Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026
1 2 3 … 837 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Lifestyle

    Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

    29 Jul 2026

    Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

    28 Jul 2026

    Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

    26 Jul 2026

    Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

    24 Jul 2026

    Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

    23 Jul 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Uji Coba Parkir QRIS di Tasik, Warga Masih Bingung

Penerapan parkir non-tunai berbasis QRIS di pusat kota Tasikmalaya menuai respons beragam dari masyarakat dan petugas.
Daerah MarlinaMarlina8 Apr 2026
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Uji Coba Parkir QRIS di Tasik, Warga Masih Bingung
Dishub Kota Tasikmalaya mengecek para juru parkir (.ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Tasikmalaya – Di tengah arus modernisasi yang melaju cepat, sistem parkir digital berbasis QRIS di Kota Tasikmalaya justru menyisakan tanda tanya bagi sebagian pengendara. Inovasi yang diharapkan mempermudah, nyatanya masih membutuhkan adaptasi di lapangan.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tasikmalaya mulai menguji coba sistem pembayaran parkir non-tunai menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada Rabu (08/04/2026). Program ini dilaksanakan di kawasan strategis Jalan HZ Mustofa, tepatnya di sekitar pusat perbelanjaan seperti Toko Seni Abadi dan Ananda. Dalam penerapannya, area parkir dibagi menjadi dua jalur, yakni pembayaran tunai dan non-tunai guna memberikan pilihan kepada pengguna.

Salah seorang juru parkir, Ardiansyah (39), menyebut bahwa sistem QRIS masih tergolong baru, baik bagi petugas maupun masyarakat. Meski begitu, ia mengakui adanya kemudahan bagi pengendara yang terbiasa bertransaksi digital.

“Sekarang sudah tidak ada alasan tidak bayar parkir karena tidak punya uang cash. Kebanyakan anak muda sudah pakai QRIS atau mobile banking,” ujarnya.

Namun demikian, Ardiansyah juga mengungkapkan adanya tantangan dalam penerapan sistem ini, terutama terkait pencairan saldo. Ia menjelaskan bahwa saldo hasil transaksi QRIS tidak bisa langsung diambil sebelum mencapai jumlah tertentu.

“Kalau QRIS, kita harus menunggu sampai saldo terkumpul dulu. Misalnya harus Rp50 ribu baru bisa diambil, sementara tarif parkir kan hanya Rp2 ribu,” jelasnya.

Selain itu, kendala lain yang muncul adalah masih minimnya pemahaman masyarakat terkait pembagian jalur parkir. Tidak sedikit pengendara yang masuk ke jalur non-tunai namun tetap ingin membayar secara tunai, sehingga menimbulkan kebingungan di lapangan.

“Masih banyak yang belum tahu perbedaan jalur. Yang mau bayar tunai justru masuk ke area non-tunai. Jadi kami masih terus melakukan sosialisasi,” tambahnya.

Dishub Kota Tasikmalaya menilai kondisi ini sebagai hal yang wajar mengingat sistem QRIS untuk parkir baru pertama kali diterapkan di wilayah tersebut. Meski informasi telah disampaikan melalui spanduk dan petunjuk di lokasi, tingkat pemahaman masyarakat dinilai masih perlu ditingkatkan.

Pemerintah daerah pun terus melakukan edukasi agar implementasi sistem ini dapat berjalan optimal. Selain mempermudah transaksi, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan mengurangi potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dengan berbagai tantangan yang ada, uji coba parkir QRIS ini menjadi langkah awal menuju digitalisasi layanan publik di Tasikmalaya, meski butuh waktu agar benar-benar diterima dan dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

PKS Tasikmalaya Mulai Konsolidasi Dini, Siapkan Mesin Politik hingga Tingkat RW

Program MBG di Tasikmalaya Diperkuat, Bupati Tekankan Kepatuhan dan Efektivitas

Berita Terkini

Kebakaran Hebat Landa Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi

AisyahAisyah25 Jul 2026 Daerah

10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mengurangi Stres Sehari-hari

25 Jul 2026

Universitas Republik Indonesia: Harapan Baru atau Tantangan Baru Pendidikan?

23 Jul 2026

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Simak Konsep Kampus Baru Pemerintah

23 Jul 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Cara Mengatur Keuangan Bulanan agar Gaji Tidak Cepat Habis

29 Jul 2026

Cara Menata Ruang Kerja agar Lebih Nyaman dan Produktif

28 Jul 2026

Mengapa Menulis Jurnal Harian Bisa Membantu Mengelola Emosi?

27 Jul 2026

Kelapa dan Beragam Olahannya dalam Masakan Indonesia

26 Jul 2026

Ketan Menjadi Bahan Andalan Beragam Jajanan Tradisional Indonesia

24 Jul 2026

Tanaman Herbal yang Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

23 Jul 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.