Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Tiket Tak Sesuai, Tarif Masuk Pantai Sindangkerta Disorot

15 Feb 2026

BAB di Siang Hari, Apakah Membatalkan Puasa?

7 Feb 2026

Lezatnya Jajanan Pasar Tradisional Indonesia

7 Feb 2026
1 2 3 … 802 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    BAB di Siang Hari, Apakah Membatalkan Puasa?

    7 Feb 2026

    Lezatnya Jajanan Pasar Tradisional Indonesia

    7 Feb 2026

    Pre-Order dalam Islam, Halal atau Bermasalah?

    6 Feb 2026

    Unik dan Lezat: Makanan Nusantara Berirama Ganda

    6 Feb 2026

    Salad Tradisional Nusantara yang Kaya Rasa dan Gizi

    5 Feb 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Subandi Dukung Proyek Pipanisasi Sungai Mahakam untuk Solusi Krisis Air Bersih

Proyek pipanisasi Sungai Mahakam menjadi alternatif utama mengatasi krisis air bersih di Balikpapan dan Bontang.
DPRD Kaltim AisyahAisyah16 Jul 2025659
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Subandi Dukung Proyek Pipanisasi Sungai Mahakam untuk Solusi Krisis Air Bersih
Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi (dok/vimora)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Subandi, mendukung penuh pembangunan jaringan pipa air dari Sungai Mahakam sebagai solusi strategis dan jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih di Kota Balikpapan dan Bontang.

Menurut Subandi, krisis pasokan air bersih di kedua kota tersebut telah berlangsung bertahun-tahun, dan langkah konkret sangat dibutuhkan untuk menjamin ketersediaan air bagi masyarakat yang terus berkembang.

“Permasalahan air bersih di Balikpapan dan Bontang sudah cukup lama, dan ketergantungan terhadap sumber air lokal yang terbatas tidak lagi mampu mencukupi kebutuhan warga,” ujar Subandi, Senin 14 Juli 2025.

Subandi, yang juga merupakan anggota Komisi III DPRD Kaltim, menjelaskan bahwa pipanisasi dari Sungai Mahakam akan memberikan solusi yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Ia menyatakan bahwa biaya pembangunan jaringan pipa air memang memerlukan investasi awal yang besar, namun dibandingkan dengan teknologi alternatif lainnya, seperti desalinasi air laut, pipanisasi lebih terjangkau dan memiliki dampak jangka panjang yang lebih positif.

“Pengolahan air laut itu jauh lebih mahal. Berdasarkan forum pembahasan yang saya ikuti, biaya pengolahan air laut lebih tinggi dibandingkan dengan pipanisasi dari Sungai Mahakam. Jadi dari sisi logika dan ekonomi, pipanisasi adalah pilihan yang lebih masuk akal,” jelasnya.

Subandi juga menegaskan bahwa meskipun proyek pipanisasi akan mengambil air dari Sungai Mahakam, hal itu tidak akan mengurangi pasokan air untuk Kota Samarinda, yang juga merupakan salah satu wilayah yang bergantung pada sumber air tersebut. Bahkan, Samarinda akan mendapatkan tambahan intake dari beberapa titik strategis untuk memperkuat pasokan air bersih yang ada.

Namun, Subandi juga mengakui bahwa distribusi air bersih di Samarinda masih menghadapi kendala, terutama dalam pengembangan jaringan distribusi sekunder yang hingga kini belum selesai. Salah satu kendalanya adalah keterbatasan anggaran yang menyebabkan beberapa daerah belum terjangkau jaringan distribusi air secara maksimal.

“Kapasitas air di Samarinda sebenarnya cukup, yang perlu diperbaiki adalah pengembangan jaringan distribusi sekunder agar distribusi air bisa merata ke seluruh masyarakat. Ini yang harus segera diselesaikan,” tambahnya.

Secara teknis dan ekonomi, Subandi meyakini bahwa proyek pipanisasi ini sangat mungkin terwujud. Ia bahkan membandingkan distribusi air melalui pipa dengan distribusi minyak yang sudah terbukti efektif, menyatakan bahwa jika minyak saja bisa dialirkan ke luar pulau melalui pipa, maka distribusi air bersih pun bisa dilakukan dengan cara yang sama.

Dengan proyek pipanisasi Sungai Mahakam, Subandi berharap masalah krisis air bersih di Balikpapan dan Bontang dapat diatasi secara permanen, sekaligus memperkuat ketahanan pasokan air di Samarinda. Proyek ini dianggap sebagai langkah penting untuk menjamin keberlanjutan pasokan air bersih di Kalimantan Timur, terutama mengingat pesatnya pertumbuhan populasi dan kebutuhan air yang terus meningkat.

Silakan Bekomentar
Air Bersih Kaltim Berita Kaltim DPRD Kaltim Infrastruktur Air Pipanipasi Mahakam
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Forum Pelatih dan Atlet Kaltim Dorong Sosok Visioner Pimpin KONI Hadapi Tantangan PON

DPRD Kaltim Akhiri Mediasi, Kasus RSHD Tunggu Putusan Hukum

Sosper ke-9 Damayanti Hidupkan Kembali Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila

Berita Terkini

Tiket Tak Sesuai, Tarif Masuk Pantai Sindangkerta Disorot

AisyahAisyah15 Feb 2026 Daerah

Jalan Kaki 30 Menit: Sehat, Murah, dan Banyak Manfaatnya

29 Jan 2026

Susu Dingin vs Susu Hangat, Mana yang Lebih Baik

27 Jan 2026

Nutrisi Tersembunyi di Kulit Buah

20 Jan 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

BAB di Siang Hari, Apakah Membatalkan Puasa?

7 Feb 2026

Lezatnya Jajanan Pasar Tradisional Indonesia

7 Feb 2026

Pre-Order dalam Islam, Halal atau Bermasalah?

6 Feb 2026

Unik dan Lezat: Makanan Nusantara Berirama Ganda

6 Feb 2026

7 Makanan Pengganti Nasi yang Lebih Sehat

5 Feb 2026

Salad Tradisional Nusantara yang Kaya Rasa dan Gizi

5 Feb 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.