Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Tiket Tak Sesuai, Tarif Masuk Pantai Sindangkerta Disorot

15 Feb 2026

BAB di Siang Hari, Apakah Membatalkan Puasa?

7 Feb 2026

Lezatnya Jajanan Pasar Tradisional Indonesia

7 Feb 2026
1 2 3 … 802 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    BAB di Siang Hari, Apakah Membatalkan Puasa?

    7 Feb 2026

    Lezatnya Jajanan Pasar Tradisional Indonesia

    7 Feb 2026

    Pre-Order dalam Islam, Halal atau Bermasalah?

    6 Feb 2026

    Unik dan Lezat: Makanan Nusantara Berirama Ganda

    6 Feb 2026

    Salad Tradisional Nusantara yang Kaya Rasa dan Gizi

    5 Feb 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Krisis Kekurangan Petugas Polisi Mengancam Keamanan Rusia

Menteri Dalam Negeri Rusia, Vladimir Kolokoltsev, mengungkapkan bahwa 5 ribu anggota kepolisian di Kota Moskow telah meninggalkan jabatan mereka pada bulan Juli.
Global Intan WardahIntan Wardah11 Agu 2023
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Krisis Kekurangan Petugas Polisi
Ilustrasi Krisis Kekurangan Petugas Polisi Ancam Keamanan Rusia (.Inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Rusia – Rusia sedang menghadapi situasi yang mengkhawatirkan terkait krisis kekurangan petugas polisi yang signifikan. Menteri Dalam Negeri Rusia, Vladimir Kolokoltsev, melaporkan hal ini seperti yang dikutip dalam artikel Newsweek, Jum’at (11/8/2023).

Dalam penyajian informasinya, Kolokoltsev mengakui bahwa krisis kekurangan petugas polisi dalam departemen polisi sangat serius. Kota Moskow dilaporkan telah kehilangan 5 ribu anggota kepolisian pada bulan Juli yang memutuskan untuk meninggalkan jabatan mereka.

“Kekurangan personel sangat besar. Saya bahkan akan menyebutnya kritis. Kami memiliki 5.000 karyawan yang mengundurkan diri dari badan urusan internal bulan lalu. Ini situasi yang sulit,” ujarnya, dikutip dari Newsweek, Jumat (11/8/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Badan-badan di bawah Kementerian Dalam Negeri Rusia meliputi Kepolisian Rusia, Urusan Migrasi, Pengawasan Narkoba, Keselamatan Lalu Lintas, Pusat Pemberantasan Ekstremisme, dan Departemen Investigasi.

Pada sebuah rapat Kementerian Dalam Negeri, Kolokoltsev menginstruksikan karyawan untuk melakukan segala kemungkinan untuk meminimalkan risiko dari kekurangan staf.

“Saya mengerti bahwa dalam kondisi kekurangan tenaga, beban yang sangat besar menimpa karyawan. Tapi ini adalah kasus ketika seseorang harus bekerja sesuai dengan prinsip ‘mengalahkan dengan keterampilan dan bukan dengan angka’,” katanya.

Di bawah dekrit yang ditandatangani menjadi undang-undang oleh Presiden Rusia Vladimir Putin pada Desember 2022, jumlah petugas polisi di negara itu akan meningkat menjadi 938.000 pada 2025. Secara rinci, jumlah polisi di Rusia diperkirakan akan menjadi 922.000 pada 2023, dan 934.000 pada 2024.

Menurut outlet berita independen berbahasa Rusia yang berbasis di Latvia, Meduza, rasio petugas polisi terhadap warga negara di Rusia termasuk yang tertinggi di dunia.

Kolokoltsev tidak memerinci mengapa para pegawai itu meninggalkan lembaga penegak hukum itu. Namun, sejak Rusia meluncurkan serangan besar-besaran ke Ukraina pada Februari 2022, ratusan ribu warga telah masuk wajib militer untuk berperang dengan militer, sementara puluhan ribu telah melarikan diri ke negara tetangga untuk menghindari aturan itu.

Sebuah survei yang dirilis oleh Bank Sentral Rusia pada bulan April menunjukkan bahwa Rusia menghadapi kekurangan tenaga kerja terbesar sejak pencatatan dimulai pada tahun 1998. Sektor manufaktur, industri, pertambangan dan transportasi serta penyimpanan yang paling terpukul.

Chris Weaver, CEO konsultan strategis Macro Advisory Ltd, yang telah melaporkan ekonomi Rusia sejak 1998, sebelumnya mengatakan kepada Newsweek bahwa kekurangan tenaga kerja dan kekurangan keahlian ini “akan merusak prospek pertumbuhan ekonomi masa depan Rusia”.

Silakan Bekomentar
Rusia Vladimir Kolokoltsev
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Prabowo Soroti Kerugian Judi Online, Capai Rp134 Triliun

PBB Kecam Dunia Bungkam atas Kekejaman terhadap Perempuan Gaza

Indonesia Tampil di PBB, Zulhas: Siap Jadi Solusi Pangan Dunia

Berita Terkini

Tiket Tak Sesuai, Tarif Masuk Pantai Sindangkerta Disorot

AisyahAisyah15 Feb 2026 Daerah

Jalan Kaki 30 Menit: Sehat, Murah, dan Banyak Manfaatnya

29 Jan 2026

Susu Dingin vs Susu Hangat, Mana yang Lebih Baik

27 Jan 2026

Nutrisi Tersembunyi di Kulit Buah

20 Jan 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

BAB di Siang Hari, Apakah Membatalkan Puasa?

7 Feb 2026

Lezatnya Jajanan Pasar Tradisional Indonesia

7 Feb 2026

Pre-Order dalam Islam, Halal atau Bermasalah?

6 Feb 2026

Unik dan Lezat: Makanan Nusantara Berirama Ganda

6 Feb 2026

7 Makanan Pengganti Nasi yang Lebih Sehat

5 Feb 2026

Salad Tradisional Nusantara yang Kaya Rasa dan Gizi

5 Feb 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.