Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

3 Feb 2026

Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

2 Feb 2026

Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

2 Feb 2026
1 2 3 … 799 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

    3 Feb 2026

    Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

    2 Feb 2026

    Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

    2 Feb 2026

    Biar Nggak Ketinggalan Zaman, Kuasai 5 Skill Ini

    31 Jan 2026

    Uniknya Singkatan Jajanan Indonesia, Bikin Laper dan Ngakak!

    30 Jan 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

KKP Kumpulkan 6,494 Ton Sampah Plastik di Pantai Nongsa Batam

Nasional Alwi AhmadAlwi Ahmad13 Sep 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
KKP mengumpulkan 6,494 Ton sampah plastik di Pantai Nongsa
KKP mengumpulkan 6,494 Ton sampah plastik di Pantai Nongsa
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Batam – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah berhasil mengumpulkan sebanyak 6,494 ton sampah plastik dalam sebuah upaya patroli pengawasan yang bertujuan untuk mencegah pencemaran dan kerusakan laut secara serentak di seluruh Indonesia.

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Laksamana Muda TNI Dr. Adin Nurawaluddin, M.Han, menjelaskan bahwa gerakan serentak ini melibatkan 14 Unit Pelaksana Teknis (UPT) PSDKP, yang fokusnya berpusat di Perairan dan Pantai Nongsa, Batam, Kamis (7/9/2023). Dalam operasi ini, KKP mengerahkan Kapal Pengawas Kelautan dan Perikanan Hiu 17 serta tiga kapal Unit Reaksi Cepat (URC) yang dimiliki oleh Pangkalan PSDKP Batam.

“Dalam patroli pengawasan pencemaran sampah plastik di laut ini, Ditjen PSDKP mengerahkan kapal pengawas untuk melakukan pemeriksaan sarana penanggulangan pencemaran di kapal perikanan dan pengambilan sampah plastik di laut,” kata Adin.

Tidak hanya mengumpulkan sampah plastik di laut, tetapi juga menyertakan tindakan pencegahan lainnya, seperti penempelan stiker larangan membuang sampah ke laut dan pemasangan papan larangan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir dan nelayan terhadap pentingnya menjaga lingkungan laut.

“Pemasangan stiker larangan membuang sampah plastik di laut secara serentak dilakukan oleh seluruh jajaran Ditjen PSDKP, dengan total 847 kapal perikanan yang mendapatkan stiker, dan papan larangan kami pasang di 44 titik lokasi di seluruh Indonesia,” papar Adin.

Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Kelautan dan Perikanan, Ibu Ernawati Trenggono, yang turut serta dalam patroli ini, menggarisbawahi pentingnya menjaga kelestarian laut dan pantai dengan tidak membuang sampah plastik ke laut dan sekitar pantai.

“Dengan menjaga kebersihan dan kesehatan pantai serta perairan, akan membawa dampak positif bagi seluruh masyarakat nelayan. Ini termasuk peningkatan kualitas hidup melalui hasil laut yang melimpah dan lingkungan pesisir yang indah dan nyaman untuk dihuni,” ujar Bu Trenggono.

Ernawati Trenggono berharap bahwa patroli ini tidak hanya menjadi sebuah acara seremonial semata, tetapi juga akan menjadi budaya baru bagi masyarakat pesisir, di mana menjaga laut sebagai sumber kehidupan adalah prioritas utama.

“Mengingat sampah plastik adalah sampah yang sulit terurai dan membutuhkan waktu lama, saya berharap gerakan ini akan memicu kesadaran masyarakat pesisir untuk bersama-sama peduli dan mendukung kebijakan ekonomi biru KKP dengan tidak membuang sampah ke laut,” ungkap Erna.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, telah mencanangkan 5 program prioritas dalam implementasi ekonomi biru. Salah satunya adalah pembersihan sampah plastik di laut melalui gerakan partisipasi nelayan yang dikenal dengan sebutan Bulan Cinta Laut, sebagai langkah nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan laut Indonesia.

Silakan Bekomentar
Berita KKP Sampah Pantai Nongsa
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

DPR Pertimbangkan Hadirkan Aurelie Bahas Isu Child Grooming

DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Atasi Bencana Sumatera

Indonesia Siap Tampung Anak Palestina Putus Sekolah di Pesantren

Berita Terkini

Jalan Kaki 30 Menit: Sehat, Murah, dan Banyak Manfaatnya

AisyahAisyah29 Jan 2026 Kesehatan

Susu Dingin vs Susu Hangat, Mana yang Lebih Baik

27 Jan 2026

Nutrisi Tersembunyi di Kulit Buah

20 Jan 2026

Kelapa Muda vs Kelapa Tua

19 Jan 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Mengenal Ragam Mangga Unggulan dan Keistimewaannya

3 Feb 2026

Mandi Air Panas atau Dingin, Mana Lebih Baik?

2 Feb 2026

Bandrek: Hangatnya Minuman Tradisional Penuh Khasiat

2 Feb 2026

Permainan Tradisional, Warisan Ceria Penuh Makna

31 Jan 2026

Biar Nggak Ketinggalan Zaman, Kuasai 5 Skill Ini

31 Jan 2026

Uniknya Singkatan Jajanan Indonesia, Bikin Laper dan Ngakak!

30 Jan 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.