Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Lawan Hoaks dan Cyberbullying, Diskominfo Gaungkan Gerakan Smart Netizen di UNSIL

4 Mei 2026

Mitos Pokémon Go dan PHK Kurir

3 Mei 2026

May Day 2026, Prabowo Sebut Buruh Jadi Kekuatan Kemenangannya

1 Mei 2026
1 2 3 … 812 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Penyetan 234 Hadir di Tasikmalaya

    12 Apr 2026

    Tips Sehat Saat Bekerja dengan Komputer

    11 Apr 2026

    Beda Warna Ubi, Beda Manfaat untuk Tubuh Sehat

    9 Apr 2026

    Pola Pikir Kaya dan Biasa: Cara Pandang Menentukan Arah Hidup

    9 Apr 2026

    Si Merah Penjaga Jantung Sehat Alami

    8 Apr 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

KKP Kumpulkan 6,494 Ton Sampah Plastik di Pantai Nongsa Batam

Nasional Alwi AhmadAlwi Ahmad13 Sep 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
KKP mengumpulkan 6,494 Ton sampah plastik di Pantai Nongsa
KKP mengumpulkan 6,494 Ton sampah plastik di Pantai Nongsa
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Batam – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah berhasil mengumpulkan sebanyak 6,494 ton sampah plastik dalam sebuah upaya patroli pengawasan yang bertujuan untuk mencegah pencemaran dan kerusakan laut secara serentak di seluruh Indonesia.

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Laksamana Muda TNI Dr. Adin Nurawaluddin, M.Han, menjelaskan bahwa gerakan serentak ini melibatkan 14 Unit Pelaksana Teknis (UPT) PSDKP, yang fokusnya berpusat di Perairan dan Pantai Nongsa, Batam, Kamis (7/9/2023). Dalam operasi ini, KKP mengerahkan Kapal Pengawas Kelautan dan Perikanan Hiu 17 serta tiga kapal Unit Reaksi Cepat (URC) yang dimiliki oleh Pangkalan PSDKP Batam.

“Dalam patroli pengawasan pencemaran sampah plastik di laut ini, Ditjen PSDKP mengerahkan kapal pengawas untuk melakukan pemeriksaan sarana penanggulangan pencemaran di kapal perikanan dan pengambilan sampah plastik di laut,” kata Adin.

Tidak hanya mengumpulkan sampah plastik di laut, tetapi juga menyertakan tindakan pencegahan lainnya, seperti penempelan stiker larangan membuang sampah ke laut dan pemasangan papan larangan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir dan nelayan terhadap pentingnya menjaga lingkungan laut.

“Pemasangan stiker larangan membuang sampah plastik di laut secara serentak dilakukan oleh seluruh jajaran Ditjen PSDKP, dengan total 847 kapal perikanan yang mendapatkan stiker, dan papan larangan kami pasang di 44 titik lokasi di seluruh Indonesia,” papar Adin.

Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Kelautan dan Perikanan, Ibu Ernawati Trenggono, yang turut serta dalam patroli ini, menggarisbawahi pentingnya menjaga kelestarian laut dan pantai dengan tidak membuang sampah plastik ke laut dan sekitar pantai.

“Dengan menjaga kebersihan dan kesehatan pantai serta perairan, akan membawa dampak positif bagi seluruh masyarakat nelayan. Ini termasuk peningkatan kualitas hidup melalui hasil laut yang melimpah dan lingkungan pesisir yang indah dan nyaman untuk dihuni,” ujar Bu Trenggono.

Ernawati Trenggono berharap bahwa patroli ini tidak hanya menjadi sebuah acara seremonial semata, tetapi juga akan menjadi budaya baru bagi masyarakat pesisir, di mana menjaga laut sebagai sumber kehidupan adalah prioritas utama.

“Mengingat sampah plastik adalah sampah yang sulit terurai dan membutuhkan waktu lama, saya berharap gerakan ini akan memicu kesadaran masyarakat pesisir untuk bersama-sama peduli dan mendukung kebijakan ekonomi biru KKP dengan tidak membuang sampah ke laut,” ungkap Erna.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, telah mencanangkan 5 program prioritas dalam implementasi ekonomi biru. Salah satunya adalah pembersihan sampah plastik di laut melalui gerakan partisipasi nelayan yang dikenal dengan sebutan Bulan Cinta Laut, sebagai langkah nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan laut Indonesia.

Silakan Bekomentar
Berita KKP Sampah Pantai Nongsa
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

May Day 2026, Prabowo Sebut Buruh Jadi Kekuatan Kemenangannya

Sertifikasi Halal Logistik Wajib Berlaku 2026

Rapimnas PJS Mei 2026 Fokus Finalisasi ke Dewan Pers

Berita Terkini

Lawan Hoaks dan Cyberbullying, Diskominfo Gaungkan Gerakan Smart Netizen di UNSIL

AisyahAisyah4 Mei 2026 Pendidikan

May Day 2026, Prabowo Sebut Buruh Jadi Kekuatan Kemenangannya

1 Mei 2026

PKS Tasikmalaya Mulai Konsolidasi Dini, Siapkan Mesin Politik hingga Tingkat RW

19 Apr 2026

Santri Cipasung Raih Doktor Muda di Usia 26 Tahun

17 Apr 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Mitos Pokémon Go dan PHK Kurir

3 Mei 2026

Di Balik Kesenyapanya, Sriyanti Nurfadhillah: Pendidik Muda Multiperan

23 Apr 2026

Profil Richard Mundzir: Aktif di Media, Lolos Riset Mahasiswa 2026

21 Apr 2026

Penyetan 234 Hadir di Tasikmalaya

12 Apr 2026

Tips Sehat Saat Bekerja dengan Komputer

11 Apr 2026

Beda Warna Ubi, Beda Manfaat untuk Tubuh Sehat

9 Apr 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.