat transparansi dan tata kelola zakat.

“Semakin besar potensi yang bisa dikelola, semakin banyak manfaat yang dapat dirasakan oleh umat. Kita perlu memastikan zakat dan wakaf dikelola secara profesional agar dampaknya lebih luas,” tambahnya.

Beasiswa dan Bantuan Kemanusiaan

Sebagai bagian dari pengelolaan zakat yang lebih optimal, Syarikat Islam juga menggandeng BAZNAS dalam program beasiswa pendidikan. Tahun ini, SI dipercaya untuk menyalurkan Rp 2 miliar guna membantu mahasiswa jenjang S1, S2, dan S3 dalam bidang penelitian.

“Kami bersyukur dapat bekerja sama dengan BAZNAS untuk menyalurkan beasiswa. Ini adalah bukti nyata bagaimana zakat dapat dimanfaatkan untuk mencetak generasi unggul,” kata Hamdan.

Selain itu, SI juga berperan aktif dalam aksi kemanusiaan, termasuk membantu rakyat Palestina. Dalam acara tersebut, Syarikat Islam menyerahkan Rp 500 juta dari donasi umat untuk pembangunan masjid darurat di Gaza.

“Kami juga menyalurkan dana Rp 500 juta untuk saudara-saudara kita di Palestina. Ini merupakan bentuk solidaritas umat Islam Indonesia terhadap mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Membangun Kesadaran dan Partisipasi Umat

Hamdan berharap semakin banyak umat Islam yang sadar akan pentingnya zakat dan wakaf. Jika dikelola dengan baik, potensi besar ini dapat mengatasi berbagai masalah sosial, mulai dari kemiskinan hingga pendidikan.

“Ke depan, kita tidak ingin lagi melihat anak-anak yang tidak bisa bersekolah karena kendala biaya. Jika zakat dan wakaf bisa dikelola lebih baik, umat Islam akan semakin mandiri dan sejahtera,” tutupnya.

Melalui berbagai program ekonomi dan sosial, Syarikat Islam berkomitmen untuk terus mengoptimalkan potensi zakat dan wakaf agar manfaatnya semakin luas bagi masyarakat.

Silakan Bekomentar
Hamdan Zoelva LTSI Syarikat Islam
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

May Day 2026, Prabowo Sebut Buruh Jadi Kekuatan Kemenangannya

Sertifikasi Halal Logistik Wajib Berlaku 2026

Rapimnas PJS Mei 2026 Fokus Finalisasi ke Dewan Pers

Berita Terkini

Pramuka Khalifa Curi Start Jalankan Regulasi Baru, Struktur Gugus Depan Langsung Ditata

AisyahAisyah6 Agu 2026 Pendidikan

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

25 Jul 2026

10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mengurangi Stres Sehari-hari

25 Jul 2026

Universitas Republik Indonesia: Harapan Baru atau Tantangan Baru Pendidikan?

23 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026

Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

23 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.