Close Menu
Vimora.idVimora.id
  • Beranda
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Artikel
What's Hot

Lawan Hoaks dan Cyberbullying, Diskominfo Gaungkan Gerakan Smart Netizen di UNSIL

4 Mei 2026

Mitos Pokémon Go dan PHK Kurir

3 Mei 2026

May Day 2026, Prabowo Sebut Buruh Jadi Kekuatan Kemenangannya

1 Mei 2026
1 2 3 … 812 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Vimora.idVimora.id
Subscribe
  • Beranda
  • Politik

    Prabowo Panggil Pimpinan TNI, Bahas Arah Pertahanan Nasional

    17 Jan 2026

    Dampak Serangan AS ke Venezuela, Pemerintah Diminta Siaga Energi

    5 Jan 2026

    Prabowo Gerakkan Kekuatan Nasional untuk Pulihkan Sumatera

    16 Des 2025

    Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepatan Tanggap Darurat Sumatera

    1 Des 2025

    Prabowo Serukan Pemda Siaga Hadapi Perubahan Iklim

    1 Des 2025
  • Ekonomi
  • Lifestyle

    Penyetan 234 Hadir di Tasikmalaya

    12 Apr 2026

    Tips Sehat Saat Bekerja dengan Komputer

    11 Apr 2026

    Beda Warna Ubi, Beda Manfaat untuk Tubuh Sehat

    9 Apr 2026

    Pola Pikir Kaya dan Biasa: Cara Pandang Menentukan Arah Hidup

    9 Apr 2026

    Si Merah Penjaga Jantung Sehat Alami

    8 Apr 2026
  • Artikel
Vimora.idVimora.id

Cerita di Balik Motif Bordir Tasik Jadi Senjata Pemasaran Masa Depan

Riset Politeknik Triguna kembangkan strategi pemasaran bordir melalui storytelling budaya lokal.
Pendidikan AisyahAisyah17 Sep 2025
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Cerita di Balik Motif Bordir Tasik Jadi Senjata Pemasaran Masa Depan
Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Politeknik Triguna.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Tasikmalaya – Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Hotel Santika, Rabu (17/9/2025), menghadirkan pakar marketing, akademisi, pejabat pemerintah, dan pelaku usaha bordir. Kegiatan ini bertujuan memvalidasi model penelitian Customer Journey Mapping (CJM) berbasis storytelling budaya dan potensi pasar.

Acara diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Politeknik Triguna dengan ketua peneliti Lina (Ketua Prodi SIB), Fahmi (Wadir Kemahaiswaan), Dina (Ketua LPPM) dan tim dosen penerima hibah penelitian.

Hasil riset ini diharapkan mampu menghadirkan solusi strategis bagi keberlangsungan usaha bordir dan anyaman di Tasikmalaya. Dalam forum ini, model CJM yang ditawarkan dipresentasikan, dikritisi, dan diperbaiki dengan mempertimbangkan teori sekaligus pengalaman nyata pelaku usaha.

Sentuhan Emosional dalam CJM

Seluruh peserta FGD, mulai dari pakar hingga pelaku usaha, sepakat bahwa setiap fase dalam CJM harus menyentuh sisi emosional pelanggan. Dengan demikian, pelanggan bukan hanya bertransaksi, melainkan juga merasakan pengalaman berbelanja yang berkesan sehingga tumbuh loyalitas.

Salah satu aspek yang dianggap paling kuat adalah kehadiran storytelling. Cerita tentang perjuangan pengusaha lokal, makna motif, dan sejarah bordir diyakini mampu menumbuhkan keterikatan emosional pelanggan.

Pandangan Beragam Narasumber

Kartawan professor ahli marketing, selaku pakar menekankan pentingnya co-creation atau keterlibatan pelanggan dalam menciptakan pengalaman. Dadan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdag) menambahkan bahwa storytelling perlu diformulasikan dalam bentuk panduan yang bisa dipraktikkan pelaku usaha.

Yopi sebagai pengusaha Yolla Bordir, menegaskan bahwa emosi harus ditumbuhkan sejak sebelum proses pembelian dimulai. Sementara itu, Deri sebagai Kepala Pasar menekankan urgensi mengintegrasikan pasar online dan offline agar jangkauan pelanggan semakin luas.

Menuju Prototipe Aplikasi

Penelitian ini tidak berhenti pada tataran akademik. Tim Politeknik Triguna menargetkan model hasil riset ini dapat dikembangkan menjadi prototipe aplikasi yang praktis. Aplikasi tersebut nantinya bisa digunakan pelaku usaha industri kreatif, khususnya sektor bordir dan anyaman, untuk mengoptimalkan pemasaran berbasis pengalaman emosional pelanggan.

“Melalui model ini, pelaku usaha tidak hanya menjual produk, tetapi juga menghadirkan cerita dan nilai budaya yang membuat pelanggan semakin terikat,” ujar salah satu peneliti, Lina, usai diskusi.

Silakan Bekomentar
Bordir Tasikmalaya Customer Journey Mapping Pemasaran Kreatif Storytelling Budaya
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

Related Posts

Lawan Hoaks dan Cyberbullying, Diskominfo Gaungkan Gerakan Smart Netizen di UNSIL

Santri Cipasung Raih Doktor Muda di Usia 26 Tahun

MTsN 3 Tasik Luncurkan Kelas Robotik Berbasis STEM

Berita Terkini

Lawan Hoaks dan Cyberbullying, Diskominfo Gaungkan Gerakan Smart Netizen di UNSIL

AisyahAisyah4 Mei 2026 Pendidikan

May Day 2026, Prabowo Sebut Buruh Jadi Kekuatan Kemenangannya

1 Mei 2026

PKS Tasikmalaya Mulai Konsolidasi Dini, Siapkan Mesin Politik hingga Tingkat RW

19 Apr 2026

Santri Cipasung Raih Doktor Muda di Usia 26 Tahun

17 Apr 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
Artikel Terkini

Mitos Pokémon Go dan PHK Kurir

3 Mei 2026

Di Balik Kesenyapanya, Sriyanti Nurfadhillah: Pendidik Muda Multiperan

23 Apr 2026

Profil Richard Mundzir: Aktif di Media, Lolos Riset Mahasiswa 2026

21 Apr 2026

Penyetan 234 Hadir di Tasikmalaya

12 Apr 2026

Tips Sehat Saat Bekerja dengan Komputer

11 Apr 2026

Beda Warna Ubi, Beda Manfaat untuk Tubuh Sehat

9 Apr 2026
© 2026 | Vimora.id by Dexpert, Inc.
PT Dexpert Visi Media
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.