Tasikmalaya – Musim haji kembali mengetuk pintu, dan di Kota Tasikmalaya, gema itu terdengar dari halaman Masjid Agung. Di tengah suasana yang khidmat, Pemerintah Kota Tasikmalaya secara resmi melepas 1.348 calon jemaah haji untuk keberangkatan tahun 2026. Bagi para calon tamu Allah itu, seremoni ini bukan sekadar agenda protokoler, melainkan gerbang awal menuju perjalanan panjang yang selama ini ditunggu-tunggu.
Pelepasan dilakukan oleh Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, pada Kamis (16/4/2026) di Masjid Agung Kota Tasikmalaya. Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, ribuan calon jemaah haji asal daerah itu akan diberangkatkan melalui Bandara Kertajati dan dibagi ke dalam empat kelompok terbang, yakni Kloter 4, Kloter 20, Kloter 28, dan Kloter 29. Kloter 4 dijadwalkan terbang pada 24 April 2026 dengan nomor penerbangan SV 5105. Selanjutnya Kloter 20 akan berangkat pada (6 Mei 2026)sekitar pukul 17.05 WIB dengan kode penerbangan SV 5409. Adapun Kloter 28 dijadwalkan berangkat pada (14 Mei 2026) pukul 09.30 WIB dengan nomor penerbangan SV 5221, sementara Kloter 29 menyusul pada hari yang sama pukul 16.20 WIB dengan kode SV 5223.
“Alhamdulillah menjelang keberangkatan dari jemaah haji kota tasik 1447 Hijriah ada 4 kloter di kota tasikmalaya dan hari ini kami lakukan pelepasan,” ungkap Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan.
Pernyataan itu menegaskan bahwa proses persiapan keberangkatan calon jemaah haji di Kota Tasikmalaya telah memasuki tahap final. Pemerintah daerah, kata dia, tidak hanya hadir dalam seremoni simbolik, tetapi juga berupaya memastikan dukungan anggaran dan fasilitas untuk menunjang kebutuhan jemaah. Hal tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah kota agar para calon jemaah dapat berangkat dengan lebih tenang, tertib, dan nyaman.
“Alhamdulillah Kota Tasikmalaya mendapatkan kuota menjadi 1348, yang tahun sebelumnya mencapai 700 orang, ada kenaikan di tahun 2026. Insyaallah calon jemaah haji mabrur dan diberikan kesehatan,” ucap Viman.
Kenaikan kuota itu menjadi sorotan tersendiri. Dari sekitar 700 orang pada tahun sebelumnya, jumlah calon jemaah haji Kota Tasikmalaya pada 2026 melonjak hampir dua kali lipat. Kondisi ini menunjukkan adanya tambahan ruang bagi masyarakat yang telah lama menanti giliran berangkat ke Tanah Suci. Di wilayah Priangan Timur, peningkatan kuota tersebut dinilai sebagai kabar menggembirakan, sebab antrean keberangkatan haji selama ini menjadi perhatian banyak pihak.
Selain berdampak pada aspek administrasi keberangkatan, bertambahnya kuota juga memberi konsekuensi pada kesiapan teknis. Pembagian ke dalam empat kloter menjadi langkah untuk menata jadwal keberangkatan agar lebih tertib dan efisien. Dengan skema itu, proses mobilisasi jemaah dari daerah menuju embarkasi dapat diatur secara lebih rapi, termasuk penyesuaian layanan pendampingan, kesehatan, serta logistik perjalanan.
“Untuk tahun ini juga, saya, pak sekda dan Kapolres Tasikmalaya berangkat ke tanah suci, walaupun tempat keberangkatannya berbeda,” pungkasnya.
Meski demikian, Viman menegaskan keberangkatan dirinya bersama sejumlah pejabat tersebut tidak berkaitan dengan penggunaan fasilitas negara dan sepenuhnya dilakukan dalam kapasitas pribadi. Penegasan itu disampaikan untuk menghindari munculnya tafsir yang keliru di tengah masyarakat.
Momentum pelepasan calon jemaah haji ini sekaligus menjadi gambaran betapa ibadah haji masih menempati ruang istimewa dalam kehidupan warga Tasikmalaya. Di balik angka 1.348 orang, ada ribuan cerita tentang penantian panjang, persiapan bertahun-tahun, hingga harapan agar perjalanan ibadah berjalan lancar. Pemerintah Kota Tasikmalaya kini tinggal memastikan seluruh tahapan akhir berlangsung sesuai jadwal, sehingga para calon jemaah dapat berangkat ke Tanah Suci dengan kondisi sehat dan siap menunaikan rukun Islam kelima.
Dengan pembagian empat kloter dan jadwal keberangkatan yang sudah tersusun, musim haji 2026 bagi Kota Tasikmalaya memasuki babak yang semakin nyata. Dari Masjid Agung hingga Bandara Kertajati, langkah para calon jemaah kini tinggal menunggu hitungan hari menuju perjalanan suci yang telah lama mereka rindukan.
