Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Segudang Manfaat Kunyit untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

20 Jun 2026

Permainan Tradisional yang Mulai Terlupakan oleh Zaman

19 Jun 2026

Belajar Mandiri di Universitas Terbuka: Tantangan dan Solusi Praktis

18 Jun 2026
1 2 3 … 820 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Segudang Manfaat Kunyit untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

    20 Jun 2026

    Belajar Mandiri di Universitas Terbuka: Tantangan dan Solusi Praktis

    18 Jun 2026

    Pentingnya Disiplin Diri bagi Mahasiswa Universitas Terbuka

    18 Jun 2026

    Beragam Manfaat Jahe untuk Menjaga Tubuh Tetap Prima

    18 Jun 2026

    Deretan Makanan Khas Tasikmalaya yang Menggugah Selera

    17 Jun 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Prabowo dan Lee Jae Myung Teguhkan Aliansi Ekonomi-Defence Baru

Pertemuan hangat dua pemimpin Asia ini menandai babak baru hubungan strategis antara Indonesia dan Korea Selatan.
Politik AisyahAisyah1 Nov 2025
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Prabowo dan Lee Jae Myung Teguhkan Aliansi Ekonomi-Defence Baru
Pertemuan bilateral Presiden RI Prabowo Subianto dengan Presiden Korsel Lee Jae Myung di sela KTT APEC 2025 di Hwabaek International Convention Center (HICO), Gyeongju, Sabtu (1/11/2025). (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Di tengah semarak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2025, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menggelar pertemuan bilateral yang menjadi sorotan dunia.

Pertemuan di Hwabaek International Convention Center (HICO), Sabtu (1/11/2025), menghasilkan kesepakatan penting untuk memperkuat kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, investasi, serta pertahanan dan keamanan.

Presiden Lee menegaskan bahwa hubungan antara Korea Selatan dan Indonesia telah berkembang jauh melampaui kemitraan konvensional. Ia menyebut kedua negara kini berada di “puncak kemitraan strategis” dengan kolaborasi yang menyentuh berbagai sektor penting.

“Republik Korea dan Indonesia telah membangun kerja sama di berbagai bidang dalam jangka waktu yang panjang. Kita telah membangun kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, investasi, serta pertahanan dan keamanan, dan kini kita berada di tingkat kerja sama yang sangat tinggi,” ujar Lee.

Ia juga menyampaikan apresiasi khusus terhadap kemajuan proyek pesawat tempur generasi baru KF-21, hasil kerja sama industri pertahanan kedua negara. Lee menautkan hubungan diplomatik ini dengan nilai-nilai historis yang berakar dari Konferensi Asia-Afrika 1955 di Bandung, yang melahirkan “Semangat Bandung” sebagai simbol solidaritas dan kemandirian bangsa-bangsa Asia.

“Kita semua belajar dari sejarah bahwa Indonesia memimpin pembentukan Semangat Bandung, yang berlandaskan keseimbangan, otonomi strategis, dan kerja sama pragmatis. Nilai-nilai ini menjadi fondasi kuat kebijakan luar negeri Korea,” lanjutnya.

Presiden Prabowo membalas dengan nada penuh penghargaan, menyatakan keyakinannya bahwa hubungan kedua negara akan semakin erat di bawah semangat saling percaya dan saling menguntungkan. Menurutnya, komunikasi intensif antara pemerintah Indonesia dan pelaku industri Korea dalam setahun terakhir telah membuka banyak peluang ekonomi baru.

“Saya telah bertemu dengan para pemimpin industri dan bisnis Korea ketika mereka berkunjung ke Indonesia. Kami berdiskusi panjang lebar, dan kami sangat terbuka terhadap partisipasi berkelanjutan Korea dalam perekonomian kami. Kami berharap dapat terus memperkuat kerja sama ini,” kata Prabowo.

Terkait proyek KF-21, Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk melanjutkan negosiasi teknis dengan transparan dan realistis. Ia mengakui bahwa proses ini masih berjalan dan melibatkan pembahasan mendalam tentang faktor ekonomi, harga, dan skema pembiayaan.

“Negosiasi masih berlanjut, dan tentu saja, semuanya bergantung pada faktor ekonomi dan pembiayaan. Saya percaya tim teknis kami akan melanjutkan diskusi ini dengan semangat saling menghormati,” ujarnya.

Pertemuan bilateral ini juga menandai sinyal kuat bagi stabilitas kawasan Asia Timur dan Tenggara. Dengan kerja sama ekonomi dan pertahanan yang kian solid, kedua negara diharapkan mampu memperkuat posisi strategis mereka di tengah dinamika geopolitik global.

Kesepakatan tersebut dipandang sebagai langkah menuju aliansi ekonomi dan pertahanan yang lebih tangguh, sejalan dengan visi Prabowo dalam memperkuat kemandirian industri strategis Indonesia dan membuka peluang investasi asing yang sehat.

Silakan Bekomentar
Hubungan Bilateral Indonesia-Korsel Kerja Sama Pertahanan Korea Selatan KTT APEC 2025 Prabowo Subianto
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

May Day 2026, Prabowo Sebut Buruh Jadi Kekuatan Kemenangannya

Wacana Sistem Haji Tanpa Antrean Tuai Sorotan

Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

Berita Terkini

Permainan Tradisional yang Mulai Terlupakan oleh Zaman

AisyahAisyah19 Jun 2026 Kebudayaan

Nezar Patria Dorong Etika AI Diterapkan Sejak Awal

17 Jun 2026

Menag Dorong Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah

25 Mei 2026

BPJPH Perluas Jejaring Halal ke Eropa dan Asia

21 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Segudang Manfaat Kunyit untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

20 Jun 2026

Belajar Mandiri di Universitas Terbuka: Tantangan dan Solusi Praktis

18 Jun 2026

Pentingnya Disiplin Diri bagi Mahasiswa Universitas Terbuka

18 Jun 2026

Beragam Manfaat Jahe untuk Menjaga Tubuh Tetap Prima

18 Jun 2026

Deretan Makanan Khas Tasikmalaya yang Menggugah Selera

17 Jun 2026

Pajak dan Krisis Kepercayaan

16 Jun 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.