Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Menag Dorong Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah

25 Mei 2026

BPJPH Perluas Jejaring Halal ke Eropa dan Asia

21 Mei 2026

BSI Siapkan Beasiswa bagi 5.250 Pelajar dan Mahasiswa, Ada Bantuan Kuliah hingga Pelatihan Karier

19 Mei 2026
1 2 3 … 815 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Kenapa Otak Terasa Lemot di Era Digital

    15 Mei 2026

    Bekal Penting Setelah Lulus untuk Masa Depan

    14 Mei 2026

    Penyetan 234 Hadir di Tasikmalaya

    12 Apr 2026

    Tips Sehat Saat Bekerja dengan Komputer

    11 Apr 2026

    Beda Warna Ubi, Beda Manfaat untuk Tubuh Sehat

    9 Apr 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Sertifikasi Halal Logistik Wajib Berlaku 2026

Nasional AisyahAisyah11 Apr 2026
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Sertifikasi Halal Logistik Wajib Berlaku 2026
Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan (.Inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menegaskan bahwa sektor logistik wajib mengantongi sertifikasi halal secara menyeluruh mulai tahun 2026, sebuah langkah yang mempertegas keseriusan pemerintah dalam membangun ekosistem halal nasional.

Penegasan ini disampaikan oleh Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, dalam acara Halal Bihalal bersama keluarga besar Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (ASPERINDO) di Jakarta, Jumat 10 April 2026. Ia menjelaskan bahwa kewajiban halal tidak hanya berlaku pada produk konsumsi seperti makanan dan minuman, tetapi juga mencakup seluruh proses distribusi, termasuk penyimpanan, pengemasan, hingga pengiriman barang.

“Halal dalam bidang logistik menjadi bagian penting dari jaminan produk halal. Ini bukan hanya soal produk akhirnya, tetapi juga bagaimana proses penyimpanan, pengemasan, hingga distribusinya dilakukan secara sesuai dengan prinsip halal,” ujar Ahmad Haikal Hasan.

Menurutnya, penerapan standar halal di sektor logistik juga berfungsi sebagai strategi proteksi bagi pelaku usaha dalam negeri, khususnya UMKM. Dengan adanya standar ini, produk impor yang tidak memenuhi kriteria halal akan lebih sulit masuk ke pasar domestik.

“Halal bukan sekadar kewajiban, tetapi juga instrumen perlindungan bagi UMKM kita dari serbuan produk impor,” tambahnya.

Lebih lanjut, BPJPH menegaskan bahwa tidak ada lagi ruang penundaan bagi pelaku usaha logistik untuk memenuhi ketentuan tersebut. Tahun 2026 menjadi batas akhir penerapan wajib sertifikasi halal secara nasional, sejalan dengan kebijakan pemerintah yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Untuk industri logistik, tidak ada tawar-menawar lagi. Tahun 2026 menjadi titik wajib bagi pelaku usaha untuk bersertifikat halal,” tegasnya.

Dalam implementasinya, BPJPH juga menyoroti pentingnya pengendalian titik kritis dalam proses logistik. Salah satu aspek utama adalah pemisahan antara produk halal dan non-halal dalam setiap tahap distribusi. Hal ini dinilai krusial untuk menjaga integritas status kehalalan produk hingga sampai ke tangan konsumen.

“Produk seperti daging halal dan non-halal wajib dipisahkan tempatnya. Ini menjadi standar yang harus dipenuhi oleh seluruh pelaku usaha logistik,” jelasnya.

Kebijakan ini diharapkan mampu memperkuat daya saing industri halal Indonesia di pasar global. Dengan sistem yang terintegrasi dari hulu ke hilir, pemerintah optimistis Indonesia dapat menjadi pusat industri halal dunia. Selain itu, sinergi antara pemerintah dan pelaku industri logistik menjadi kunci dalam memastikan implementasi berjalan efektif dan berkelanjutan.

Langkah ini sekaligus menjadi tonggak penting dalam perjalanan Indonesia menuju ekosistem halal yang komprehensif, di mana setiap proses, bukan hanya produk akhir, memiliki jaminan kehalalan yang terverifikasi.

Silakan Bekomentar
BPJPH Logistik Indonesia Sertifikasi Halal UMKM
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

BPJPH Perluas Jejaring Halal ke Eropa dan Asia

Indonesia-Bangladesh Perkuat Jalur Dagang Halal

Halal Kini Jadi Pilar Baru Ekonomi Dunia

Berita Terkini

Menag Dorong Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah

AisyahAisyah25 Mei 2026 Ekonomi

BPJPH Perluas Jejaring Halal ke Eropa dan Asia

21 Mei 2026

BSI Siapkan Beasiswa bagi 5.250 Pelajar dan Mahasiswa, Ada Bantuan Kuliah hingga Pelatihan Karier

19 Mei 2026

Jemaah Haji Diingatkan Hormati Privasi di Saudi

11 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Kenapa Otak Terasa Lemot di Era Digital

15 Mei 2026

Bekal Penting Setelah Lulus untuk Masa Depan

14 Mei 2026

Mitos Pokémon Go dan PHK Kurir

3 Mei 2026

Di Balik Kesenyapanya, Sriyanti Nurfadhillah: Pendidik Muda Multiperan

23 Apr 2026

Profil Richard Mundzir: Aktif di Media, Lolos Riset Mahasiswa 2026

21 Apr 2026

Penyetan 234 Hadir di Tasikmalaya

12 Apr 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.