Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

3 Feb 2026

Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

2 Feb 2026

Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

2 Feb 2026
1 2 3 … 799 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

    3 Feb 2026

    Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

    2 Feb 2026

    Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

    2 Feb 2026

    Biar Nggak Ketinggalan Zaman, Kuasai 5 Skill Ini

    31 Jan 2026

    Uniknya Singkatan Jajanan Indonesia, Bikin Laper dan Ngakak!

    30 Jan 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

YKAN Kolaborasi dengan Pemerintah Bulungan untuk Pertumbuhan Ekonomi Desa

Pengembangan ekonomi yang kami tekankan dalam pendampingan ini adalah untuk pengelolaan perhutanan sosial
Ekonomi Jaen RohmanJaen Rohman14 Sep 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
YKAN
Manajer Senior Program Terestrial YKAN Niel Makinuddin di Lanskap Kayan, Bulungan, Kalimantan Utara (.Inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Samarinda -Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, dan mitra lainnya. Hal itu untuk mendukung pertumbuhan ekonomi melalui pengelolaan hutan sosial di sepuluh desa di Bulungan pada kamis 9/14/2023.

“Pengembangan ekonomi yang kami tekankan dalam pendampingan ini adalah untuk pengelolaan perhutanan sosial, yakni pengelolaan hutan secara lestari demi pembangunan ekonomi berkelanjutan,” ujar Manajer Senior Program Terestrial YKAN Niel Makinuddin di Samarinda.

Pola Pendampingan SIGAP

YKAN menyampaikan ada sebanyak 10 desa tersebut yang berada di dalam Lanskap Kayan. Sedangkan, pendekatan Aksi Inspiratif Warga untuk Perubahan (SIGAP) mengajukan pola pendampingan.

Upaya penguatan tata kelola pemerintahan desa merupakan implementasi dari Pendekatan SIGAP, kemudian tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Oleh sebab itu, peran BUMDes sangat vital dalam pengembangan ekonomi desa.

Penyusunan Rencana Tata Guna Lahan (RTGL), termasuk pengembangan Sistem Informasi Desa (SID) melakukan pendampingan yang tersasar.

Ke sepuluh desa yang mendapat pendampingan sejak 2022 hingga kini itu adalah Desa Long Pelban, Long Bia, Long Peso, Long Buang, Naha Aya, Long Bang, Long Bang Hulu, Long Beluah, Long Sam, dan Desa Antutan.

Desa-desa di Kabupaten Bulungan merupakan desa yang berada di bentang alam daerah aliran sungai (DAS) Sungai Kayan, mulai dari hulu, yakni Desa Pelban, hingga desa yang berada di kawasan hilir, yakni Antutan.

Pihak lain yang melakukan pendampingan dengan YKAN terhadap desa-desa di Bulungan. Pihak lain meliputi Yayasan Pionir, kemudian Yayasan Institute for Research and Empowerement (IRE).

“Potensi dan peluang perhutanan sosial di Lanskap Kayan begitu besar untuk mendukung ekonomi warga, sehingga hal ini kemudian menggerakkan YKAN bersama mitra Yayasan Pioner dan Yayasan IRE untuk mendampingi 10 desa terpilih di Bulungan,” kata Niel.

Untuk tahap pertama pendampingan pada September 2022 hingga April 2023. Akhirnya hal itu memunculkan sejumlah evaluasi, yaitu perlunya peningkatan kapasitas sumber daya manusia baik dari aparat pemerintahan desa maupun masyarakat. Selanjutnya belum kuatnya jejaring kemitraan pemasaran produk lokal.

“Hasil evaluasi ini tentu menjadi langkah strategis dalam berkolaborasi secara pentaheliks untuk menguatkan berbagai tata kelola dan jejaring. Semangat kolaborasi pentaheliks ini sejatinya memiliki akar kultural kuat di masyarakat Bulungan. Hal tersebut sering dikenal memiliki prinsip tenguyun (bekerja sama dan gotong royong untuk kepentingan masyarakat luas),” kata Niel.

Silakan Bekomentar
Berita Kaltim Kabupaten Bulungan YKAN
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Pemerintah Pantau Dampak Krisis Venezuela terhadap Minyak Dunia

Forum Pelatih dan Atlet Kaltim Dorong Sosok Visioner Pimpin KONI Hadapi Tantangan PON

Prabowo Gunakan Dana Korupsi dan Efisiensi untuk Bayar Whoosh

Berita Terkini

Jalan Kaki 30 Menit: Sehat, Murah, dan Banyak Manfaatnya

AisyahAisyah29 Jan 2026 Kesehatan

Susu Dingin vs Susu Hangat, Mana yang Lebih Baik

27 Jan 2026

Nutrisi Tersembunyi di Kulit Buah

20 Jan 2026

Kelapa Muda vs Kelapa Tua

19 Jan 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

3 Feb 2026

Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

2 Feb 2026

Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

2 Feb 2026

Permainan Tradisional, Warisan Ceria Penuh Makna

31 Jan 2026

Biar Nggak Ketinggalan Zaman, Kuasai 5 Skill Ini

31 Jan 2026

Uniknya Singkatan Jajanan Indonesia, Bikin Laper dan Ngakak!

30 Jan 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.