Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Tiket Tak Sesuai, Tarif Masuk Pantai Sindangkerta Disorot

15 Feb 2026

BAB di Siang Hari, Apakah Membatalkan Puasa?

7 Feb 2026

Lezatnya Jajanan Pasar Tradisional Indonesia

7 Feb 2026
1 2 3 … 802 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    BAB di Siang Hari, Apakah Membatalkan Puasa?

    7 Feb 2026

    Lezatnya Jajanan Pasar Tradisional Indonesia

    7 Feb 2026

    Pre-Order dalam Islam, Halal atau Bermasalah?

    6 Feb 2026

    Unik dan Lezat: Makanan Nusantara Berirama Ganda

    6 Feb 2026

    Salad Tradisional Nusantara yang Kaya Rasa dan Gizi

    5 Feb 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

DPRD Soroti Pola Serapan Anggaran Kutim yang Terburu-buru di Akhir Tahun

DPRD Kutim Lutfi RahmaLutfi Rahma9 Nov 2024720
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
DPRD Soroti Pola Serapan Anggaran Kutim yang Terburu-buru di Akhir Tahun
Anggota Komisi B DPRD Kutim, David Rante
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kutai Timur – Menjelang penghujung tahun 2024, DPRD Kutai Timur menyoroti pola serapan anggaran pemerintah daerah yang cenderung menumpuk di akhir tahun. Dari total anggaran perubahan sebesar Rp14,8 triliun, serapan anggaran hingga saat ini baru mencapai sekitar 30 persen.

Anggota Komisi B DPRD Kutim, David Rante, menyampaikan kekhawatirannya bahwa pola serapan yang terburu-buru di akhir tahun berisiko menurunkan kualitas hasil pekerjaan.

Menurut David, sejumlah proyek pemerintah daerah kerap selesai tepat waktu, tetapi penagihan dan administrasinya tertunda. Sehingga serapan anggaran terlihat rendah di awal tahun dan baru melonjak di bulan Desember.

Pola Serapan Anggaran yang Terburu-Buru Berisiko Turunkan Kualitas

Ia menilai kebiasaan ini bukan pola yang ideal, karena pengerjaan yang terburu-buru di akhir tahun berpotensi menurunkan kualitas dan efektivitas program.

“Kita sering melihat pekerjaan dikebut di akhir tahun karena serapan anggaran tertunda. Padahal, jika semua dikelola lebih bertahap, hasilnya bisa lebih maksimal dan bermanfaat,” kata David.

DPRD Kutai Timur, lanjut David, selalu berusaha agar APBD disahkan tepat waktu sebelum akhir November. Sehingga pemerintah daerah memiliki waktu untuk mempersiapkan program sejak awal tahun.

Pengesahan tepat waktu ini penting untuk memungkinkan pemerintah merencanakan dokumen anggaran seperti Rencana Kerja Anggaran (RKA), Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), dan Dokumen Pelaksanaan Kegiatan (DPK), sesuai arahan Permendagri dan PP Nomor 12.

“Kami di DPRD memastikan APBD disahkan tepat waktu agar pemerintahan punya cukup waktu untuk menjalankan kegiatan sejak awal tahun. Sayangnya, sering kali kita lihat pola serapan tetap rendah di awal tahun, dan baru terlihat menjelang akhir,” ujarnya.

Harapan Akan Penyerapan Anggaran yang Merata Sepanjang Tahun

David berharap dengan adanya waktu yang cukup, proyek-proyek pemerintah dapat berjalan lancar sepanjang tahun. Sehingga tidak perlu menumpuk di akhir periode anggaran.

David menekankan pentingnya perbaikan dalam pola serapan anggaran agar tidak menumpuk di akhir tahun. Ia berharap pemerintah Kutai Timur bisa menerapkan pola penyerapan yang lebih merata sepanjang tahun, sehingga hasil pekerjaan lebih optimal dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Ke depan, kami berharap serapan anggaran bisa lebih merata sepanjang tahun, bukan menumpuk di akhir. Dengan begitu, kualitas pekerjaan juga bisa lebih terjamin,” tutupnya.

DPRD Kutim berharap agar perbaikan dalam pengelolaan anggaran ini dapat meningkatkan efektivitas program-program pembangunan di daerah. Serta memastikan setiap anggaran yang teralokasikan dapat bermanfaat bagi masyarakat secara maksimal.

Silakan Bekomentar
David Rante DPRD Kutim Kabar Kutim
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Baharuddin Desak DPRD Kaltim Tuntaskan Konflik Bendungan Marang Kayu

DPRD Soroti Ketimpangan Jalan, Tol Penting tapi Desa Juga Butuh Akses

DPRD Kutim Siap Perkuat Anggaran untuk Pengembangan UMKM Lokal

Berita Terkini

Tiket Tak Sesuai, Tarif Masuk Pantai Sindangkerta Disorot

AisyahAisyah15 Feb 2026 Daerah

Jalan Kaki 30 Menit: Sehat, Murah, dan Banyak Manfaatnya

29 Jan 2026

Susu Dingin vs Susu Hangat, Mana yang Lebih Baik

27 Jan 2026

Nutrisi Tersembunyi di Kulit Buah

20 Jan 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

BAB di Siang Hari, Apakah Membatalkan Puasa?

7 Feb 2026

Lezatnya Jajanan Pasar Tradisional Indonesia

7 Feb 2026

Pre-Order dalam Islam, Halal atau Bermasalah?

6 Feb 2026

Unik dan Lezat: Makanan Nusantara Berirama Ganda

6 Feb 2026

7 Makanan Pengganti Nasi yang Lebih Sehat

5 Feb 2026

Salad Tradisional Nusantara yang Kaya Rasa dan Gizi

5 Feb 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.