Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Tiket Tak Sesuai, Tarif Masuk Pantai Sindangkerta Disorot

15 Feb 2026

BAB di Siang Hari, Apakah Membatalkan Puasa?

7 Feb 2026

Lezatnya Jajanan Pasar Tradisional Indonesia

7 Feb 2026
1 2 3 … 802 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    BAB di Siang Hari, Apakah Membatalkan Puasa?

    7 Feb 2026

    Lezatnya Jajanan Pasar Tradisional Indonesia

    7 Feb 2026

    Pre-Order dalam Islam, Halal atau Bermasalah?

    6 Feb 2026

    Unik dan Lezat: Makanan Nusantara Berirama Ganda

    6 Feb 2026

    Salad Tradisional Nusantara yang Kaya Rasa dan Gizi

    5 Feb 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Agusriansyah: Tiga Tahun Tidak Cukup untuk Menilai Keberhasilan Pembangunan Infrastruktur

DPRD Kutim Lutfi RahmaLutfi Rahma2 Agu 2024858
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Agusriansyah: Tiga Tahun Tidak Cukup untuk Menilai Keberhasilan Pembangunan Infrastruktur
Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Agusriansyah Ridwan.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kutim – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Agusriansyah Ridwan, menyoroti pentingnya integrasi dan evaluasi dalam upaya penanggulangan kemiskinan di wilayah Kutim.

Dalam wawancaranya, ia menyatakan bahwa data Badan Pusat Statistik (BPS) harus ditinjau secara kritis, terutama terkait metode sampling dan kriteria yang digunakan.

“Kita berhak berdebat dari sisi sampling termasuk kriterianya. Pada saat samplingnya itu kita ambil dalam penelitian berbeda termasuk kriteria indikator miskin itu kita rubah bisa saja terjadi kesalahan,” ujar Agusriansyah.

Agusriansyah menjelaskan bahwa ada tiga fokus utama dalam penanggulangan kemiskinan di Kutai Timur: pembangunan infrastruktur, peningkatan UMKM, dan akselerasi masyarakat dalam penanaman pangan serta tanaman multi kultural.

“Penanggulangan kemiskinan itu diantaranya, pertama pembangunan infrastruktur. Kedua, peningkatan UMKM karena itu masif dalam pemerintahan sekarang. Pemerintah telah berupaya lain diantaranya dengan pelatihan, penyediaan lahan, dan pemasaran hingga ke luar negeri,” jelasnya.

Ia juga menyoroti akselerasi dalam sektor pertanian, dengan contoh kebun bawang yang kini mulai berkembang. Menurutnya, perubahan persepsi masyarakat terhadap sektor pertanian dan pariwisata telah membuka peluang baru, seperti agrowisata yang semakin diminati.

“Jika dulu orang jijik turun ke sawah, berbeda dengan sekarang. Banyak wilayah yang sudah menjadi tempat wisata. Jadi agrowisata itu dalam rangka peningkatan,” katanya.

Agusriansyah menambahkan bahwa evaluasi capaian pembangunan harus dilakukan dengan objektif dan melihat jangka panjang. Menurutnya, waktu tiga tahun tidak cukup untuk menilai keberhasilan program pembangunan yang bersifat berkelanjutan.

“Dalam pembangunan itu ada yang suistanable, berkelanjutan, dan tidak berkelanjutan. Dalam bidang infrastruktur, pertanian, dan pariwisata itu sifatnya sustainable. Tidak bisa diukur hanya oleh satu kepemimpinan,” tegasnya.

Ia mengajak masyarakat dan pemangku kepentingan untuk mengevaluasi langsung data di dinas terkait dan melihat Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk memastikan peningkatan yang terjadi.

“Seluas wilayah Kutim dengan APBD segitu dalam waktu dua tahun ini, saya kira tidak bisa dikatakan tinggi. Kita perlu fokus mencapai target, terkhusus birokrat yang tidak mampu menjewantahkan amanat kepala daerah,” pungkas Agusriansyah.

Silakan Bekomentar
Agusriansyah Ridwan DPRD Kutim Kabar Kutim
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

DPRD Kaltim Matangkan Ranperda Pendidikan untuk Atasi Kesenjangan

Sengketa Kampung Sidrap, DPRD Kaltim Minta Pemprov Utamakan Netralitas

Agusriansyah: Beasiswa Kaltim Harus Sesuai Tren Dunia Kerja

Berita Terkini

Tiket Tak Sesuai, Tarif Masuk Pantai Sindangkerta Disorot

AisyahAisyah15 Feb 2026 Daerah

Jalan Kaki 30 Menit: Sehat, Murah, dan Banyak Manfaatnya

29 Jan 2026

Susu Dingin vs Susu Hangat, Mana yang Lebih Baik

27 Jan 2026

Nutrisi Tersembunyi di Kulit Buah

20 Jan 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

BAB di Siang Hari, Apakah Membatalkan Puasa?

7 Feb 2026

Lezatnya Jajanan Pasar Tradisional Indonesia

7 Feb 2026

Pre-Order dalam Islam, Halal atau Bermasalah?

6 Feb 2026

Unik dan Lezat: Makanan Nusantara Berirama Ganda

6 Feb 2026

7 Makanan Pengganti Nasi yang Lebih Sehat

5 Feb 2026

Salad Tradisional Nusantara yang Kaya Rasa dan Gizi

5 Feb 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.