Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Menag Dorong Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah

25 Mei 2026

BPJPH Perluas Jejaring Halal ke Eropa dan Asia

21 Mei 2026

BSI Siapkan Beasiswa bagi 5.250 Pelajar dan Mahasiswa, Ada Bantuan Kuliah hingga Pelatihan Karier

19 Mei 2026
1 2 3 … 815 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Kenapa Otak Terasa Lemot di Era Digital

    15 Mei 2026

    Bekal Penting Setelah Lulus untuk Masa Depan

    14 Mei 2026

    Penyetan 234 Hadir di Tasikmalaya

    12 Apr 2026

    Tips Sehat Saat Bekerja dengan Komputer

    11 Apr 2026

    Beda Warna Ubi, Beda Manfaat untuk Tubuh Sehat

    9 Apr 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

27 Ribu Hektare Sawah Terendam, Pertanian Sumatera Terpukul

Hujan deras menghanyutkan harapan petani, 385 hektare sawah di Sumatera alami kerusakan total.
Lingkungan AisyahAisyah1 Des 2025
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
27 Ribu Hektare Sawah Terendam, Pertanian Sumatera Terpukul
Sampah kayu yang hanyut disepanjang jalur banjir. (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Derasnya curah hujan yang mengguyur wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menyebabkan bencana banjir besar yang merendam setidaknya 27.000 hektare lahan sawah. Dari total tersebut, sebanyak 385 hektare mengalami kerusakan berat atau puso, sehingga dipastikan gagal panen.

Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Sekretaris Jenderal Suwandi menyatakan, data tersebut didapat dari pemantauan langsung tim yang dipimpin oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Bencana ini tidak hanya berdampak pada lahan padi, tetapi juga sekitar 200 hektare ladang jagung turut terdampak.

“Bapak Menteri sudah turunkan tim ke tiga provinsi. Dari laporan terakhir, 27.000 hektare sawah terdampak banjir, dan 385 hektare puso. Ada juga sekitar 200 hektare tanaman jagung yang ikut rusak,” ungkap Suwandi dalam rapat koordinasi inflasi di Kementerian Dalam Negeri, Senin (1/12/2025).

Sebagai bagian dari respons cepat, pemerintah mulai menyalurkan bantuan logistik seperti beras dan minyak goreng ke wilayah-wilayah terdampak. Meski distribusi masih berjalan, langkah ini dianggap krusial untuk membantu kebutuhan dasar petani yang terdampak langsung bencana.

Selain penanganan darurat, Kementan juga menyiapkan delapan strategi antisipatif untuk mengurangi dampak bencana serupa di masa mendatang. Strategi tersebut antara lain pemetaan wilayah rawan banjir, pemanfaatan informasi cuaca dari BMKG, pembentukan brigade penanganan bencana pertanian, perbaikan drainase dan sistem irigasi, hingga penggunaan benih tahan genangan.

“Penting untuk memetakan area rawan banjir dan mempersiapkan benih yang lebih adaptif terhadap cuaca ekstrem. Kami juga akan distribusikan benih gratis kepada petani terdampak,” tegas Suwandi.

Langkah antisipasi ini dinilai penting di tengah meningkatnya frekuensi bencana hidrometeorologi yang disebabkan oleh perubahan iklim. Dalam konteks ini, ketahanan sektor pertanian menjadi perhatian serius pemerintah untuk menjaga stabilitas pangan nasional.

Pakar pertanian juga menyuarakan kekhawatiran bahwa banjir berulang akan berdampak pada ketahanan pangan daerah. Ketergantungan pada satu musim tanam dan kerusakan infrastruktur pertanian berisiko memperburuk ketimpangan produksi dan distribusi.

Dengan kerusakan ribuan hektare lahan pertanian di Sumatera, pemerintah diharapkan dapat mempercepat pemulihan dan memastikan perlindungan terhadap mata pencaharian petani. Langkah-langkah strategis Kementan menjadi harapan baru di tengah bencana yang menghantam jantung pertanian daerah.

Silakan Bekomentar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

DPR Desak Pelaku Perusak Lingkungan Batang Toru Ditindak

Kolaborasi Pemprov Kaltim, Pemulihan Ekosistem Terumbu Karang di Kepulauan Derawan

Indonesia Siapkan Strategi Antisipasi Hadapi El Nino dan Indian Ocean Dipole

Berita Terkini

Menag Dorong Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah

AisyahAisyah25 Mei 2026 Ekonomi

BPJPH Perluas Jejaring Halal ke Eropa dan Asia

21 Mei 2026

BSI Siapkan Beasiswa bagi 5.250 Pelajar dan Mahasiswa, Ada Bantuan Kuliah hingga Pelatihan Karier

19 Mei 2026

Jemaah Haji Diingatkan Hormati Privasi di Saudi

11 Mei 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Kenapa Otak Terasa Lemot di Era Digital

15 Mei 2026

Bekal Penting Setelah Lulus untuk Masa Depan

14 Mei 2026

Mitos Pokémon Go dan PHK Kurir

3 Mei 2026

Di Balik Kesenyapanya, Sriyanti Nurfadhillah: Pendidik Muda Multiperan

23 Apr 2026

Profil Richard Mundzir: Aktif di Media, Lolos Riset Mahasiswa 2026

21 Apr 2026

Penyetan 234 Hadir di Tasikmalaya

12 Apr 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.