Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Dewan Pendidikan Kaltim Minta Dana BOSKIN Lebih Berdampak pada Mutu Lulusan

22 Okt 2026

Literasi Zakat Diperkuat, BAZNAS Kejar Rp70 Triliun

14 Okt 2026

Target Rp5 Juta per Kelas SMPN 1 Cisayong untuk Bangun Gerbang Dipersoalkan

13 Okt 2026
1 2 3 … 841 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Aston Inn Jemursari Angkat Cita Rasa Nasi Kelapa

    6 Okt 2026

    Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

    29 Jul 2026

    Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

    28 Jul 2026

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Setelah Bertemu Cak Imin, Hasto: Bakal Ada Pertemuan Informal Lanjutan

Politik BaehakiBaehaki2 Jun 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Hasto Kristiyanto
Hasto Kristiyanto, Sekjen PDI-P (Ant/Hafiz)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Sekretaris Jenderal Partai PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengaku dalam konteks Pemilu 2024 baru pertama kali bertemu dengan Ketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Politisi PDIP ini mengatakan saat ditanya awal media soal pertemuan pria kelahiran Yogyakarta tersebut dengan Cak Imin di Jakarta, pada Jumat (2/6/2023).

Diketahui, pertemuan Hasto-Cak Imin dilaksanakan sebelum elite PDIP menerima kehadiran petinggi PAN di kantor parpol berlambang Banteng moncong putih, Jalan Diponegoro, Jakarta, Jumat.

Menurut Hasto, setelah pertemuan dengan Cak Imin pada Jumat ini biasanya dilanjutkan dengan kegiatan informal, untuk berikutnya petinggi PDIP-PKB berkumpul secara resmi.

“Dalam konteks pemilu 2024, ini adalah pertemuan pertama yang kemudian ditindaklanjuti dengan pertemuan informal terlebih dahulu yang kurang lebih tiga kali, kemudian kita atur pertemuan secara resmi sebagaimana hari ini dilakukan,” kata Hasto ditemui di kantor DPP PDIP.

Hasto kemudian mencontohkan pertemuan secara resmi antara PDIP-PAN di kantor partai berkelir merah, Jalan Diponegoro, Jakarta, Jumat ini. Ada kegiatan secara informal antara dua elite parpol sebelum pertemuan PDIP-PAN berlangsung.

“Sama dengan PAN. Sebelumnya secara tertutup kami bertemu dengan Pak Eddy Soeparno (Sekjen PAN, red), kami lakukan dua kali. Kemudian bertemu dengan Pak Zulhas (Zulkifli Hasan, red) sekali,” ujar dosen Universitas Pertahanan (Unhan) itu.

Hasto kemudian mendapat pertanyaan soal kemungkinan PKB dalam waktu dekat akan menyambangi kantor PDIP secara resmi untuk konteks Pemilu 2024.

Hanya saja, dia tidak memerinci secara detail. Dia hanya mengatakan pertemuan PDIP-PKB baru dilakukan secara intens.

“Ini baru dilakukan pertemuan-pertemuan yamg cukup intens, karena tahapannya seperti itu. Setelah penetapan bakal calon sementara anggota legislatif, maka pergerakan di dalam membangun kerja sama politik itu secara intens dilakukan PDIP. Mbak Puan Maharani (Ketua DPP PDIP, red) ditugaskan, maka kemudian kami ditugaskan membantu,” ujar Hasto.

Awak media menyikapi pertemuan Hasto-Cak Imin kemudian menyinggung pernyataan elite PKB yang mengatakan PDIP tidak butuh parpol berkelir hijau itu.

Hasto menjawab itu hanya menyebut dalam politik semua masih dinamis. Toh, partai pendukung pemerintah Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin punya satu kesamaan pandangan soal keberlanjutan program.

“Politik itu, kan dinamis. Kami meyakini seluruh ketum yang bergabung dalam pemerintahan Presiden Jokowi tentu ingin melihat bagaimana kesinambungan dari pemerintahan Presiden Jokowi, legacy dari Presiden Jokowi untuk dilanjutkan bersama-sama,” ujar Hasto

Sebelumnya ada pertemuan konsolidasi yang dipimpin langsung Jokowi dengan enam ketum parpol.

“Spirit itulah yang sekarang geloranya kuat sehingga meskipun sebelumnya ada pernyataan, tetapi spirit untuk bersama-sama menyatukan antara pemenangan pemilu presiden dan legislatif yang tujuannya agar setiap partai dapat menaikkan kursi di DPR itu terus dilakukan, karena antara PPP, PKB, PAN, dengan PDIP komplementerinya ini kuat sekali,” ungkap Hasto.

Silakan Bekomentar
Hasto Kristiyanto Muhaimin Iskandar PDI-P Pemilu 2024
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Survei CELIOS Beri Prabowo Skor 2,8 dari 10

Survei CELIOS: 75 Persen Warga Mengaku Stres

Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

Berita Terkini

Dewan Pendidikan Kaltim Minta Dana BOSKIN Lebih Berdampak pada Mutu Lulusan

AminahAminah22 Okt 2026 Pendidikan

Literasi Zakat Diperkuat, BAZNAS Kejar Rp70 Triliun

14 Okt 2026

Target Rp5 Juta per Kelas SMPN 1 Cisayong untuk Bangun Gerbang Dipersoalkan

13 Okt 2026

Survei CELIOS Beri Prabowo Skor 2,8 dari 10

12 Okt 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Aston Inn Jemursari Angkat Cita Rasa Nasi Kelapa

6 Okt 2026

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.